Cara Menghilangkan Kolesterol di Leher secara Medis dan Alami

Konten Media Partner
6 September 2022 11:03
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Cara menghilangkan kolesterol di leher dapat dilakukan pengobatan tertentu atau cara alami. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Cara menghilangkan kolesterol di leher dapat dilakukan pengobatan tertentu atau cara alami. Foto: Pexels.com
ADVERTISEMENT
Kadar kolesterol bisa menumpuk pada bagian tubuh tertentu, termasuk leher. Cara menghilangkan kolesterol di leher dapat dilakukan dengan pengobatan tertentu atau cara alami.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kolesterol merupakan lemak yang banyak terdapat dalam darah, otak, empedu, dan batu empedu. Kolesterol yang terletak pada saraf dan jaringan mempunyai peranan penting dalam pengangkutan lemak dan pembuatan hormon.
Jika kadar kolesterol naik, termasuk pada leher, hal ini dapat menyebabkan penumpukan atau plak pada arteri yang bisa berakibat menghambat aliran darah melalui arteri. Hal tersebut bisa menyebabkan komplikasi, seperti sakit dada, serangan jantung, atau stroke.
Ada banyak yang dapat dilakukan sebagai cara menghilangkan kolesterol di leher. Berikut adalah cara-cara yang dilakukan untuk mengurangi kadar kolesterol di leher.

Cara Menghilangkan Kolesterol di Leher

Mengutip dari jurnal An Overview of Cholesterol Management oleh Robyn A. Burns Schaiff, dkk, berikut adalah cara-cara menghilangkan kolesterol di berbagai bagian tubuh, termasuk leher.
ADVERTISEMENT

1. Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

Pola makan dan gaya hidup memiliki hubungan dengan penumpukan plak kolesterol di leher, dan berbagai bagian tubuh lainnya. Berikut adalah perubahan pola makan dan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi kadar kolesterol:
  • Jika memiliki kebiasaan merokok, coba lah pertimbangkan untuk berhenti
  • Pertahankan berat badan yang sehat untuk tipe tubuh seseorang untuk menghindari obesitas yang dapat menyebabkan kolesterol
  • Cobalah untuk berolahraga hampir setiap hari dalam satu minggu selama 30 menit
  • Konsumsi lebih banyak makanan sehat jantung dan makanan yang kaya serat larut dan asam lemak omega-3
  • Batasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh yang dapat memperparah penumpukan plak kolesterol
  • Pertimbangkan untuk menghilangkan makanan dengan lemak trans dari hidangan harian penderita
  • Cukupi kebutuhan cairan harian
  • Ambil langkah-langkah untuk mengurangi stres.
ADVERTISEMENT

2. Mengonsumsi Obat untuk Kolesterol Tinggi

Salah satu cara menghilangkan kolesterol di leher adalah mengonsumsi obat-obatan untuk kolesterol tinggi. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu cara menghilangkan kolesterol di leher adalah mengonsumsi obat-obatan untuk kolesterol tinggi. Foto: Pexels.com
Sebagian besar kasus kolesterol tinggi dapat diatasi dengan pemberian obat-obatan untuk kolesterol tinggi. Dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan tertentu, seperti:
  • Statin, seperti lovastatin, atorvastatin
  • Inhibitor penyerapan kolesterol, seperti cholestyramine
  • Obat suntik evolocumab

3. Minum Suplemen

Minum suplemen yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi kadar kolesterol, di antaranya adalah:
  • Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3 docosahexaenoic acid (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol total.
  • Psyllium, yaitu bentuk serat larut yang tersedia sebagai suplemen yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh arteri yang tersumbat pada pasien yang memiliki atau tanpa kolesterol tinggi.
  • Koenzim Q10 adalah bahan kimia makanan yang membantu sel menghasilkan energi, yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi kolesterol total.
ADVERTISEMENT

4. Gunakan Bahan Alami

Ada berbagai macam bahan alami yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi kadar kolesterol pada tubuh. Beberapa di antaranya adalah:
  • Beras ragi merah yang mengandung monacolin K dalam jumlah besar. Zat ini secara kimiawi identik dengan bahan aktif dalam obat penurun kolesterol lovastatin.
  • Bawang putih adalah umbi yang telah digunakan sebagai bahan memasak dan obat-obatan. Bahan alami ini dapat bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol.
  • Biji rami dan minyak biji rami yang mengandung kadar asam alfa-linolenat (ALA) yang tinggi. Zat ini adalah asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan mengurangi kadar kolesterol.

5. Penanganan Medis

Penimbunan kolesterol juga dapat diatasi menggunakan penanganan medis. Berikut adalah sejumlah metode medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi kolesterol:
ADVERTISEMENT
  • Pemberian asam trikloroasetat topikal dengan mengoleskan asam ini ke timbunan kolesterol pasien. Setelah mengoles asam tersebut dalam 30 detik-2 menit, dokter akan membilas asam dengan air dingin dan mengoleskan salep antibiotik.
  • Elektrodekasi dan kuretase (ED&C), yakni teknik bedah yang dilakukan untuk mengikis atau membakar timbunan kolesterol pada.
  • Cryotherapy, yaitu teknik yang menerapkan agen pembekuan pada deposit kolesterol. Agen ini menghancurkan sel-sel di dalam deposit.
  • Ablasi laser, yaitu cara yang dilakukan dengan memfokuskan sinar laser ke deposit kolesterol untuk membakar jaringan lemak.
  • Eksisi, yaitu operasi pengangkatan penimbunan kolesterol dengan memotongnya dari kulit

Beda Nyeri Leher Kolesterol dan Asam Urat

Beda nyeri kolesterol dan asam urat adalah terletak pada penyebabnya. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Beda nyeri kolesterol dan asam urat adalah terletak pada penyebabnya. Foto: Pexels.com
Beda nyeri leher kolesterol dan asam urat adalah terletak pada penyebabnya. Nyeri leher kolesterol terjadi akibat tingginya kadar kolesterol karena adanya penumpukan lemak, sedangkan nyeri pada bagian leher akibat asam urat berupa rasa sakit yang muncul pada leher, baik di area belakang, kanan, kiri, atau depan yang timbul akibat kadar tinggi purin yang tinggi.
ADVERTISEMENT

Penyebab Kolesterol Tinggi

Penyebab utama tingginya kadar kolesterol yang tinggi adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol, lemak jenuh, dan lemak trans. Selain itu, kondisi obesitas juga bisa meningkatkan risiko naiknya kadar kolesterol.
Faktor gaya hidup juga berkontribusi besar pada penaikan faktor risiko kolesterol tinggi, seperti kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok.
Tak sampai di situ, genetika juga dapat mempengaruhi peluang pada pasien untuk mengembangkan kolesterol tinggi. Gen diturunkan dari orang tua ke anak-anak.
Gen tertentu menginstruksikan tubuh untuk memproses kolesterol dan lemak dengan banyak. Jika orang tua memiliki kolesterol tinggi, anaknya mungkin berisiko lebih besar untuk memilikinya kolesterol tinggi juga.
Pada sebagian besar, kolesterol yang tinggi tidak menyebabkan gejala tertentu pada penderitanya. Mengobati kolesterol yang tinggi, baik dengan cara alami maupun perawatan medis, dapat membantu mencegah gejala dan komplikasi kolesterol tinggi.
ADVERTISEMENT
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Apa manfaat kolesterol?
chevron-down
Apa dampak kolesterol tinggi?
chevron-down
Apa manfaat bawang putih bagi tubuh?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020