8 Ciri-Ciri Orang Hamil Tanpa Mual dan Penjelasan Medisnya

Konten Media Partner
25 Agustus 2022 18:18 WIB
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ibu hamil biasanya akan merasakan sejumlah gejala, termasuk mual. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ibu hamil biasanya akan merasakan sejumlah gejala, termasuk mual. Foto: Unsplash.com
ADVERTISEMENT
Mual merupakan gejala umum yang dialami oleh wanita hamil. Namun, pada sebagian kasus, wanita hamil juga bisa tidak mengalami mual. Lantas, seperti apa ciri-ciri orang hamil tanpa mual?
ADVERTISEMENT
Ciri-ciri orang hamil yang sangat umum adalah mengalami morning sickness, mulas, mengidam makanan, dan nyeri pada bagian payudara. Gejala kehamilan bisa bervariasi pada setiap orang, bahkan berbeda pada segi kemunculan gejalanya, durasi, serta tingkat keparahan.
Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan seseorang tidak mengalami gejala umum, termasuk mual. Hamil tanpa mual biasanya dialami oleh wanita yang bisa mengelola peningkatan kadar hormon pada tubuh.
Ciri-ciri orang hamil tanpa mual bisa jadi berbeda dengan wanita hamil lainnya, bisa juga memiliki kesamaan. Berikut ciri-ciri orang hamil tanpa mual.

Ciri-Ciri Orang Hamil Tanpa Mual

Ciri-ciri orang hamil tidak hanya bisa dilihat dari timbulnya rasa mual dan muntah, tetapi juga dengan gejala-gejala lainnya. Orang yang mual belum tentu hamil, begitupun sebaliknya. Berikut adalah gejala yang bisa saja dirasakan oleh orang hamil tanpa rasa mual.
ADVERTISEMENT

1. Kram dan Keluarnya Bercak

Kram dan keluarnya bercak adalah gejala paling awal yang dirasakan oleh wanita hamil. Keluarnya bercak disebabkan oleh adanya pendarahan implantasi. Bercaknya dapat berwarna merah, merah muda, atau coklat.
Pendarahan implantasi ini bisa mengakibatkan kram pada perut bagian bawah layaknya nyeri haid. Tingkat keparahannya bisa sedang atau berat, tetapi yang paling banyak dirasakan oleh ibu hamil adalah nyeri haid yang ringan.

2. Periode Menstruasi yang Terlewat

Tanda yang paling umum dirasakan oleh wanita hamil adalah lewatnya periode menstruasi. Hal ini disebabkan oleh adanya implantasi embrio di dinding rahim yang menyebabkan ovarium menghentikan produksi sel telur.
Dalam jurnal Menstrual Cycle, Pregnancy and Oral Contraceptive Use Alter Attraction karya B.C Jones, dkk, produksi sel telur akan dihentikan hingga terjadinya kelahiran. Tubuh akan mengaktifkan hormon progesteron yang berfungsi untuk menjaga dinding rahim untuk mendukung perkembangan janin.
ADVERTISEMENT
Namun, perlu diingat bahwa lewatnya periode menstruasi tidak selalu berarti kehamilan, terutama jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang cenderung tidak teratur.

3. Perubahan Pada Payudara

Mengutip dari laman National Institute of Child Health and Human Development, gejala yang bisa dirasakan oleh wanita hamil pada trimester pertama adalah perubahan pada bagian payudara atau puting menjadi terasa lebih lunak serta bengkak. Puting bisa berwarna lebih gelap dari sebelumnya.
Kondisi ini dikaitkan dengan adanya perubahan hormon. Perubahan hormon bisa saja tidak mengakibatkan mual, tetapi bisa menyebabkan payudara wanita hamil terasa sakit dan kesemutan.
Payudara bahkan bisa terasa lebih penuh dan lebih berat dari biasanya pada saat masa kehamilan. Kondisi ini bisa dirasakan pada 1-2 minggu setelah pembuahan.
ADVERTISEMENT

4. Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil

Wanita hamil bisa saja merasakan keinginan untuk buang air kecil setiap waktu. Peningkatan frekuensi buang air kecil saat kehamilan disebabkan oleh meningkatnya jumlah darah dalam tubuh yang menyebabkan ginjal akan memproses cairan ekstra dan mengeluarkannya sebagai urine.
Hormon juga disebut memainkan peran besar dalam kesehatan kantung kemih. Pada kondisi ini, wanita hamil perlu mencukupi kebutuhan cairan setiap harinya untuk menghindari dehidrasi.

5. Mudah Lelah

Salah satu ciri-ciri orang hamil tanpa mual adalah mudah merasa lelah. Foto: Unsplash.com
Ibu hamil bisa saja tidak merasakan mual, tetapi tidak menutup kemungkinan ia akan mudah kelelahan. Tanda hamil ini sering terjadi pada awal kehamilan dan perubahan hormon akan membuat ibu hamil mudah merasa lelah dan mengantuk.

6. Perubahan Suasana Hati

Kadar hormon estrogen dan progesteron yang mengalami peningkatan dapat mempengaruhi suasana hati ibu hamil. Hal ini menyebabkan ibu hamil lebih emosional atau reaktif dari biasanya.
ADVERTISEMENT
Ibu hamil bisa merasakan perubahan suasana hati seiring terjadinya kehamilan, sehingga memungkinkan dirinya merasa depresi, mudah cemas, perubahan suasana hati dengan cepat, dan lain-lain.

7. Peningkatan Suhu Tubuh Basal

Menurut Steward K dan Raja A dalam Physiology, Ovulation And Basal Body Temperature, peningkatan suhu tubuh basal adalah salah satu gejala kehamilan yang dirasakan oleh wanita hamil saat ini.
Suhu inti tubuh orang hamil juga dapat meningkat lebih mudah saat berolahraga atau dalam cuaca panas. Pelepasan hormon progesteron bisa menyebabkan kenaikan temperatur tubuh.

8. Sakit Kepala dan Pusing

Ibu hamil juga mungkin akan merasa sakit kepala dan pusing. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah tinggi pada ibu hamil.
Dalam kebanyakan kasus, tekanan darah bisa berubah-ubah saat kehamilan. Pada saat tekanan darah tinggi naik, pembuluh darah melebar sehingga ibu hamil bisa merasa pusing dan sakit kepala.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi gejala ini, cobalah untuk mengonsumsi makanan-makanan yang membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Minumlah air putih untuk membantu mengatasi rasa pusing yang dirasakan.
Itulah tanda-tanda kehamilan yang bisa muncul tanpa rasa mual. Ciri-ciri di atas tidak bisa dijadikan sebagai patokan utama untuk pengecekan kehamilan. Untuk memastikan kehamilan, segera lakukan tes kehamilan menggunakan testpack atau segera periksakan ke dokter kandungan.

Normalkah Hamil Tanpa Mual?

Hamil tanpa mual adalah hal normal yang bisa terjadi pada sebagian kecil ibu hamil. Foto: Unsplash.com
Mual saat hamil adalah gejala yang umum dirasakan oleh ibu hamil. Dalam jurnal Nausea and Vomiting of Pregnancy oleh Martha Bustos, dkk, gejala ini terjadi pada 70-80% ibu hamil, sehingga 20-30% ibu hamil lainnya tidak memiliki gejala mual dan muntah sama sekali.
Artinya, setiap ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda saat kehamilan sehingga kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Jika kondisi ini masih membuat ibu hamil cemas, segera periksakan ke dokter terkait kondisi untuk mendapatkan jawaban yang tepat.
ADVERTISEMENT
Hamil tanpa mual juga belum tentu menandakan seseorang mengalami keguguran. Keguguran terjadi apabila terdapat pendarahan pada vagina secara hebat dan munculnya rasanya nyeri punggung dan panggul.
Tanda keguguran lainnya adalah hilangnya gejala kehamilan secara tiba-tiba, termasuk mual. Namun, hilangnya rasa mual di tengah kehamilan bukan tolak ukur utama terjadinya keguguran sebab sebagian besar ibu hamil dengan gejala mual akan sembuh pada minggu ke-22 kehamilan.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)