7 Penyebab Mata Belekan dan Tanda-tandanya yang Perlu Diwaspadai
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Mata belekan adalah kondisi yang menyebabkan mata merah dan berair serta mengeluarkan kotoran mata. Ada berbagai macam penyebab mata belekan.
Gejala umum dari mata belekan adalah munculnya kotoran mata pada bagian mata. Kotoran mata tersebut merupakan lendir yang berasal dari campuran air mata, debu, iritan, sel kulit mati, dan benda asing lainnya.
Pada umumnya, penyebab mata belekan biasanya bukanlah hal yang berbahaya dan mengancam, tetapi beberapa di antaranya tidak bisa disepelekan.
Mata yang mengeluarkan kotoran yang berlebihan biasanya bisa diatasi dengan mudah. Sebelum mengetahui cara mengatasi mata belekan, penyebab mata belekan perlu dipahami terlebih dahulu untuk memilih penanganan yang tepat untuk mengatasi mata belekan.
Penyebab Mata Belekan
Mata belekan disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan mata belekan.
1. Alergi pada Mata
Mata belekan bisa menjadi reaksi mata terhadap alergen dan benda asing tertentu, seperti serbuk sari, bulu hewan, asap, debu, cairan lensa kontak, obat tetes mata dan lain-lain.
Reaksi alergi tersebut menyebabkan kotoran mata dan benda asing menyatu serta memadat di bagian bawah mata. Kondisi ini biasanya tidak menular dan bisa mempengaruhi kedua mata.
2. Konjungtivitis
Konjungtivitis adalah infeksi konjungtiva yang menyebabkan peradangan pada bagian mata. Menurut Eva C Ryder dan Scarlet Benson dalam jurnal Conjunctivitis, konjungtivitis disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri tertentu.
Sebanyak 80% kasus konjungtivitis disebabkan oleh virus Adenovirus, sedangkan bakteri penyebab konjungtivitis yang paling umum adalah Staphylococcal aureus.
Peradangan pada selaput mata ini bisa menyebabkan mata mengeluarkan kotoran lebih banyak, tampak memerah, teriritasi, berair dan terasa gatal. Kotoran mata yang keluar biasanya adalah nanah atau lendir yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan mikroorganisme penyebab konjungtivitis.
3. Blepharitis
Blepharitis merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya peradangan pada kelopak mata. Kelopak mata akan terasa gatal dan memerah, serta kulitnya mengelupas layaknya ketombe.
Mengutip dari jurnal Blepharitis oleh Maria Eberhardt dan Guhan Rammohan, kondisi ini umumnya disebabkan oleh bakteri jenis stafilokokus yang menyebabkan mata memproduksi kotoran dan air mata yang berlebihan.
4. Keratitis
Keratitis adalah jenis infeksi pada mata yang menyerang bagian kornea mata. Sama halnya dengan konjungtivitis, keratitis disebabkan oleh bakteri, terutama bakteri Staphylococcus aureus.
Infeksi bakteri pada bagian kornea menyebabkan mata memerah, berair, terasa gatal dan teriritasi, serta menimbulkan kotoran yang lebih banyak.
5. Sindrom Mata Kering
Sindrom mata kering adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kurangnya produksi air mata. Kondisi ini menyebabkan mata memerah, sensitif terhadap cahaya, serta berair dan mudah mengeluarkan kotoran.
Dikutip dari jurnal Dry Eye Syndrome oleh Mark I. Golden, dkk, mata kering bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit kulit di sekitar mata, gangguan pada kelenjar penghasil air mata, penggunaan gawai yang berlebihan, dan gangguan kesehatan lainnya.
6. Bintitan
Bintitan bisa menjadi salah satu penyebab mata belekan. Bintitan sendiri merupakan kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan di sekitar kelopak mata.
Kondisi ini terjadi akibat kelenjar minyak pada kelopak mata terinfeksi oleh bakteri tertentu. Bakteri yang umumnya menyebabkan bintitan adalah Staphylococcus aureus.
Bintitan tidak hanya menyebabkan munculnya benjolan pada kelopak mata, tetapi juga membuat mata merah, sakit saat berkedip, serta mengeluarkan lendir yang berwarna kekuningan.
7. Glaukoma
Glaukoma adalah jenis infeksi pada mata yang tergolong serius sebab kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada saraf optik. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya penumpukan cairan di bagian mata yang bisa merusak saraf optik.
Dikutip dari jurnal The Diagnosis and Treatment of Glaucoma oleh Alexander K Schuter, dkk, gejala utama dari glaukoma adalah hilangnya fungsi penglihatan, rasa sakit pada mata, serta produksi cairan dan kotoran yang berlebihan.
Tanda-Tanda Belekan
Belekan pada umumnya ditandai dengan banyak kotoran mata yang keluar. Tanda-tanda belekan lainnya biasanya berupa mata memerah, terasa sakit dan nyeri, berair, serta sensitif terhadap cahaya.
Setiap warna kotoran mata yang dikeluarkan biasanya memiliki tanda tertentu yang perlu diwaspadai. Berikut penjelasannya:
Kotoran mata berwarna hijau atau abu-abu pada umumnya merupakan indikasi adanya infeksi bakteri
Kotoran mata berwarna kuning bisa diakibatkan oleh kondisi mata kering serta bintitan
Kotoran mata berwarna kekuningan biasanya menandakan tersumbatnya kelenjar air mata
Kotoran mata berwarna hitam diakibatkan oleh paparan debu dan polusi udara
Kotoran mata berwarna putih menunjukkan adanya indikasi konjungtivitis
Belekan Menular Lewat Apa?
Mata belekan sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, ataupun jamur tertentu. Infeksi ini menular melalui berbagai macam kondisi, di antaranya:
Melakukan kontak fisik dengan bagian yang terinfeksi pada tubuh atau orang lain
Menggunakan lensa kontak yang kotor
Berbagi penggunaan kuas make up
Menggunakan aksesoris pada mata yang telah terinfeksi
Menggunakan produk kosmetik mata yang sudah kedaluwarsa.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu mata belekan?

Apa itu mata belekan?
Mata belekan adalah kondisi yang menyebabkan mata merah dan berair serta mengeluarkan kotoran mata.
Apa bakteri penyebab keratitis?

Apa bakteri penyebab keratitis?
Keratitis disebabkan oleh bakteri, terutama bakteri Staphylococcus aureus.
Apa penyebab sindrom mata kering?

Apa penyebab sindrom mata kering?
Mata kering disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit kulit di sekitar mata, gangguan pada kelenjar mata, penggunaan gawai yang berlebihan, dan gangguan kesehatan lainnya.
