Ciri-Ciri Paru-Paru Basah, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Paru-paru basah adalah istilah awam yang menggambarkan kondisi ketika paru-paru mengalami peradangan, sehingga menimbulkan penumpukan cairan pada jaringan paru. Ciri-ciri paru-paru basah itu sendiri, yakni batuk kering, nyeri pada dada, demam, nafsu makan hilang, lemas, hingga mual.
Semua ciri-ciri tersebut perlu untuk diwaspadai, supaya bisa dilakukan pencegahan. Paru-paru basah disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Simak ulasan lengkap tentang ciri-ciri paru-paru basah berikut ini.
Ciri-Ciri Paru-Paru Basah
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, paru-paru basah atau bahasa medisnya disebut dengan pneumonia menandakan kondisi peradangan yang terjadi pada paru-paru, sehingga menimbulkan penumpukan cairan pada jaringan paru.
Paru-paru basah sering kali ditandai dengan sejumlah gejala fisik yang mengganggu. Dikutip dari WebMD, berikut ciri-ciri paru-paru basah yang perlu Anda waspadai.
1. Batuk
Bagi pengidap pneumonia, batuk menjadi salah satu gejala yang cukup sering dialami. Batuk pada pneumonia biasanya disertai dengan adanya lendir kehijauan, kuning, atau bahkan berdarah.
2. Demam
Demam pada pengidap paru-paru basah biasanya bisa mencapai 41 derajat celsius. Karena tingginya suhu yang dialami oleh para pengidapnya, tubuh sering memberikan efek menggigil dan keringat dingin.
3. Bibir, kuku, dan kulit membiru
Pengidap pneumonia akan mengalami perubahan warna di beberapa area tubuh, mulai dari bibir, kuku, hingga kulit. Penyebabnya karena demam tinggi hingga rasa dingin yang dialami oleh para penderitanya.
4. Mudah lelah
Mudah lelah menjadi gejala dari pneumonia yang membuat pengidapnya kehilangan nafsu makan, bahkan kesulitan untuk melakukan aktivitas berat. Itu sebabnya, beberapa pengidap paru-paru basah sulit untuk melakukan aktivitas berat.
5. Sesak napas
Pneumonia biasanya menyebabkan napasnya menjadi lebih cepat, dangkal, dan disertai dengan nyeri di area dada. Perasaan sesak napas pada pengidap paru-paru basah biasanya disertai dengan perasaan dada seperti ditusuk.
Perlu diketahui, biasanya ciri-ciri paru basah karena infeksi bakteri lebih parah dibanding pneumonia yang disebabkan oleh infeksi lainnya. Namun, gejala yang muncul lebih mudah terlihat saat pneumonia muncul karena infeksi virus.
Penyebab Paru-Paru Basah
Paru-paru basah pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Menurut laman World Health Organization, berikut beberapa penyebab paru-paru basah yang paling umum, di antaranya:
Streptococcus pneumoniae adalah salah satu jenis bakteri yang umum menyerang pada anak-anak.
Haemophilus Influenzae tipe B adalah jenis lain dari bakteri yang umum menjadi penyebab timbulnya paru-paru basah pada semua kalangan umur.
Respiratory Syncytial Virus adalah virus yang umum menjadi penyebab timbulnya penyakit.
Pneumocystis jirovecii adalah penyebab umum yang bertanggungjawab atas kematian seperempat dari keseluruhan bayi atau anak-anak akibat paru-paru basah.
Mycoplasma pneumoniae adalah bakteri yang biasanya menginfeksi orang yang berusia di bawah 40 tahun, terutama yang tinggal dan bekerja dalam kondisi ramai.
Chlamydophila pneumoniae adalah infeksi saluran pernapasan atas sepanjang tahun, tetapi juga dapat menyebabkan pneumonia ringan.
Selain yang telah disebutkan, berbagai hal pun bisa menjadi penyebab seseorang terkena pneumonia, di antaranya berbagai macam polutan rumah tangga, seperti debu, asap bakaran sampah, paparan asap rokok, hingga konsumsi alkohol yang berlebihan.
Selain itu, dikutip dari Healthline, berbagai kondisi di bawah ini juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami pneumonia.
Bayi sejak lahir sampai usia 2 tahun.
Orang berusia 65 tahun ke atas.
Orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena penyakit atau penggunaan obat-obatan, seperti steroid atau obat kanker tertentu.
Orang dengan kondisi medis kronis tertentu, seperti asma, fibrosis kistik, diabetes, atau gagal jantung.
Orang yang baru saja mengalami infeksi saluran pernapasan, seperti pilek atau flu.
Orang yang baru saja atau sedang dirawat di rumah sakit, terutama jika mereka sedang atau menggunakan ventilator.
Orang yang pernah mengalami stroke, kesulitan menelan, atau memiliki kondisi yang menyebabkan imobilisasi.
Orang yang merokok, menggunakan jenis obat tertentu, atau minum alkohol dalam jumlah berlebihan.
Orang yang pernah terpapar iritasi paru-paru, seperti polusi, asap, dan bahan kimia tertentu.
Cara Mengobati Paru-Paru Basah
Paru-paru basah dapat diobati untuk mencegah terjadinya komplikasi. Biasanya dokter akan menyarankan untuk para pengidapnya untuk mengonsumsi obat-obatan. Menyadur dari berbagai sumber, berikut beberapa obat-obat yang perlu dikonsumsi oleh para pengidapnya.
1. Obat antibiotik
Sebagaimana yang diketahui, paru-paru basah disebabkan oleh infeksi bakteri. Maka itu, pengidapnya perlu mengonsumsi obat antibiotik yang perlu dikonsumsi hingga habis, seperti azithromycin, clarithromycin, levofloxacin, ceftriaxone, penisilin, atau doxycycline.
2. Obat antivirus
Selain antibiotik, ada juga pengobatan paru-paru basah yang dilakukan dengan mengonsumsi obat antivirus, seperti oseltamivir, zanamivir, ribavirin, atau faviriparis untuk mengobati pneumonia akibat infeksi virus.
3. Obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS)
Obat lain dari paru-paru basah adalah Obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS) yang digunakan untuk mengatasi gejala demam dan nyeri dada. OAINS yang dapat dikonsumsi, yakni paracetamol dan ibuprofen.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Paru-paru basah karena apa?

Paru-paru basah karena apa?
Paru-paru basah adalah kondisi di mana paru-paru mengalami peradangan, sehingga menimbulkan penumpukan cairan pada jaringan paru karena infeksi virus.
Apa gejala awal penyakit paru-paru?

Apa gejala awal penyakit paru-paru?
Gejala awal dari paru-paru basah itu sendiri, yakni batuk kering, nyeri pada dada, demam, nafsu makan hilang, lemas, hingga mual.
Bagaimana cara menghilangkan paru-paru basah?

Bagaimana cara menghilangkan paru-paru basah?
Paru-paru basah dapat diobati untuk mencegah terjadinya komplikasi, biasanya dokter akan menyarankan untuk para pengidapnya untuk mengonsumsi obat-obatan.
