Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dexamethasone Tablet: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping

Kata Dokter

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi obat Dexamethasone. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Dexamethasone. Foto: Unsplash

Dexamethasone tablet adalah golongan obat kortikosteroid yang berfungsi untuk menghambat produksi zat yang menyebabkan peradangan pada tubuh. Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi alergi dan peradangan pada sejumlah kondisi, seperti gatal pada kulit, dermatitis, pembengkakan, dan peradangan paru-paru.

Menurut Donavon B. Johnson dalam artikel ilmiah berjudul Dexamethasone (2022), Dexamethasone merupakan golongan obat antiradang yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi peradangan, seperti radang sendi, reaksi alergi, penyakit kulit, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.

Dexamethasone termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai resep dan anjuran dokter. Di bagian indikasi disebutkan bahwa Dexamethasone dapat dikonsumsi oleh anak-anak berusia 6-12 tahun dan orang dewasa.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 8 data

Dexamethasone 0,5 mg
Harga
Rp2.000 - Rp10.000 per strip (10 tablet)
Indikasi dan Manfaat
Mengobati peradangan dan meredakan alergi.
Komposisi
Dexamethasone 0,5 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: diminum 2-3 kali sehari sebanyak 1 tablet (0,5 mg) Anak-anak usia 6-12 tahun: diminum 2-3 kali sehari sebanyak ½ tablet (0,25 mg).
Efek Samping
Pusing, sakit kepala, dan penglihatan kabur.
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu ruangan serta terlindung dari paparan cahaya langsung dan tempat yang lembap.
Peringatan
Tidak boleh digunakan untuk pasien dengan riwayat penyakit jantung, diabetes, serta ibu hamil dan menyusui.
Golongan Obat
Obat Keras

Dexamethasone Tablet Obat untuk Apa?

Dexamethasone merupakan obat generik, yaitu obat yang dinamai sesuai dengan kandungan zat aktif yang dimiliki. Dexamethasone termasuk dalam kelompok obat kortikosteroid yang dapat mencegah peradangan.

Menurut Alexander Hodgens dan Tariq Sharman dalam artikel ilmiah berjudul Corticosteroids (2022), kortikosteroid bekerja dengan cara menghambat produksi zat yang menimbulkan peradangan dalam tubuh. Dengan cara kerja tersebut, obat ini dapat mencegah dan meredakan gejala yang ditimbulkan, seperti peradangan, reaksi alergi, dan pembengkakan.

Dexamethasone juga bekerja sebagai imunosupresan dalam menurunkan aktivitas dan kerja sistem imun. Selain itu, obat ini diklaim dapat mengurangi gejala trombositopenia idiopatik, yakni penyakit yang menyebabkan tubuh mudah memar atau berdarah.

Penggunaan Dexamethasone juga dapat dipakai untuk mengobati peradangan dan gangguan alergi yang peka terhadap kortikosteroid, seperti:

  • Dermatitis akut atau kronik (gangguan kulit)

  • Urtikaria atau biduran

  • Keratitis (peradangan pada kornea mata)

  • Konjungtivitis alergi

  • Rhinitis alergi (peradangan hidung yang terjadi karena sistem imun menurun)

Dosis dan Aturan Pakai Dexamethasone Tablet

Ilustrasi konsumsi Dexamethasone harus sesuai petunjuk dokter. Foto: Unsplash

Sebagai golongan obat keras, penggunaan Dexamethasone tablet harus sesuai petunjuk dokter dan panduan informasi yang tertera pada kemasan obat. Berikut anjuran dosis dan aturan pakai Dexamethasone tablet secara umum:

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: diminum 2-3 kali sehari sebanyak 1 tablet (0,5 mg). Obat ini dapat dikonsumsi sesudah makan.

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: diminum 2-3 kali sehari sebanyak ½ tablet (0,25 mg). Obat ini dapat dikonsumsi sesudah makan.

Jika ingin mengonsumsi Dexamethasone, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti pankreatitis akut, peningkatan infeksi, dan hipertensi intrakranial idiopatik.

Kontraindikasi Dexamethasone Tablet

Sebelum mengonsumsinya, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki kondisi berikut:

  • Hipersensitif terhadap zat aktif dexamethasone.

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari.

  • Pasien yang memiliki infeksi kulit atau luka terbuka di kulit.

  • Pasien yang memiliki penyakit infeksi jamur, infeksi bakteri, atau infeksi virus seperti herpes.

  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit tukak lambung, katarak, gagal jantung, penyakit liver, atau gangguan mental seperti depresi.

Perlu diperhatikan, obat ini tidak dapat digunakan untuk pengobatan nyeri otot dan sakit punggung. Selain itu, obat ini dapat menimbulkan agranulositosis (penyakit yang menyerang sumsum tulang) yang berakibat fatal, sehingga sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang secara terus-menerus.

Efek Samping Dexamethasone Tablet

Ilustrasi salah satu efek samping Dexamethasone adalah sakit perut dan mual. Foto: Unsplash

Sama seperti obat-obatan lain, Dexamethasone juga memiliki efek samping yang bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Beberapa efek samping Dexamethasone yang dapat muncul, di antaranya:

  • Sakit perut, mual, dan muntah

  • Mengantuk

  • Pusing, vertigo, atau sakit kepala

  • Peningkatan nafsu makan

  • Penglihatan kabur

  • Mulut kering

  • Lemah otot

  • Kenaikan berat badan

  • Tekanan darah tinggi

Selain efek samping di atas, penggunaan Dexamethasone tablet dalam jangka panjang dapat menyebabkan beberapa kondisi medis sebagai berikut.

  • Sindrom Cushing, yakni kumpulan gejala seperti muka tembem (moon face), penebalan kulit seperti selulit pada punggung dan perut, hipertensi, penurunan toleransi terhadap karbohidrat, dan gejala-gejala lainnya.

  • Insufisiensi adrenal, yakni kelainan hormonal karena kelenjar adrenal tidak dapat memproduksi hormon kortisol dalam kadar yang cukup. Akibatnya, tubuh akan mengalami sejumlah gejala, seperti lemas berkepanjangan, anoreksia, warna kulit menggelap, hingga depresi.

Jika mengalami efek samping di atas, segera periksakan diri ke dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara kerja Dexamethasone?

chevron-down

Dexamethasone bekerja dengan cara menghambat produksi zat yang menimbulkan peradangan dalam tubuh, sehingga dapat mencegah dan meredakan peradangan, reaksi alergi, dan pembengkakan.

Dexamethasone golongan obat apa?

chevron-down

Dexamethasone termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai resep dan anjuran dokter.

Apa efek samping obat Dexamethasone tablet?

chevron-down

Beberapa efek samping obat ini antara lain sakit perut, mual, muntah, mengantuk, dan sakit kepala.