Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cara Cek Mental Health untuk Diagnosis Penyakit Mental

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kesehatan mental merupakan kesehatan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Kesehatan mental merupakan kesehatan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Foto: Pexels.com

Daftar isi

Kesehatan mental adalah salah satu hal yang penting untuk dijaga. Sama halnya dengan kesehatan fisik, ada sejumlah cara cek mental health yang dilakukan oleh para ahli. Penting untuk diingat bahwa cara cek mental health dilakukan untuk mendiagnosis adanya penyakit mental pada seseorang.

Sampai saat ini, tidak ada tes akurat yang menyatakan seseorang 100% sehat secara mental. Sebaliknya, tes dilakukan untuk mendiagnosis penyakit mental dibuat oleh tenaga ahli profesional untuk melakukan evaluasi kondisi mental secara keseluruhan.

Artikel ini akan membahas mengenai tes untuk mengecek kesehatan mental. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Mental Health?

Menurut World Health Organization atau WHO, mental health adalah kondisi kesejahteraan mental yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi tekanan dalam hidup, menyadari kemampuannya, belajar serta bekerja dengan baik, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar.

Mental yang sehat bukan hanya dilihat dari kondisi seseorang tidak memiliki gangguan mental. Kesehatan mental ditandai dengan adanya perasaan sejahtera dari sisi psikologis.

Kondisi kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Bahkan, kesehatan mental bisa berdampak pada kesehatan fisik.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek kondisi mental seseorang. Pengecekan kesehatan mental biasanya dilakukan apabila seseorang mengalami sejumlah gejala, seperti:

  • Menghindari aktivitas sosial

  • Perubahan suasana hati yang dramatis

  • Merasa cemas, khawatir, atau takut

  • Memiliki perasaan tidak berharga, mudah marah, dan frustasi

  • Kurang berenergi dan mudah lelah

  • Suasana hati yang selalu rendah atau perasaan sedih

  • Kesulitan berkonsentrasi

  • Kesulitan mengatasi stres setiap hari

  • Memiliki pikiran untuk mencelakai diri sendiri atau bunuh diri

Jika memiliki gejala-gejala di atas, silakan hubungi tenaga ahli profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara Cek Mental Health

Jika memiliki kekhawatiran terkait kondisi kesehatan mental yang dialami, langkah pertama yang dilakukan adalah memeriksakannya ke dokter untuk melakukan penilaian terhadap kondisi mental. Cara cek mental health yang dilakukan biasanya berupa pemeriksaan fisik, tes laboratorium, kuesioner, dan wawancara.

1. Pemeriksaan Fisik dan Tes Laboratorium

Pemeriksaan fisik dan tes laboratorium biasanya dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan masalah fisik yang menyebabkan kesehatan mental terganggu. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, ada masalah kesehatan fisik, seperti hipotiroidisme yang memiliki gejala yang hampir sama dengan depresi.

Untuk itu, pemeriksaan fisik dan tes laboratorium perlu dilakukan agar mengetahui apakah gejala depresi disebabkan oleh masalah kesehatan fisik atau mental.

2. Pemeriksaan Riwayat Hidup

Dokter juga berkemungkinan akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait riwayat hidup seseorang. Pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti hubungan dengan keluarga, teman, pasangan, pekerjaan atau sekolah, dan hal yang membuat seseorang depresi.

3. Skrining Kondisi Mental

Salah satu cara cek mental health adalah dengan skrining kondisi mental seseorang. Foto: Pexels.com

Dokter juga akan melakukan evaluasi kesehatan mental yang dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan tentang perasaan, perilaku, serta pikiran seseorang. Pasien biasanya akan diminta untuk menggambarkan gejala yang dirasakan, kapan gejala tersebut terjadi, seberapa sering gejala tersebut dialami.

Skrining ini mungkin dilakukan secara wawancara atau pengisian kuesioner untuk mengetahui kondisi mental yang dimiliki oleh pasien.

4. Melakukan Diagnosis Penyakit Mental

Setelah melakukan skrining terkait kondisi mental dan riwayat hidup seseorang, PCP atau primary care physician juga dapat membuat diagnosa terkait gangguan mental yang dialami oleh seseorang.

Gejala yang menentukan setiap penyakit mental telah dijelaskan lebih rinci dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition oleh American Psychiatric Association. Manual ini digunakan oleh tenaga ahli kesehatan mental untuk mendiagnosis kondisi mental seseorang.

5. Tes Psikologi

Tes psikologi adalah tes yang menjadi alat penilaian terkait kondisi psikologis seseorang yang diberikan oleh seorang psikologi. Beberapa jenis tes psikologi yang dapat digunakan untuk membantu memperjelas diagnosis meliputi:

  • Beck Depression Inventory (BDI)

  • Dissociative Experiences Scale

  • Goldberg Bipolar Spectrum Screening Questionnaire

  • Hamilton Anxiety Scale (HAM-A)

  • Schizophrenia Test and Early Psychosis Indicator (STEP)

  • Yale-Brown Obsessive Compulsive Scale

Hasil tes psikologis ini dilakukan untuk mendukung hasil diagnosis yang telah dilakukan. Apabila hasil diagnosis menyebutkan bahwa seseorang memiliki gangguan mental, pasien akan dirujuk untuk mendapatkan penanganan, seperti psikoterapi, terapi obat-obatan, dan lain-lain.

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Kunci dari menjaga kesehatan mental adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Foto: Pexels.com

Kesehatan mental berkaitan dengan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Hal ini mempengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasakan, bertindak, membuat pilihan, dan berhubungan dengan orang lain.

Menjaga kesehatan mental sangatlah penting. Hal ini bisa dilakukan dengan merawat dan menjaga kesehatan diri sendiri. Mengutip dari National Institute of Mental Health, berikut cara menjaga kesehatan mental:

  • Berolahragalah secara teratur setiap hari, paling tidak berjalan kaki selama 30 menit untuk membantu meningkatkan suasana hati dan meningkatkan kesehatan fisik.

  • Makan makanan sehat dan teratur dan tetap terhidrasi untuk meningkatkan energi dan konsentrasi harian. Selain itu, batasi minuman berkafein seperti minuman ringan atau kopi yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

  • Cukupkan istirahat sebab tidur memiliki hubungan yang erat dengan kondisi mental seseorang. Buatlah jadwal tidur agar tidur bisa teratur dengan mudah.

  • Cobalah kegiatan santai untuk relaksasi tubuh dan pikiran, seperti meditasi dan yoga ataupun menulis jurnal harian.

  • Tetapkan tujuan dan prioritas agar bisa fokus kepada hal tersebut dan bisa mengabaikan hal-hal yang tidak penting.

  • Fokus pada energi-energi positif dan cobalah untuk mengelola pikiran negatif yang menjebak pikiran seseorang.

  • Tetaplah berhubungan baik dengan keluarga dan teman agar bisa memperoleh dukungan emosional dan bantuan praktis.

Saat ini, ada banyak jenis cara cek mental health online. Penting untuk diingat bahwa hasil skrining online bukanlah pengganti evaluasi kesehatan mental yang tepat.

Apabila merasa memiliki gangguan mental, periksakan ke tenaga ahli profesional untuk mendapatkan jawaban yang tepat mengenai kondisi kesehatan mental dan penanganannya.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa tanda seseorang memiliki gangguan mental?

chevron-down

Tanda seseorang mengalami gangguan mental adalah menghindari aktivitas sosial, perubahan suasana hati yang dramatis, merasa cemas, khawatir, atau takut, dan lain-lain.

Apa jenis penyakit yang memiliki gejala yang sama dengan depresi?

chevron-down

Hipotiroidisme.

Apa saja jenis tes psikologi untuk mengetahui kondisi mental health?

chevron-down

Contoh tes psikologi yang dilakukan adalah Beck Depression Inventory (BDI), Dissociative Experiences Scale, Goldberg Bipolar Spectrum Screening Questionnaire, dan lain-lain.