Kumparan Logo
Konten Media Partner

Captopril: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi meminum obat Captopril. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meminum obat Captopril. Foto: Unsplash

Captopril adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) serta meningkatkan persediaan darah dan oksigen ke jantung. Obat ini termasuk ke dalam golongan Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) inhibitor atau penghambat enzim pengubah angiotensin (EPA).

Menurut penelitian Captopril Improves Hypertension-Related Inflammatory Heart Process oleh Zambrano Sevilla (2010), obat ini bekerja dengan cara menghambat perubahan angiotensin 1 menjadi angiotensin 2. Angiotensin adalah hormon yang berperan dalam penyempitan pembuluh darah.

Cara kerja tersebut akan membantu melebarkan pembuluh darah. Dengan begitu, aliran darah menjadi lebih lancar dan jantung dapat memompa darah lebih efisien, sehingga terjadi penurunan tekanan darah.

Seperti yang diketahui, penurunan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Captopril juga bisa digunakan dalam pengobatan pascaserangan jantung atau penyakit ginjal akibat diabetes.

Captopril termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter. Di bagian indikasi disebutkan bahwa Captopril dapat dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa dengan dosis sesuai.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 8 data

Captopril Tablet 25 mg
Harga
Rp3.000 - Rp5.000 per strip (10 tablet)
Indikasi dan Manfaat
Mengobati hipertensi sedang hingga berat, serta gagal jantung yang tidak cukup responsif dengan diuretik.
Komposisi
Captopril 25 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: dosis awal diminum 2-3 kali sehari sebanyak 25 mg. Dosis dapat ditingkatkan hingga 100-150 mg, yang terbagi dalam 2-3 dosis setelah 2-4 minggu penggunaan.
Efek Samping
Pusing, rasa hangat di wajah, batuk kering, dan tekanan darah rendah.
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan serta terlindung dari paparan cahaya langsung dan tempat yang lembap.
Peringatan
Tidak boleh digunakan untuk ibu hamil dan menyusui, penderita gagal ginjal, diabetes melitus, dan penyakit hyperthyroid.
Golongan Obat
Obat keras

Pengertian Captopril

Captopril merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi, gagal jantung kongesti, dan penyakit ginjal akibat diabetes.

Menurut National Institute for Health and Care Excellence, Captopril bekerja dengan cara melemaskan otot pembuluh darah sehingga jantung dapat memompa darah secara efisien. Akibatnya, pembuluh darah akan melebar, sehingga meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung, serta menurunkan tekanan darah.

Captopril tersedia dalam bentuk tablet dan dapat dikonsumsi satu jam sebelum makan. Sebaiknya, obat ini dikonsumsi pada jam yang sama setiap harinya agar pengobatan maksimal.

Kandungan dan Kegunaan Captopril

Captopril merupakan obat generik, yaitu obat yang dinamai sesuai dengan kandungan zat aktif yang dimiliki. Sediaan obat ini berbentuk tablet dan tersedia dengan komposisi Captopril 12,5 mg, 25 mg, atau 50 mg.

Sebagai obat antihipertensi, Captopril dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Obat ini hanya boleh dikonsumsi dengan resep dokter.

Menurut penelitian Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ACEI) oleh Linda L. Herman, dkk. (2022), obat ini bekerja dengan cara menghambat perubahan angiotensin 1 menjadi angiotensin 2 sehingga terjadi vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah). Vasodilatasi secara langsung akan menurunkan tekanan darah.

Ilustrasi obat Captopril. Foto: Unsplash

Anjuran Dosis Captopril

Sebagai golongan obat keras, penggunaan Captopril harus sesuai petunjuk dokter. Berikut anjuran dosis dan aturan pakai Captopril sesuai kondisi pasien:

Dosis Captopril (Hipertensi Ringan hingga Sedang)

  • Dewasa: dosis awal diminum 2-3 kali sehari sebanyak 12,5 mg. Dosis dapat ditingkatkan hingga 100 mg, yang terbagi dalam 2-3 dosis setelah 2-4 minggu penggunaan.

Dosis Captopril (Hipertensi Berat)

  • Dewasa: dosis awal 25 mg diminum 2-3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan bertahap menjadi maksimal 50 mg diminum 3 kali sehari.

Dosis Captopril (Gagal Jantung)

  • Dewasa: dosis awal 25 mg diminum 3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan bertahap menjadi 50-100 mg diminum 3 kali sehari.

Dosis Captopril (Nefropati Diabetik)

  • Dewasa: dosis 25 mg diminum 3 kali sehari.

Jika ingin mengonsumsi Captopril, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi, seperti neutropenia, trombositopenia, dan anemia.

Kontraindikasi Captopril

Sebelum mengonsumsi Captopril, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki kondisi berikut:

  • Hipersensitif terhadap Captopril atau penghambat EPA lainnya.

  • Pasien yang menderita gagal ginjal, diabetes melitus, dan penyakit hyperthyroid.

  • Wanita hamil dan menyusui.

Efek Samping Captopril

Sama seperti obat-obatan lainnya, Captopril memiliki sejumlah efek samping bisa terjadi. Beberapa efek samping yang dapat muncul setelah mengonsumsi Captopril, di antaranya:

  • Pusing dan sakit kepala

  • Kehilangan kemampuan merasa

  • Batuk kering

  • Tekanan darah rendah

  • Mulut kering

  • Jantung berdebar

  • Pruritus (gatal)

Pemakaian obat Captopril dapat memiliki efek samping yang berbeda bagi setiap orang. Selain itu, penggunaan obat ini juga dapat memicu reaksi alergi pada kulit, hipotensi, dan nyeri dada.

Jika mengalami efek samping di atas yang tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis segera.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara kerja Captopril?

chevron-down

Captopril bekerja dengan cara melemaskan otot pembuluh darah sehingga pembuluh darah akan melebar dan terjadi penurunan tekanan darah.

Apa itu obat ACE inhibitor?

chevron-down

Obat golongan Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) inhibitor atau penghambat enzim pengubah angiotensin (EPA) adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat perubahan angiotensin 1 menjadi angiotensin 2.

Captopril golongan obat apa?

chevron-down

Captopril termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter.