Benjolan di Vagina: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Benjolan di vagina dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari infeksi dari suatu penyakit, kanker, hingga kelainan wajar yang tidak berbahaya. Kendati demikian, benjolan tersebut menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan biasanya diikuti dengan beberapa gejala, seperti gatal, nyeri, dan pendarahan.
Untuk menghilangkan benjolan tersebut, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu apa saja penyebab-penyebabnya. Ingin tahu lebih lengkap apa saja penyebab benjolan di vagina dan bagaimana cara mengobatinya? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Pengertian Benjolan di Vagina
Benjolan di vagina menimbulkan beberapa kekhawatiran untuk para wanita. Sebab, benjolan sering dihubungkan dengan gejala dari munculnya suatu penyakit berbahaya, seperti infeksi hingga kanker.
Menurut laman WebMD, benjolan di vagina muncul di sekitar vagina atau vulva. Sebagai informasi, vagina adalah organ berbentuk tabung yang berfungsi sebagai penghubung antara rahim dan leher rahim. Sementara itu, vulva adalah organ kelamin bagian luar yang terdiri dari labia minora, labia mayora, dan kelenjar Skene.
Benjolan di vagina umumnya berisi cairan, udara, hingga zat lainnya. Untuk ukurannya, benjolan di vagina ada yang memiliki bentuk sangat kecil, tetapi ada juga yang berbentuk cukup besar.
Penyebab Benjolan di Vagina
Benjolan di vagina dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari infeksi hingga kanker. Menurut laman Medical News Today, berikut beberapa penyebab benjolan di vagina yang perlu untuk diwaspadai.
1. Kista di bibir vagina
Penyebab benjolan di vagina yang pertama adalah kista di bibir vagina. Perlu diketahui, bibir vagina memiliki jenis kelenjar, seperti kelenjar bartholin dan skene. Ketika kista menyerang, kelenjar ini dapat tersumbat dan terinfeksi.
Kista pada bibir vagina umumnya memiliki ukuran yang kecil dan tidak membutuhkan penanganan terapi khusus. Namun, kista yang sudah terinfeksi dan menyebabkan gejala, seperti nyeri dan bengkak, perlu ditangani sesegera mungkin.
2. Herpes simpleks
Penyebab lain dari munculnya benjolan di vagina adalah herpes simpleks. Virus ini menular melalui hubungan seksual. Virus yang menyebabkan herpes simpleks ini biasanya akan diam saja di dalam tubuh, tetapi akan terbangun ketika daya tahan tubuh sedang menurun.
Gejala awal yang dirasakan dari herpes simpleks adalah kesemutan hingga nyeri yang menjalar pada daerah vagina, yang kemudian dapat menyebar hingga ke bokong dan paha. Tidak hanya itu, herpes simpleks juga akan menimbulkan rasa nyeri di bibir vagina yang diikuti dengan rasa nyeri.
3. Kutil kelamin
Kutil kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV). Pada awalnya, benjolan ini muncul sebagai bintik-bintik kecil. Namun, lama-kelamaan, benjolan tersebut akan bersatu dan membesar seperti kembang kol atau jengger ayam.
Kutil kelamin ini menimbulkan beberapa gejala yang perlu diwaspadai, mulai dari rasa gatal hingga terbakar. Jika gejala ini terus-menerus dirasakan, disarankan untuk segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih memadai.
4. Varises vagina
Penyebab lain dari benjolan di vagina adalah munculnya varises vagina. Menurut laman Healthline, varises vagina adalah varises yang terjadi di permukaan luar vagina. Umumnya, varises ini muncul selama kehamilan, terutama pada kehamilan kedua, karena adanya peningkatan volume darah di daerah panggul.
Kondisi ini tidak selalu menimbulkan gejala dan akan hilang dengan sendirinya sekitar 1 bulan usai melahirkan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai dari varises vagina ini.
Terlebih jika pengidapnya merasakan beberapa gejala, seperti nyeri, bengkak, hingga sulit untuk berjalan atau berhubungan seksual.
Gejala Benjolan di Vagina
Gejala benjolan di vagina pada umumnya berbeda-beda tergantung dari penyebab-penyebabnya yang dialami. Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan gejala benjolan di vagina.
Lebih jelasnya, berikut beberapa gejala benjolan di vagina, seperti yang sudah dijelaskan dalam laman Mayo Clinic.
Nyeri di sekitar vagina
Pembengkakan
Rasa gatal seperti iritasi dan terbakar
Ruam kemerahan
Munculnya luka yang tidak sembuh di sekitar vagina
Sakit ketika berhubungan seksual atau berjalan
Kulit di sekitar kelamin berubah warna dan mulai menebal
Nyeri atau pendarahan ketika berhubungan seksual
Cara Mengobati Benjolan di Vagina
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pengobatan benjolan di vagina berbeda-beda dan tergantung dari penyebab-penyebab yang dialaminya. Berikut beberapa cara mengobati benjolan di vagina, seperti yang dikutip dari laman Mayo Clinic.
Mengonsumsi obat antibiotik untuk mengobati benjolan di vagina yang mengalami infeksi. Antibiotik ini akan membantu mengurangi infeksi dan disarankan untuk dikonsumsi sampai habis.
Berendam menggunakan air hangat untuk mengecilkan kista, sehingga cairannya akan pecah dengan sendirinya.
Melakukan prosedur pembedahan drainase yang bertujuan untuk mengeringkan kista yang sudah terinfeksi atau berukuran sangat besar.
Cara Mencegah Benjolan di Vagina
Benjolan di vagina menimbulkan rasa yang tidak nyaman karena gejala-gejala yang dirasakan. Supaya terhindar dari kondisi tersebut, ada beberapa langkah pencegahan benjolan di vagina yang dapat dilakukan.
Menyadur laman Cleveland Clinic, berikut beberapa cara mencegah benjolan di vagina.
Menerapkan pola makan sehat, mulai dari mengonsumsi protein, menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, hingga menghindari makanan yang mengandung hormon produk kedelai.
Mengelola stres berlebihan yang dapat memicu keseimbangan hormon di dalam tubuh, tidak terkecuali hormon-hormon yang diproduksi oleh ovarium.
Hindari mengonsumsi alkohol dan kurangi merokok.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara menghilangkan benjolan di area Miss V?

Bagaimana cara menghilangkan benjolan di area Miss V?
Mengonsumsi obat antibiotik untuk mengobati benjolan di vagina yang mengalami infeksi. Antibiotik ini akan membantu mengurangi infeksi dan disarankan untuk dikonsumsi sampai habis.
Kenapa ada benjolan kecil di kemaluan wanita?

Kenapa ada benjolan kecil di kemaluan wanita?
Penyebab lain dari munculnya benjolan di vagina adalah herpes simpleks. Virus ini menular melalui hubungan seksual.
Apa yang menyebabkan munculnya benjolan di kemaluan wanita?

Apa yang menyebabkan munculnya benjolan di kemaluan wanita?
Penyebab benjolan di vagina yang pertama adalah kista di bibir vagina. Perlu diketahui, bibir vagina memiliki jenis kelenjar.
