Cacar Monyet: Penyebab, Gejala, hingga Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Cacar monyet adalah jenis wabah yang saat ini mulai merambat ke seluruh penjuru dunia. Kasus pertama cacar monyet di tahun 2022 pertama kali ditemukan di Inggris pada tanggal 6 Mei.
Menurut data Centers For Disease Control and Prevention US, per Agustus 2022, tercatat ada 26.208 kasus cacar monyet yang tersebar di seluruh dunia. Pada tanggal 2 Agustus 2022, ditemukan suspek kasus cacar monyet pertama di Indonesia.
Pengertian Cacar Monyet
Cacar monyet adalah jenis penyakit zoonosis langka yang timbul akibat adanya infeksi dari virus Monkeypox. Virus ini tergolong dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.
Cacar monyet pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 di negara Denmark, sedangkan kasus pertama cacar monyet ditemukan pada manusia terjadi pada tahun 1970.
Penyebab Cacar Monyet
Cacar monyet disebabkan oleh adanya infeksi oleh virus Monkeypox. Virus ini dapat menular melalui kontak dengan penderita cacar monyet.
Dalam jurnal Monkeypox Virus Infection in Humans Across 16 Countries karya John P Thornill, dkk, cara penularan cacar monyet bisa terjadi dari hewan ke hewan, hewan ke manusia, atau manusia ke manusia. Berikut adalah bentuk-bentuk penularan cacar monyet.
Hewan ke Hewan
Cacar monyet menular dari hewan ke hewan apabila hewan menggigit atau digigit, menghisap darah, menyentuh luka yang ada pada hewan yang sudah terinfeksi virus cacar monyet.
Hewan ke Manusia
Cacar monyet juga dapat menular dari hewan ke manusia apabila:
Digigit oleh hewan yang terinfeksi virus cacar monyet
Bersentuhan langsung dengan cairan yang dikeluarkan oleh hewan yang terkena cacar monyet, seperti darah, nanah, dan lain-lain
Menyentuh luka yang dimiliki oleh hewan dengan penyakit cacar monyet
Memakan daging hewan yang terinfeksi virus cacar monyet
Menggunakan produk dari hewan yang terkena cacar monyet, seperti kulit atau bulunya
Manusia ke Manusia
Penularan virus cacar monyet juga bisa terjadi dari manusia ke manusia apabila:
Terpapar cairan, seperti droplets bersin dan batuk dari orang yang terinfeksi cacar monyet.
Menyentuh dan menggunakan barang-barang pribadi miliki penderita cacar monyet, seperti pakaian, handuk, tempat tidur, dan lain-lain.
Menyentuh bagian kulit dari penderita cacar monyet yang luka dan melepuh.
Melakukan hubungan seksual dengan orang yang mengidap cacar monyet.
Gejala Cacar Monyet
Jika penularan terjadi dan virus berhasil menginfeksi tubuh seseorang, ada sejumlah gejala yang akan dirasakan. Mengutip dari laman situs World Health Organization (WHO), berikut adalah gejala-gejala dari cacar monyet:
Demam
Sakit kepala
Nyeri pada bagian tubuh tertentu
Sakit punggung
Mudah lelah karena tidak berenergi
Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening
Gejala di atas muncul sekitar dua minggu setelah infeksi terjadi. Setelah itu, muncul gejala lain berupa:
Ruam pada wajah, telapak tangan dan kaki, mulut, selangkangan, dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Muncul luka atau lesi pada permukaan kulit dalam jumlah yang banyak.
Apabila memiliki gejala-gejala di atas atau telah melakukan kontak dengan penderita cacar monyet, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mengetahui langkah penanganan yang tepat.
Cara Mengobati Cacar Monyet
Gejala yang ditimbulkan oleh infeksi cacar monyet biasanya akan berlangsung dua hingga tiga minggu. Gejalanya biasanya dapat hilang dengan sendirinya.
Pemberian obat untuk mengatasi rasa nyeri dan demam juga bisa digunakan untuk meredakan gejala-gejala tersebut. Selain itu, terdapat beberapa hal penting yang perlu dilakukan oleh penderita cacar monyet:
Mengisolasi diri
Mencukupi kebutuhan cairan harian
Rajin berolahraga
Menghindari kebiasaan menggaruk kulit
Rutin membersihkan tangan sebelum dan sesudah menyentuh luka
Menjaga kulit tetap kering
Membersihkan ruam dengan air steril atau antiseptik
Cara Mencegah Cacar Monyet
Ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari penularan virus cacar monyet, yakni:
Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi cacar monyet.
Hindari kontak dan penggunaan barang yang telah digunakan oleh penderita cacar monyet.
Rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer berbasis alkohol, terutama sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, dan setelah dari toilet.
Selain itu, pencegahan cacar monyet juga dapat dilakukan dengan vaksinasi. Namun, saat ini vaksinasi dilakukan hanya untuk seseorang yang sudah melakukan kontak dengan penderita cacar monyet sebab vaksinasi massal tidak dianjurkan untuk dilakukan.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa virus penyebab cacar monyet?

Apa virus penyebab cacar monyet?
Monkeypox, yaitu virus yang tergolong dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.
Apa salah satu cara penularan cacar monyet?

Apa salah satu cara penularan cacar monyet?
Salah satu cara penularan cacar monyet adalah terpapar cairan, seperti droplets bersin dan batuk dari orang yang terinfeksi cacar monyet.
Kapan kasus pertama cacar monyet?

Kapan kasus pertama cacar monyet?
Cacar monyet pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 di negara Denmark, sedangkan kasus pertama cacar monyet ditemukan pada manusia terjadi pada tahun 1970.
