7 Obat Kurap Paling Ampuh dan Efektif Atasi Jamur
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kurap adalah masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi kulit yang menimbulkan ruam melingkar di permukaan kulit. Pada umumnya, masalah kulit ini cenderung tidak berbahaya dan bisa diobati dengan obat jamur kurap paling ampuh.
Kurap merupakan infeksi kulit yang menyebabkan munculnya ruam melingkar yang berwarna merah. Ruam ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh, mulai dari kepala wajah, tangan, kaki, bahkan pada bagian selangkangan.
Meskipun tidak tergolong penyakit yang mengancam jiwa, kurap tetap perlu diatasi karena gangguan ini sangat menular serta menyebabkan penderitanya terganggu dan tidak nyaman.
Ada berbagai macam pengobatan kurap. Salah satunya adalah dengan pemberian obat kurap paling ampuh.
Penyebab Kurap
Kurap adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofit. Jamur dermatofit adalah jenis jamur yang menyerang dan berkembang biak pada jaringan kulit, rambut, dan kuku yang bisa menyebabkan infeksi.
Mengutip dari jurnal The Dermatophytes oleh I Weitzman dan R C Summerbell, ada beberapa jenis jamur dermatofita yang bisa menyebabkan kurap. Jenis-jenis jamur penyebab kurap adalah:
Trichophyton, yaitu jenis jamur yang menginfeksi kulit, rambut, dan kuku yang menyebabkan kurap, kutu air, dan berbagai macam masalah kulit lainnya.
Epidermophyton, yakni jenis jamur yang menyebabkan infeksi kulit dan kuku yang menyebabkan berbagai macam tinea, seperti tinea pedis, tinea corporis, tinea cruris, dan lain-lain.
Microsporum, yakni jenis jamur yang menyebabkan infeksi pada kulit dan rambut yang menimbulkan tinea capitis, tinea corporis, kurap, dan masalah kulit lainnya.
Jamur penyebab kurap bisa menular dengan berbagai cara, yakni:
Penularan dari manusia ke manusia disebabkan oleh kontak dengan ruam kurap, menggunakan barang-barang pribadi penderita kurap dan lain-lain.
Penularan dari manusia ke hewan akibat menyentuh hewan yang terinfeksi jamur penyebab kurap. Kucing dan anjing adalah jenis hewan yang banyak menularkan jamur.
Penularan dari tanah ke manusia melalui kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi dengan jamur.
Obat Kurap Paling Ampuh
Ada beberapa jenis obat kurap paling ampuh basmi jamur penyebab kurap. Mengutip dari jurnal Management of Tinea corporis, Tinea cruris, and Tinea Pedis oleh Alok Kumar Sahoo dan Rahul Mahajan, obat kurap paling ampuh adalah obat antijamur.
Obat antijamur sendiri adalah obat yang bekerja dengan cara menghancurkan sel-sel jamur sehingga jamur dapat dibasmi. Selain itu, obat antijamur juga dapat menghambat pertumbuhan jamur sehingga penularan jamur dapat dicegah.
Obat antijamur terdiri dari beberapa jenis. Berikut jenis-jenis obat antijamur yang bisa digunakan sebagai obat kurap paling ampuh.
1. Clotrimazole
Clotrimazole adalah jenis obat antijamur yang banyak digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang menyebabkan kurap, panu, hingga infeksi jamur vagina. Obat ini berasal dari golongan azol yang bekerja dengan cara menghancurkan struktur membran sel jamur sehingga bisa menghambat pertumbuhan jamur.
2. Miconazole
Miconazole adalah jenis obat antijamur golongan azol yang bisa mengobati kurap. Miconazole juga digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang terjadi pada mulut, kuku, dan vagina. Obat ini juga terbukti efektif dalam menghancurkan sel jamur dan mencegah pertumbuhan jamur.
3. Ketoconazole
Ketoconazole adalah obat golongan azol lainnya yang bisa membantu mengobati infeksi jamur. Ketoconazole bekerja dengan cara mengganggu pembentukan ergosterol dan enzim yang dibutuhkan jamur untuk bertahan hidup dan berkembang biang.
Ketoconazole dapat dimanfaatkan untuk membunuh jamur sekaligus mencegahnya sebelum tumbuh menjadi lebih banyak.
4. Itraconazole
Itraconazole adalah salah satu obat kurap paling ampuh untuk mencegah infeksi jamur yang bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah. Cara kerja dari obat ini adalah menghambat pembentukan dinding sel jamur serta pertumbuhannya. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit infeksi jamur, seperti kurap.
5. Fluconazole
Fluconazole adalah jenis obat antijamur yang banyak dimanfaatkan untuk mengobati penyakit infeksi jamur, seperti kurap. Obat ini bekerja dengan mengganggu pembentukan ergosterol yang dibutuhkan oleh sel jamur, sehingga bisa membuat sel jamur terganggu dan mati. Fluconazole juga digunakan untuk menghambat pertumbuhan jamur yang baru.
6. Terbinafine
Pilihan obat kurap paling ampuh selanjutnya adalah terbinafin. Obat ini adalah jenis obat antijamur yang bekerja dengan cara mengganggu pembentukan sterol yang berfungsi untuk menjaga struktur sel jamur sehingga sel akan melemah dan mati. Selain itu, obat ini juga bisa menghambat pertumbuhan jamur.
7. Griseofulvin
Griseofulvin adalah salah satu jenis obat kurap paling ampuh yang bisa mengatasi jamur penyebab kurap. Griseofulvin bekerja dengan cara mengendap di sel yang ada pada permukaan kulit untuk mencegah perkembangbiakan sel jamur yang bisa menyerang kulit.
Itulah beberapa jenis obat kurap paling ampuh. Obat kurap biasanya bisa ditangani dengan pemberian obat antijamur yang dijual bebas, seperti clotrimazole, miconazole, terbinafine, ketoconazole yang tersedia dalam bentuk krim, salep, gel, semprotan, dan tablet.
Pada kasus yang parah, kurap umumnya diobati dengan obat resep, seperti griseofulvin, itraconazole, dan terbinafine yang dianjurkan oleh dokter. Apabila ragu dalam pemilihan obat kurap yang tepat, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi obat kurap paling ampuh.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kurap?

Apa itu kurap?
Kurap merupakan infeksi kulit yang menyebabkan munculnya ruam melingkar yang berwarna merah.
Bagaimana penularan jamur penyebab kurap?

Bagaimana penularan jamur penyebab kurap?
Penularan jamur penyebab kurap bisa terjadi dari manusia-manusia, manusia-hewan, dan tanah-manusia.
Bagaimana cara kerja clotrimazole?

Bagaimana cara kerja clotrimazole?
Clotrimazole bekerja dengan cara menghancurkan struktur membran sel jamur sehingga bisa menghambat pertumbuhan jamur.
