Abses Payudara: Penyebab, Gejala, hingga Cara Mencegahnya
ยทwaktu baca 4 menit

Abses payudara merupakan salah satu kondisi yang terjadi pada wanita, khususnya ibu menyusui. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan berisi nanah (bisul) di bagian payudara.
Abses payudara biasanya tumbuh di bawah jaringan kulit payudara yang diakibatkan oleh infeksi. Setelah terjadinya infeksi, nanah akan menumpuk pada bagian yang terinfeksi kemudian memunculkan benjolan yang menyakitkan.
Meskipun sebagian besar abses payudara terjadi pada wanita menyusui, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini terjadi pada wanita yang tidak menyusui.
Penyebab Abses Payudara
Abses payudara adalah jenis infeksi yang mengakibatkan adanya benjolan pada bagian payudara. Dikutip dari jurnal Breast Abscess yang ditulis oleh Toomey A, Le JK, infeksi ini diakibatkan oleh bakteri yang masuk pada permukaan kulit.
Pada ibu menyusui, abses payudara disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus species. Bakteri ini biasanya masuk dari mulut bayi ke saluran susu. Pada wanita tidak menyusui, abses payudara disebabkan oleh bakteri S. aureus, Streptococcus, dan bakteri anaerob (jenis bakteri yang tumbuh di daerah beroksigen).
Ketika bakteri menginfeksi payudara, sel darah putih yang merupakan bagian sistem imun tubuh akan berkumpul pada daerah yang terinfeksi untuk melawan bakteri. Proses ini mengakibatkan beberapa sel darah putih dan jaringan sekitarnya mati.
Sel darah putih dan jaringan tubuh yang mati kemudian berubah menjadi nanah yang menumpuk dan menyebabkan benjolan. Abses payudara juga berkemungkinan besar terjadi pada seseorang dengan kondisi:
Menindik di bagian susu
Memiliki kadar gula darah yang tinggi atau diabetes
Aktif merokok
Penderita HIV/AIDS
Melakukan operasi payudara 2 bulan terakhir
Gejala Abses Payudara
Jika terinfeksi bakteri penyebab abses payudara, seseorang akan merasakan sejumlah gejala. Gejala-gejala yang biasa dirasakan oleh penderita payudara adalah:
Payudara membengkak, meradang, dan terasa nyeri
Payudara terasa hangat
Keluarnya cairan dari puting susu
Menurunnya tingkat produksi susu
Payudara memerah, khususnya bagian benjolan
Demam
Mual dan muntah
Pilek dan flu
Mudah lelah
Diagnosis Abses Payudara
Abses payudara biasanya didiagnosis melalui rangkaian tes, seperti pemeriksaan fisik dan riwayat kondisi kesehatan pasien. Selain itu, abses payudara juga bisa diperiksa melalui pemindaian USG atau mengambil biopsi cairan di dalam benjolan untuk mengeluarkan beberapa kemungkinan lainnya, seperti tumor dan kista.
Cara Mengobati Abses Payudara
Abses payudara dapat diatasi dengan penanganan yang hampir sama dengan mengobati bisul pada umumnya. Berikut adalah beberapa pengobatan untuk mengatasi abses payudara.
1. Minum Antibiotik
Antibiotik adalah jenis obat-obatan yang bekerja dengan cara membunuh bakteri serta mencegah perkembangbiakan bakteri sehingga infeksi tidak akan menyebar. Obat-obatan ini dinilai mampu untuk mengobati antibiotik.
Pada kasus ibu menyusui, abses payudara biasanya akan diatasi dengan penggunaan obat-obatan antibiotik, seperti cephalexin. Penggunaan obat-obat antibiotik perlu didiskusikan dengan dokter untuk mengetahui apakah obat-obatan tersebut cocok untuk ibu menyusui dan tidak membahayakan anaknya.
Untuk wanita yang tidak menyusui, abses bisa diobati dengan antibiotik, seperti obat clindamycin atau amoxicillin untuk dapat membasmi bakteri penyebab abses payudara dan mencegah penyebarannya.
2. Prosedur Medis
Selain mengobati dengan obat-obatan antibiotik, abses payudara juga bisa ditangani menggunakan prosedur medis lainnya , seperti:
Penggunaan jarum suntik untuk mengeluarkan nanah
Mengeluarkan nanah dengan cara mengeluarkannya menggunakan bantuan kateter
Menggunakan prosedur vacuum assisted biopsy, yakni prosedur untuk mengangkat benjolan pada bagian payudara.
3. Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri
Meskipun tidak dapat mengatasi abses payudara, obat pereda nyeri perlu dikonsumsi untuk meredakan gejala yang ditimbulkan oleh abses payudara, seperti rasa nyeri dan sakit serta demam. Contoh obat pereda nyeri yang dapat dikonsumsi adalah paracetamol dan ibuprofen.
4. Perawatan Rumahan
Ada beberapa perawatan rumahan yang dapat mengatasi serta mempercepat proses penyembuhan abses payudara. Berikut beberapa contoh perawatan rumahan yang dapat dilakukan untuk menangani abses payudara:
Mengompres payudara dengan handuk yang direndam dengan air hangat
Rajin mencuci tangan dan bagian payudara dengan bersih
Mengkonsumsi makan-makanan bergizi
Perbanyak istirahat
Minum air putih yang cukup
Kelola stres dengan baik.
Cara Mencegah Abses Payudara
Abses payudara bisa sangat mengganggu dan menyakitkan. Untuk mengurangi risiko terserang abses payudara, berikut langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
Rajin mencuci tangan sebelum menyusui serta membersihkan mulut bayi dengan air bersih untuk menghindari penularan bakteri.
Pastikan puting dan areola (bagian berwarna gelap di sekeliling puting) menempel sempurna pada mulut bayi saat menyusui.
Menyusui menggunakan dua payudara secara bergantian dan membedakan posisi menyusui.
Mengatur jadwal menyusui dengan baik untuk menghindari jeda yang lama di antara waktu menyusui.
Kenakan bra yang bersih dan pas. Hindari penggunaan bra yang terlalu ketat.
Hindari penggunaan krim dan salep di bagian puting susu.
Tidak menggunakan bantalan puting susu dalam jangka waktu yang lama.
Cukupi kebutuhan cairan yang baik untuk tubuh, seperti air mineral, jus, dan lain-lain.
Perbanyak istirahat, konsumsi makanan bergizi, dan berolahraga untuk meningkatkan sistem imun tubuh sehingga infeksi mudah dicegah.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa gejala utama abses payudara?

Apa gejala utama abses payudara?
Abses payudara ditandai dengan munculnya benjolan berisi nanah (bisul) di bagian payudara.
Apa itu obat antibiotik?

Apa itu obat antibiotik?
Antibiotik adalah jenis obat-obatan yang bekerja dengan cara membunuh bakteri serta mencegah perkembangbiakan bakteri sehingga infeksi tidak akan menyebar.
Apa contoh obat pereda nyeri?

Apa contoh obat pereda nyeri?
Contoh obat pereda nyeri yang biasa dikonsumsi adalah paracetamol dan ibuprofen.
