Edema: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Edema adalah penumpukan cairan di dalam jaringan tubuh. Kondisi ini sering terjadi di area kaki atau lengan, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa edema bisa terjadi bagian tubuh lainnya, seperti perut atau wajah.
Pada kasus ringan, edema tidak membahayakan kesehatan tubuh. Namun, ada beberapa kasus edema yang bisa menjadi pertanda munculnya penyakit serius, seperti gagal jantung, gangguan pada hati, ginjal, hingga otak. Supaya lebih jelas, simak informasi lengkap tentang edema pada artikel di bawah ini.
Pengertian Edema
Menyadur laman National Health Service, edema adalah kondisi medis yang ditandai dengan pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh. Dibandingkan pria, edema lebih berisiko dialami oleh wanita dewasa dan gejalanya semakin parah seiring dengan bertambahnya usia.
Mayo Clinic menyebutkan bahwa edema termasuk penyakit yang dapat dialami oleh semua orang. Tidak hanya bengkak, edema juga menimbulkan gejala lainnya, seperti sesak dan nyeri di malam hari.
Edema sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari edema perifer, pedal, lymphedema, edema paru, hingga edema makula. Berikut pengertian singkat dari jenis-jenis edema.
Edema perifer adalah edema yang biasanya mempengaruhi kaki dan pergelangan kaki, tetapi juga bisa terjadi pada lengan dan dapat menjadi tanda adanya masalah sistem peredaran darah hingga ginjal.
Edema pedal adalah pembengkakan yang ditemukan pada ibu hamil atau orang lanjut usia.
Lymphedema adalah bengkak pada tangan dan kaki ini sering disebabkan oleh gangguan pada kelenjar getah bening yang berfungsi menyaring zat sisa dan bakteri dari tubuh.
Edema paru adalah bengkak yang terjadi ketika cairan menumpuk pada kantong udara di paru-paru, pulmonary edema (pembengkakan paru-paru karena penumpukan cairan) dapat terjadi.
Edema serebri adalah pembengkakan yang terjadi karena trauma, pembuluh darah otak yang tersumbat atau pecah, tumor, atau reaksi alergi.
Edema makula terjadi ketika cairan menumpuk pada bagian mata yang bernama makula.
Penyebab Edema
Edema terjadi ketika cairan di pembuluh darah keluar ke jaringan di sekitarnya. Cairan ini membuat menumpuk dan membuat jaringan tubuh menjadi bengkak. Pada kasus ringan, edema diakibatkan oleh kebiasaan berdiri terlalu lama, mengonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, hingga kehamilan.
Selain penyebab ringan yang disebutkan di atas, ada juga beberapa penyebab edema yang terjadi karena gangguan kesehatan serius. Menyadur laman Cleveland Clinic, berikut informasinya.
1. Kekurangan protein albumin
Protein albumin berperan menjaga cairan tetap berada dalam pembuluh darah. Kekurangan protein dan albumin ini bisa disebabkan oleh malnutrisi dan sirosis. Kondisi ini juga menyebabkan cairan di dalam pembuluh darah keluar dan menumpuk, sehingga menyebabkan edema.
2. Reaksi alergi
Reaksi alergi yang terjadi karena gigitan serangga atau bulu hewan dapat menyebabkan edema. Hal ini terjadi karena respons tubuh terhadap alergen membuat cairan di dalam pembuluh darah keluar ke area tersebut.
3. Gagal jantung
Gagal jantung menjadi penyebab lain dari edema. Kondisi ini terjadi karena jantung tidak berfungsi dengan baik, sehingga salah satu atau kedua bilik jantung akan kehilangan kemampuan memompa darah secara efektif. Akibatnya, cairan akan menumpuk secara perlahan dan menimbulkan edema di kaki, paru-paru, atau perut.
4. Penyakit ginjal
Penyakit ginjal juga bisa menjadi pemicu munculnya edema, khususnya sindrom nefrotik dan gagal ginjal kronis. Kondisi ini terjadi karena cairan dalam tubuh tidak dapat dibuang melalui ginjal yang rusak, sehingga terjadi penumpukan. Edema yang disebabkan karena ginjal terjadi di sekitar kaki atau area mata.
5. Gangguan sistem aliran getah bening
Sistem aliran getah bening berfungsi untuk membersihkan cairan berlebih dari jaringan. Kerusakan pada sistem ini dapat menyebabkan kelenjar getah bening di suatu area tubuh tidak berfungsi dengan baik, sehingga terjadi penumpukan cairan.
Gejala Edema
Selain bengkak yang dialami oleh pengidapnya, edema juga bisa menimbulkan beberapa gejala lainnya. Menyadur laman Web MD, berikut beberapa gejala edema yang perlu kalian ketahui.
Bengkak, mengembang, dan kulit yang mengkilap
Kulit yang berubah menjadi lesung setelah ditekan
Kenyal pada engkel, wajah, atau mata
Bagian tubuh terasa sakit dan sendi kaku
Kenaikan atau penurunan berat badan
Tangan dan pembuluh leher yang tampak penuh
Sakit kepala
Sakit perut
Mual dan muntah
Perubahan kebiasaan buang air besar
Lesu dan linglung
Kelainan visual
Cara Mengobati Edema
Edema termasuk kondisi yang menyebabkan pengidapnya merasakan gejala yang tidak nyaman. Lantas, bagaimana cara mengobati edema? Menyadur laman Healthline, berikut informasinya.
Melakukan olahraga sedang setiap harinya
Menggunakan stoking kompresi
Melakukan akupuntur atau pijat
Mengonsumsi ekstrak biji anggur, yang dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mengurangi edema karena gangguan pembuluh darah vena
Menghentikan konsumsi alkohol, mengurangi asupan garam, dan obat diuretik
Cara Mencegah Edema
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit edema ini, berikut beberapa cara mencegah edema yang bisa dilakukan.
Elevasi atau meninggikan anggota tubuh yang terkena edema lebih tinggi dari posisi jantung, selama beberapa kali dalam sehari
Menggerakkan otot pada daerah yang terkena edema, bisa membantu memompa kelebihan cairan kembali ke jantung
Mengurangi untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud edema?

Apa yang dimaksud edema?
Edema adalah kondisi medis yang ditandai dengan pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh.
Apa saja jenis edema?

Apa saja jenis edema?
Edema sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari edema perifer, pedal, lymphedema, edema paru, hingga edema makula.
Apa yang dirasakan pengidap edema?

Apa yang dirasakan pengidap edema?
Adapun beberapa gejala yang dirasakan, mulai dari pembengkakan, sakit kepala, hingga bagian tubuh terasa sakit.
