7 Cara Mengobati Gusi Bengkak yang Ampuh dan Efektif
ยทwaktu baca 5 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Gusi bengkak merupakan masalah kesehatan mulut yang ditandai dengan pembesaran gusi yang menggelembung atau menonjol. Pada kasus yang parah, gusi bengkak bisa menutupi gigi secara keseluruhan.
Salah satu penyebab dari gusi bengkak adalah adanya bakteri pada plak yang menginfeksi jaringan gusi. Kondisi ini membuat gusi menjadi bengkak, kemerahan, mudah berdarah, terasa sakit, dan pada kasus lanjut dapat menyebabkan gigi menjadi goyang dan lepas.
Selain infeksi bakteri, gusi bengkak juga dapat disebabkan oleh kebersihan mulut yang kurang terjaga. Gusi bengkak yang dibiarkan begitu saja dapat memicu kondisi yang lebih serius, sehingga harus segera mendapat penanganan yang tepat.
Cara Mengobati Gusi Bengkak
Pada dasarnya, pengobatan untuk gusi bengkak tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Karenanya, penting untuk memeriksakan diri ke dokter gigi terlebih dahulu.
Dokter gigi dapat membantu mengidentifikasi penyebab gusi bengkak dan mencegah masalah kesehatan mulut lebih lanjut. Jenis obat atau perawatan yang direkomendasikan dokter gigi juga akan tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Meski begitu, ada beberapa cara mengobati gusi bengkak yang bisa dilakukan secara alami maupun dengan obat sebagai langkah pertolongan pertama, di antaranya:
1. Berkumur dengan Air Garam
Air garam banyak digunakan untuk mengatasi gangguan pada rongga mulut, salah satunya gusi bengkak. Air garam merupakan disinfektan alami yang dapat membantu mengeluarkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi.
Menurut jurnal Rinsing with Saline Promotes Human Gingival Fibroblast Wound Healing In Vitro oleh Nam Cong-Nhat Huynh, dkk., (2016), air garam dapat membantu mengurangi peradangan pada gusi dan mempercepat penyembuhan luka di area mulut.
Adapun caranya dengan melarutkan 1/2 sendok teh garam pada segelas air hangat, kemudian berkumur selama 30 detik. Lakukan cara ini 2-3 kali sehari sampai bengkak pada gusi mereda.
2. Memperbanyak Minum Air Putih
Saat gusi mengalami peradangan, produksi air liur akan menurun. Karenanya, memperbanyak konsumsi air putih dapat membantu meredakan gusi bengkak. Selain itu, air putih dapat membersihkan rongga mulut untuk menghindari infeksi bakteri lebih lanjut.
3. Menggunakan Obat Kumur Antiseptik
Selain air garam, obat kumur yang mengandung antiseptik juga dapat digunakan untuk membasmi bakteri penyebab infeksi pada gigi bengkak. Pilihlah obat kumur yang tidak mengandung alkohol atau kandungan alkoholnya rendah.
Salah satu kandungan obat kumur yang direkomendasikan adalah hidrogen peroksida. Menurut jurnal Hydrogen Peroxide Mouthwash yang diterbitkan oleh British Dental Journal, hidrogen peroksida dapat menyembuhkan gusi yang kemerahan dan membengkak, serta membunuh bakteri penyebab infeksi.
4. Menggunakan Kompres Dingin
Kompres dingin dapat membantu meredakan gusi bengkak, serta mengurangi rasa nyeri, peradangan, dan perdarahan ke dalam jaringan gusi.
Cara menggunakan kompres dingin cukup dengan membungkus beberapa keping es batu dalam handuk kecil. Kemudian, tempelkan handuk tersebut pada area pipi yang bengkak selama kurang lebih 5 menit. Lakukan cara ini setidaknya 2-3 kali sehari.
5. Menggunakan Bawang Putih
Mengutip Antibacterial Activity of Garlic (Allium Sativum) oleh Jeanna Salima (2015), bawang putih mempunyai sifat antibakteri dan antibiotik alami yang dapat membantu melawan infeksi bakteri penyebab gusi bengkak.
Cara menggunakan bawang putih untuk meredakan gusi bengkak sangat mudah. Cukup kupas satu siung bawang putih lalu iris tipis-tipis sampai halus. Kemudian, letakkan irisan bawang putih tersebut di bagian gigi yang sakit. Selain itu, bisa juga dengan mengunyah langsung bawang putih tersebut selama beberapa menit.
6. Menggunakan Jahe
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Advanced Oral Research menyebutkan, jahe memiliki kandungan senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang berguna untuk meredakan gusi bengkak.
Cara menggunakan jahe untuk mengobati gusi bengkak sangat mudah. Cukup dengan menumbuk sepotong jahe kecil hingga halus dan campurkan dengan garam. Kemudian, aduk rata hingga membentuk pasta.
Aplikasikan pasta tersebut pada gusi yang bengkak, lalu diamkan selama 10-12 menit. Selanjutnya, berkumurlah dengan air biasa. Ulangi cara ini sebanyak 2-3 kali sehari.
7. Minum Obat Pereda Nyeri
Gusi bengkak biasanya disertai dengan rasa nyeri pada area yang mengalami peradangan. Kondisi ini dapat diobati dengan penggunaan obat-obatan tertentu.
Meminum obat menjadi salah satu cara mengobati gusi bengkak secara efektif. Beberapa obat pereda nyeri untuk gusi bengkak, antara lain:
Ibuprofen, yakni obat untuk meredakan nyeri, peradangan, dan menurunkan demam. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet.
Paracetamol, yakni obat untuk meredakan nyeri dan demam. Obat ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet.
Chlorhexidine, yakni obat antiseptik untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab peradangan dan gusi bengkak. Obat ini biasanya diresepkan dokter dalam bentuk obat kumur.
Sebelum menggunakan obat, pastikan untuk melihat petunjuk pemakaian pada label kemasan obat dengan teliti terlebih dahulu. Apabila sakit gigi tidak kunjung membaik, segera konsultasi ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang tepat.
Ciri-Ciri Gusi Bengkak
Pada dasarnya, gusi yang sehat memiliki warna merah muda, stabil, tidak goyah saat disentuh, dan memiliki tekstur berbintik-bintik seperti kulit jeruk. Jika gusi mengalami pembengkakan, ada sejumlah gejala yang dapat dialami. Berikut ciri-ciri gusi bengkak:
Gusi berwarna merah terang, bengkak, dan sensitif
Rasa nyeri saat mengunyah
Nanah di bawah gigi atau gusi
Gusi yang menyusut
Mulut gatal
Luka mulut
Bau napas tidak sedap
Rasa tidak enak di dalam mulut
Gusi mudah berdarah saat membersihkan gigi
Penyebab Gusi Bengkak
Gusi bengkak merupakan kondisi yang umum terjadi dan ditandai dengan gusi yang membesar hingga menonjol. Mengutip National Health Service (NHS), berikut ini beberapa penyebab gusi bengkak:
Penumpukan plak pada gigi
Peradangan pada gusi (gingivitis)
Periodontitis atau infeksi gusi yang merusak gigi, jaringan lunak, dan tulang penyangga gigi
Abses perikoronal atau infeksi akut pada gusi di sekitar mahkota gigi
Abses pada gusi maupun abses periodontal (pada bagian pendukung gigi)
Impaksi gigi bungsu
Infeksi virus atau jamur
Gigi berlubang
Kebersihan mulut yang kurang terjaga
Kebiasaan merokok
Perubahan hormon pada wanita selama kehamilan, pubertas, menstruasi, dan menopause
Kurang gizi atau skorbut yang terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin C
Pemasangan gigi palsu atau perlengkapan gigi lain yang tidak tepat
Sariawan
Sensitivitas gusi akibat penggunaan pasta gigi tertentu atau obat kumur
Penggunaan obat-obatan, seperti obat antiepilepsi, kortikosteroid, kontrasepsi hormonal, dan obat penghambat saluran kalsium
Gusi bengkak dapat menjadi kondisi yang berbahaya apabila tidak segera diatasi. Sebab, beberapa saraf organ penting berhubungan langsung dengan saraf gigi di gusi. Segera konsultasikan ke dokter apabila gusi bengkak yang sudah diobati dengan perawatan di rumah tidak kunjung membaik.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Gusi bengkak itu seperti apa?

Gusi bengkak itu seperti apa?
Gusi bengkak merupakan masalah kesehatan mulut yang ditandai dengan pembesaran gusi yang menggelembung atau menonjol.
Apa saja ciri-ciri gusi bengkak?

Apa saja ciri-ciri gusi bengkak?
Gusi bengkak ditandai dengan gusi berwarna merah terang, bengkak, dan sensitif, rasa nyeri saat mengunyah, serta nanah di bawah gigi atau gusi.
Apa penyebab gusi bengkak?

Apa penyebab gusi bengkak?
Beberapa penyebab dari gusi bengkak adalah adanya bakteri pada plak yang menginfeksi jaringan gusi dan kebersihan mulut yang kurang terjaga.
