Bagaimana Cara Menghitung Berat Badan Ideal? Ini Penjelasannya
·waktu baca 4 menit

Ada banyak cara menghitung berat badan ideal yang dapat diterapkan, salah satunya dengan kalkulator BMI. Tidak hanya BMI, berat badan ideal juga dapat dihitung dengan rumus broca index dan lorentz index.
Dengan memiliki berat badan yang ideal, Anda akan terhindar dari gangguan kesehatan, seperti obesitas, diabetes, stroke, hingga penyakit jantung. Ingin tahu bagaimana cara menghitung berat badan ideal dengan mudah? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Cara Menghitung Berat Badan Ideal
Memiliki berat badan ideal menjadi faktor yang menentukan kesehatan seseorang. Sebab, seseorang yang memiliki berat badan berlebih dapat memberikan dampak yang kurang baik terhadap kesehatan tubuh, begitu juga dengan orang yang memiliki berat badan terlalu ringan.
Adapun beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan oleh berat badan yang berlebihan, di antaranya:
Penyakit jantung koroner
Diabetes
Kanker rahim, kanker prostat, hingga kanker payudara
Osteoarthritis
Tekanan darah tinggi
Asma
Berikut beberapa masalah kesehatan yang disebabkan oleh berat badan yang kurang, seperti yang dikutip dari laman Medical News Today.
Sistem kekebalan tubuh yang melemah
Tulang yang mudah rapuh
Kelelahan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada banyak cara menghitung berat badan ideal yang dapat dilakukan, mulai dari menggunakan kalkulator BMI, broca index, dan lorentz index. Berikut informasi tentang cara menghitung berat badan ideal, seperti yang sudah dijelaskan dalam berbagai sumber.
1. Kalkulator BMI
Cara menghitung berat badan ideal yang pertama adalah menggunakan kalkulator BMI atau Body Mass Index. Menurut laman Mayo Clinic, BMI adalah cara menghitung berat badan ideal berdasarkan tinggi dan berat.
Cara ini disarankan untuk digunakan oleh seseorang yang sudah berusia 20 tahun atau lebih. Sementara itu, usia di bawah 20 tahun tidak dianjurkan untuk melakukan kalkulator BMI ini.
Sayangnya, kalkulator BMI ini akan menimbulkan kesalahpahaman bagi atlet yang banyak melakukan aktivitas bear. Sebab, berat badan juga berasal dari massa otot, sehingga atlet bisa dinyatakan memiliki berat badan yang berlebih, tapi sebenarnya tidak.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang kalkulator BMI.
BMI kurang dari 18,5, menunjukkan wanita hamil kekurangan berat badan. Kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah 12-18 kg.
BMI antara 18,5 sampai 24,9, menunjukkan berat badan ideal. Kenaikan berat badan yang ideal selama hamil adalah 11-16 kg.
BMI antara 25 sampai 29,9, menunjukkan kelebihan berat badan. Kenaikan berat badan yang ideal selama hamil adalah 7-11 kg.
BMI lebih dari 30, menunjukkan obesitas. Kenaikan berat badan yang ideal selama hamil adalah 5-9 kg.
Cara menghitungnya, yakni:
Berat badan ideal = Berat badan (kilogram): Tinggi badan (meter) kuadrat
Misalnya, seorang pria memiliki tinggi badan 175 cm dan berat badan 70 kg. Maka, BMI Indeks = 70 : (1,75 x 1,75) = 22,85. Dari perhitungan BMI dapat diketahui bahwa pria tersebut memiliki berat badan yang normal.
2. Broca Index
Dalam laman WebMD, ada cara lain untuk menghitung berat badan ideal yakni menggunakan rumus yang ditemukan oleh Pierre Paul Broca, seorang dokter bedah di Prancis atau yang dikenal dengan rumus Broca.
Rumus ini membedakan cara penghitungan antara pria dan wanita sebab pria dan wanita memiliki komposisi tubuh yang berbeda. Meskipun berbeda, rumus ini tidaklah rumit untuk dipahami. Berikut adalah rumus menghitung berat badan ideal dengan broca.
Pria: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 10 persen]
Wanita: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 15 persen]
Sebagai contoh, apabila seorang pria memiliki tinggi badan 170 sentimeter, cara menghitungnya adalah (170-100)-[(170-100)x10%], 70-7= 63. Jadi, berat badan ideal pria tersebut adalah 63 kilogram.
Sementara itu, apabila seorang wanita dengan tinggi badan 158, cara menghitungnya adalah (158-100)-[(158-100)x15%)], 58-8,7= 49,3. Jadi, berat badan wanita tersebut adalah 49,3 kilogram.
3. Lorent Index
Tidak hanya menggunakan kalkulator BMI dan Broca Index, cara menghitung berat badan ideal juga dapat dilakukan dengan rumus Lorentz Index. Rumus ini mirip dengan Broca, karena hanya mengandalkan tinggi badan untuk mengetahui berat badan ideal seseorang. Berikut rumus Lorent Index yang perlu diketahui.
BB Ideal Wanita = [Tinggi (cm) - 100] - [Tinggi (cm) - 150] : 2
BB Ideal Pria= [Tinggi (cm) - 100] - [Tinggi (cm) - 150] : 4
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Berat badan yang tidak ideal menyebabkan?

Berat badan yang tidak ideal menyebabkan?
Berat badan yang tidak ideal menyebabkan gangguan kesehatan, seperti obesitas, diabetes, stroke, hingga penyakit jantung.
BMI kurang dari 18,5 menunjukkan apa?

BMI kurang dari 18,5 menunjukkan apa?
BMI kurang dari 18,5, menunjukkan wanita hamil kekurangan berat badan.
Siapa yang menyebabkan rumus perhitungan Broca Index?

Siapa yang menyebabkan rumus perhitungan Broca Index?
Dalam laman WebMD, ada cara lain untuk menghitung berat badan ideal yakni menggunakan rumus yang ditemukan oleh Pierre Paul Broca.
