Kumparan Logo
Konten Media Partner

7 Cara Menghilangkan Suara Serak yang Ampuh

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi seorang pria yang mengalami suara serak. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang pria yang mengalami suara serak. Foto: Unsplash

Suara serak merupakan salah satu masalah tenggorokan yang umum dialami sebagian orang. Suara serak biasanya dikaitkan dengan gejala dari kondisi medis tertentu, seperti pilek, alergi, asma, atau karena terlalu banyak bersuara.

Terkadang, suara serak juga mungkin menandakan adanya infeksi saluran pernapasan yang lebih serius, seperti laringitis. Mengutip jurnal Diagnosis and Management of Hoarseness in Developing Country oleh Shuaib Kayode Aremu, dkk., laringitis adalah peradangan akibat infeksi yang terjadi pada pita suara. Gejala umumnya meliputi suara serak, sakit tenggorokan, batuk, dan demam.

Sementara itu, suara serak juga bisa disebabkan oleh penggunaan suara yang berlebihan, sehingga menyebabkan masalah pada pita suara, seperti menjerit dan berteriak-teriak.

Berbisik dan berdeham berulang kali juga bisa menjadi penyebab suara serak. Jika Anda tinggal dengan seseorang yang punya kesulitan mendengar, suara Anda mungkin menjadi serak karena selalu berbicara dengan volume yang lebih keras daripada normal.

Jika lebih dari dua minggu suara serak tidak kunjung hilang, sudah sepantasnya Anda merasa cemas. Kondisi ini bisa dikatakan sebagai suara serak kronis dan mungkin tanda dari salah satu jenis refluks, seperti gastroesophageal reflukx disease (GERD) atau reflux laringitis.

Dalam kondisi GERD, asam lambung kembali ke esofagus. Sementara dalam reflux laringitis, asam lambung kembali ke tenggorokan. Suara serak di pagi hari yang diiringi rasa nyeri atau sensasi terbakar di dada bisa menjadi tanda dari masing-masing tipe refluks tersebut.

Suara serak bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari kondisi kesehatan tertentu. Meski umumnya bukan kondisi yang berbahaya, suara serak bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Lantas, bagaimana cara menghilangkan suara serak?

Cara Menghilangkan Suara Serak

Pada dasarnya, cara mengatasi suara serak tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa cara menghilangkan suara serak yang bisa dilakukan.

1. Memperbanyak Konsumsi Air Putih

Ilustrasi mengonsumsi air putih untuk menghilangkan suara serak. Foto: Pexels

Mengonsumsi banyak air putih menjadi cara ampuh untuk mengembalikan suara yang hilang. Konsumsi cairan hangat, seperti air putih atau sup hangat, dilaporkan bisa mengatasi iritasi tenggorokan, menjaga kelembapan saluran udara, dan mengencerkan lendir.

Namun, hindari mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh hitam, karena dapat memperparah kondisi peradangan pada pita suara.

2. Mengistirahatkan Suara

Salah satu langkah yang paling mudah untuk mengatasi hilangnya suara adalah dengan mengistirahatkan suara setidaknya selama satu hari atau beberapa hari jika dibutuhkan.

Jika Anda terpaksa harus berbicara, keluarkan suara dengan pelan dan lakukan secara perlahan. Hindari berbicara terlalu kencang dan terlalu lama yang bisa memperburuk kondisi.

3. Mengisap Permen Pelega Tenggorokan

Anda bisa mencoba mengisap permen pelega tenggorokan untuk mengatasi suara serak. Permen pelega tenggorokan mampu meningkatkan produksi air liur, sehingga dapat melembapkan tenggorokan dan meredakan rasa sakit yang menyertainya. Dengan begitu, suara yang hilang atau serak akan berangsur-angsur pulih.

Ada beberapa permen pelega tenggorokan yang dijual bebas, tapi Anda bisa mencoba permen yang mengandung herbal, seperti madu. Kandungan herbal tersebut biasanya memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang mampu mengatasi masalah tenggorokan.

4. Menghindari Rokok dan Minuman Beralkohol

Ilustrasi rokok yang harus dihindari bagi orang yang mengalami suara serak. Foto: Unsplash

Jika mengalami suara serak, sangat disarankan untuk menghindari rokok dan minuman beralkohol. Sebab, kedua hal tersebut merupakan zat iritan yang bisa memperparah iritasi di pita suara dan menyebabkan dehidrasi yang membuat tenggorokan kering.

5. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri

Obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek dapat membantu meringankan gejala yang terkait dengan laringitis. Seperti yang diketahui, salah satu gejala laringitis adalah suara serak.

Beberapa obat antinyeri dan antiradang, seperti ibuprofen dan acetaminophen, dapat membantu mengatasi gejala penyerta dari suara serak, seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, dan demam.

6. Menggunakan Pelembap Udara

Humidifier atau pelembap udara dapat membantu melembapkan udara yang dihirup seseorang, terutama di malam hari saat tidur. Melembapkan udara sangat penting agar udara tidak kering yang bisa memicu iritasi lebih lanjut pada tenggorokan.

Di samping itu, pelembap udara juga mampu menenangkan saluran pernapasan dan mempercepat penyembuhan dari laringitis.

7. Cara Lainnya

Ilustrasi mengonsumsi minuman jahe hangat. Foto: Unsplash

Selain beberapa cara di atas, cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi suara serak adalah dengan mandi air hangat dan menggunakan minyak esensial pada tenggorokan untuk membantu melegakan saluran pernapasan.

Tidak hanya itu, mengonsumsi minuman jahe hangat juga dapat membantu melegakan tenggorokan dan mengurangi peradangan yang menyebabkan suara serak.

Baca Juga: Cara Mengembalikan Suara yang Hilang atau Serak Akibat Laringitis

Berapa Lama Suara Serak Hilang?

Dalam kebanyakan kasus, suara serak yang disebabkan karena kelelahan atau penggunaan pita suara berlebihan tidak memerlukan penanganan khusus dan bisa hilang dengan sendirinya selama 3-7 hari.

Namun, jika suara serak disebabkan oleh infeksi pita suara yang menyebabkan peradangan, kondisi ini bisa sembuh lebih lama. Menurut John Hopkins Medicine, dibutuhkan waktu sekitar dua minggu atau lebih untuk benar-benar sembuh dan mengembalikan suara yang hilang.

Segera periksakan diri ke dokter apabila gejala suara serak tidak kunjung membaik setelah dua minggu dan terasa sangat menyakitkan ketika menelan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti dan pengobatan yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan laringitis?

chevron-down

Laringitis adalah peradangan akibat infeksi yang terjadi pada pita suara. Gejala umumnya meliputi suara serak, sakit tenggorokan, batuk, dan demam.

Apa penyebab suara serak?

chevron-down

Suara serak biasanya dikaitkan dengan gejala dari kondisi medis tertentu, seperti pilek, alergi, asma, atau karena terlalu banyak bersuara.

Apa suara serak berbahaya?

chevron-down

Suara serak bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari kondisi lain. Meski umumnya bukan kondisi yang berbahaya, suara serak bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada penderitanya.