Kumparan Logo
Konten Media Partner

Benjolan di Bawah Telinga: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Benjolan di bawah telinga adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh beberapa gangguan. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Benjolan di bawah telinga adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh beberapa gangguan. Foto: Unsplash.com

Daftar isi

Benjolan di bawah telinga adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Sebagian besar kondisi ini tidaklah mengkhawatirkan dan bisa sembuh dan biasanya.

Namun, terkadang benjolan di bawah telinga dapat mengganggu aktivitas penderitanya sebab menimbulkan rasa nyeri yang membuat tidak nyaman. Cara mengobati benjolan di bawah telinga bisa bervariasi, bergantung pada penyebabnya.

Untuk itu, penting untuk mengetahui penyebab munculnya benjolan di bawah telinga agar dapat memilih cara penanganan yang tepat.

Penyebab Benjolan di Bawah Telinga

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya benjolan di bawah telinga. Berikut kondisi dan gangguan yang bisa menyebabkan timbulnya benjolan di bawah telinga.

1. Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang bisa muncul di mana saja, termasuk di bawah telinga. Mengutip dari jurnal A Review of Diagnosis and Treatment of Acne in Adult Female Patients oleh A.U Tan, dkk, jerawat adalah benjolan yang disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat oleh sebum.

Sebum sendiri merupakan zat berminyak yang dikeluarkan oleh folikel rambut. Ketika jerawat terinfeksi oleh bakteri tertentu, jerawat bisa meradang dan menyebabkan benjolan yang sakit bila ditekan.

2. Kista

Kista adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan berisi cairan. Benjolan kista bisa timbul berbagai bagian tubuh, termasuk di bawah telinga.

Kista biasanya tidak menimbulkan gejala dan rasa sakit kecuali benjolan ini terinfeksi. Jika kista terinfeksi oleh bakteri atau virus tertentu, kondisi ini biasanya bisa diatasi dengan pemberian antibiotik.

3. Lipoma

Lipoma adalah salah satu kondisi yang bisa menyebabkan benjolan di bawah telinga. Foto: Unsplash.com

Lipoma adalah salah satu faktor yang bisa menjadi penyebab munculnya benjolan di bawah telinga. Dikutip dari jurnal Lipoma oleh Logan Kolb, lipoma merupakan benjolan berlemak yang cenderung tidak berbahaya dan bersifat non-kanker.

Benjolan lipoma biasanya tidak menyakitkan, kecuali benjolan tersebut menekan saraf di sekitarnya. Lipoma biasanya tidak perlu diobati kecuali benjolan ini sangat mengganggu penderitanya.

4. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya benjolan di bawah telinga. Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang terdapat di beberapa bagian tubuh.

Kelenjar ini bisa membengkak dan meradang apabila terpapar atau terkena benda asing. Infeksi kulit adalah penyebab umum membengkaknya kelenjar getah bening.

Ketika terinfeksi, tubuh akan mengirim sel darah putih untuk memerangi dan melawan bakteri dan virus yang menginfeksi. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di daerah yang terinfeksi. Ada beberapa kondisi infeksi pada bagian telinga, di antaranya:

  • Otitis adalah infeksi pada bagian telinga yang bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada daerah telinga.

  • Mastoiditis, yaitu jenis infeksi yang mempengaruhi tulang mastoid yang terletak di bagian belakang telinga yang bisa menyebabkan pembengkakan pada bagian telinga.

  • Abses, yakni kantong yang berisi nanah yang muncul akibat infeksi bakteri di bagian folikel rambut.

Gejala Benjolan di Bawah Telinga

Benjolan di bawah telinga memiliki gejala yang berbeda-beda karena tergantung pada kondisi yang menyebabkannya. Benjolan akibat jerawat pada umumnya tidak menyebabkan rasa sakit, hanya tampak memerah.

Benjolan kista dan lipoma biasanya pun tidak memberikan rasa sakit. Tidak ada gejala yang muncul selain munculnya benjolan yang bertekstur lunak.

Untuk benjolan yang disebabkan oleh infeksi, ada beberapa gejala yang mungkin dirasakan oleh penderitanya, seperti:

  • Keluarnya cairan pada bagian telinga

  • Mengalami gangguan pendengaran

  • Muncul benjolan yang lunak dan hangat

  • Merasa tidak enak badan

  • Pusing dan sakit kepala

Cara Mengobati Benjolan di Bawah Telinga

Cara mengatasi benjolan di bawah telinga bergantung pada kondisi yang menyebabkannya. Foto: Unsplash.com

Benjolan di bawah telinga bisa diobati dengan cara-cara tertentu. Penanganannya tergantung pada jenis kondisi dan gangguan yang menyebabkannya. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengobati benjolan di bawah telinga.

1. Benjolan di Bawah Telinga Akibat Jerawat

Benjolan di bawah telinga berupa jerawat dapat diobati dengan pemberian obat totol jerawat yang kini sudah bisa diperoleh di toko obat. Tak hanya itu, menjaga kebersihan bawah telinga juga diperlukan untuk menghindari munculnya infeksi yang menyebabkan jerawat meradang.

2. Benjolan di Bawah Telinga Akibat Kista

Untuk mengatasi benjolan di bawah telinga akibat kista, ahli medis biasanya akan memberikan suntikan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada benjolan tersebut. Operasi pengangkatan kista mungkin diperlukan apabila benjolan kista mengganggu dan terus membesar.

3. Benjolan di Bawah Telinga Akibat Lipoma

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lipoma biasanya tidak membutuhkan perawatan medis tertentu sebab gangguan ini cenderung tidak berbahaya.

Namun, apabila benjolan tersebut mengganggu, membesar, dan menyakitkan, ahli medis mungkin akan menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan benjolan tersebut. Hal ini tentunya perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ahli medis sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur bedah.

4. Benjolan di Bawah Telinga Akibat Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi, gangguan sistem kekebalan tubuh, maupun kanker. Berdasarkan penyebabnya, berikut cara mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Infeksi bakteri yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening dapat diatasi dengan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri serta menghambat pertumbuhannya.

  • Gangguan sistem kekebalan tubuh, seperti lupus dan rheumatoid arthritis bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening bisa diatasi dengan obat-obatan dan terapi yang bisa mengatasi gangguan autoimun.

  • Kanker pada kelenjar getah bening bisa diatasi dengan kemoterapi, operasi, radiasi, dan lain-lain.

5. Benjolan di Bawah Telinga Akibat Infeksi

Benjolan di bawah telinga bisa disebabkan oleh bakteri tertentu. Untuk mengatasi masalah tersebut, penderita bisa mengonsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Jika antibiotik tidak dapat mengatasi dan mengurangi gejala yang timbul akibat benjolan, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan sebum?
chevron-down

Sebum sendiri merupakan zat berminyak yang dikeluarkan oleh folikel rambut.

Apa itu mastoiditis?
chevron-down

Mastoiditis adalah jenis infeksi yang mempengaruhi tulang mastoid yang terletak di bagian belakang telinga.

Apa penyebab pembengkakan kelenjar getah bening?
chevron-down

Pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi, gangguan sistem kekebalan tubuh, maupun kanker.