8 Cara Mengecilkan Pori-Pori pada Wajah secara Efektif
ยทwaktu baca 5 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pori-pori besar adalah masalah kulit yang membuat sebagian orang terganggu dan tidak percaya diri. Namun, hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena ada berbagai macam cara mengecilkan pori-pori.
Pori-pori merupakan lubang atau rongga-rongga berukuran sangat kecil yang berada pada permukaan kulit. Rongga ini berfungsi untuk mengeluarkan keringat, tempat tumbuhnya rambut, sekaligus jalur keluarnya minyak di kulit.
Setiap orang paling tidak memiliki 5 juta pori-pori pada permukaan kulitnya. Pada beberapa kasus, pori-pori akan membesar karena beberapa faktor.
Tidak hanya menurunkan kepercayaan diri seseorang, pori-pori yang besar juga bisa meningkatkan risiko munculnya jerawat serta terjadinya infeksi yang menyebabkan berbagai macam masalah kulit lainnya.
Oleh karena itu, pori-pori perlu dikecilkan. Simak kumpulan cara mengecilkan pori-pori di bawah ini.
Penyebab Pori-Pori Wajah yang Besar
Pori-pori merupakan rongga yang menjadi tempat tumbuhnya folikel rambut. Setiap folikel rambut mempunyai kelenjar minyak yang disebut kelenjar sebaceous.
Ketika kelenjar sebaceous memproduksi minyak, minyak akan naik ke atas kulit dan terkumpul di pori-pori. Para ahli percaya hal ini merupakan salah satu penyebab pori-pori wajah yang besar.
Dikutip dari jurnal Facial Pores: Definition, Causes, and Treatment Options oleh Sang Ju Lee, berikut faktor-faktor yang menyebabkan pori-pori wajah membesar:
Sebum yang berlebihan. Pori-pori bisa membesar ketika kelenjar sebaceous menghasilkan banyak minyak yang menyebabkan kulit berminyak dan pori-pori melebar.
Penurunan elastisitas di sekitar pori yang disebabkan oleh kulit kurang elastis.
Peningkatan volume folikel rambut yang menyebabkan pori-pori di ujung folikel rambut menjadi tersumbat.
Ketika minyak terkumpul di pori-pori dan tercampur dengan kotoran atau riasan, pori-pori bisa tersumbat. Penyumbatan ini bisa meregangkan pori-pori dan membuatnya terlihat lebih besar.
Faktor genetik dan ukuran pori-pori seseorang biasanya menjadi faktor penentu seberapa aktif kelenjar sebaceous seseorang. Jika pori-pori tetap tersumbat, jerawat dapat berkembang.
Cara Mengecilkan Pori-Pori
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat pori-pori tampak lebih kecil, termasuk menjaga elastisitas kulit dan mencegah penyumbatan pori-pori. Berikut uraian lengkapnya.
1. Memilih Produk Berbasis Air
American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan produk bebas minyak dan berbasis air untuk mengatasi pori-pori. Orang yang memiliki tipe ulit berminyak dianjurkan untuk memilih produk dengan humektan tinggi dibandingkan kandungan minyaknya.
Produk berbasis minyak efektif untuk melembabkan kulit, tetapi kurang pas untuk digunakan oleh orang yang berkulit berminyak dan pori-pori besar.
Minyak yang berlebih yang berkumpul di pori-pori akan membuat pori-pori tampak lebih besar. Oleh sebab itu, pilihlah produk kosmetik berbasis air untuk membuat pori-pori tampak kecil.
2. Membersihkan Wajah Pagi dan Malam Hari
Mencuci wajah merupakan perawatan kulit dasar. Para ahli menganjurkan untuk membersihkan wajah pagi dan malam hari saja.
Mencuci wajah terlalu sering mungkin akan mengangkat minyak dari pori-pori, tapi cara ini menyebabkan kulit kering dan mudah teriritasi. Para ahli merekomendasikan rutinitas pembersihan wajah berupa:
Mencuci wajah dua kali sehari atau lebih jika banyak keringat atau berolahraga
Menggunakan air hangat ketika membersihkan wajah dengan tangan yang bersih
Menggunakan produk pembersih wajah yang bersifat nonabrasif dan tidak mengandung alkohol
Hindari kebiasaan menggosok kulit dengan kasar
Mengeringkan wajah dengan cara menepuknya secara lembut dengan handuk bersih
3. Gunakan Pembersih Wajah Berbasis Gel
Pembersih muka yang berbasis cocok untuk orang dengan kulit berminyak. Hal ini bisa menyebabkan pori-pori tampak kecil dan kurang terlihat.
Hindari penggunaan produk pembersih wajah dengan kandungan minyak dan alkohol. Produk-produk ini bisa menyebabkan kulit berminyak, sedangkan pembersih wajah gel bisa membantu membersihkan minyak, sehingga pori-pori tampak mengecil.
4. Eksfoliasi Kulit
Setiap orang perlu melakukan eksfoliasi kulit 1-2 kali seminggu untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan minyak berlebih yang menyumbat pori-pori.
Ada banyak produk eksfolian wajah yang kini beredar di pasaran. Berikut rekomendasi bahan eksfolian yang baik bagi kulit:
Asam glikolat dan AHA yang bisa mengupas lapisan atas kulit. Jika memiliki kulit kering atau agak sensitif, cobalah gunakan produk ini karena produk AHA tergolong aman.
Asam salisilat dan BHA adalah eksfolian yang bekerja cukup dalam sehingga produk ini baik digunakan untuk orang-orang dengan kulit yang lebih berminyak.
5. Cobalah Produk Retinoid
Retinoid adalah produk yang memicu terjadinya pergantian kulit sehingga meminimalkan munculnya pori-pori yang besar. Dikutip dari jurnal Enlarged Facial Pores: An Update on Treatments oleh Joanna Dong, dkk, retinoid topikal kini banyak digunakan untuk mengecilkan pori-pori.
Retinoid atau vitamin A memiliki turunan, seperti tretinoin dan isotretinoin. Turunan vitamin A ini bisa membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat serta membantu mengecilkan kelenjar minyak sehingga mampu membuat pori-pori tampak kecil.
6. Gunakan Pelembab Bebas Minyak
Pelembab bisa membuat kulit lebih berminyak. Namun, pelembab bebas minyak bisa membantu mengurangi pembesaran pada bagian pori-pori.
Pelembab sebaiknya digunakan saat kulit kering setelah dibersihkan. Penggunaan pelembap memungkinkan sebum atau minyak pada kulit masuk ke bagian kulit lebih dalam, alih-alih muncul ke pori-pori. Dengan begitu, pelembap dapat mencegah pori-pori tersumbat oleh minyak serta mengecilkan pori-pori.
7. Memakai Masker Tanah Liat
Penggunaan masker tanah liat atau clay mask sebanyak sekali atau dua kali dalam seminggu bisa membantu menghilangkan minyak yang berlebih dari pori-pori. Hal tersebut terjadi karena tanah liat dapat menyerap sebum yang ada dalam kulit.
Menghilangkan minyak dapat membantu mencegah pori-pori membesar dan membuatnya tampak lebih kecil. Penggunaan masker tanah liat sebaiknya digunakan pada hari yang berbeda dengan penggunaan eksfoliasi kulit untuk mencegah iritasi.
8. Oleskan Sunscreen Tiap Hari
Tabir surya merupakan kebutuhan bagi setiap orang dan produk ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan dalam rangkaian perawatan kulit.
Paparan sinar matahari pada kulit memiliki dampak yang negatif pada kulit, seperti memunculkan bintik-bintik gelap serta meningkatkan risiko kanker kulit. Paparan sinar matahari juga bisa menyebabkan kulit terlihat kurang kencang dan pori-pori menjadi lebih terlihat.
Untuk itu, gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Aplikasikan tabir surya minimal SPF 30 setiap hari untuk membantu mengecilkan pori-pori.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa fungsi pori-pori?

Apa fungsi pori-pori?
Rongga ini berfungsi untuk mengeluarkan keringat, tempat tumbuhnya rambut, sekaligus jalur keluarnya minyak di kulit.
Apa manfaat dari produk retinoid?

Apa manfaat dari produk retinoid?
Retinoid adalah produk yang memicu terjadinya pergantian kulit sehingga meminimalkan munculnya pori-pori yang besar.
Apa dampak yang dirasakan kulit karena terpapar sinar matahari?

Apa dampak yang dirasakan kulit karena terpapar sinar matahari?
Paparan sinar matahari pada kulit memiliki dampak yang negatif pada kulit, seperti memunculkan bintik-bintik gelap serta meningkatkan risiko kanker kulit.
