Gangguan Kecemasan: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Gangguan kecemasan dalam psikologi bisa disebut juga dengan anxiety disorder. Kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala, mulai dari rasa ketakutan, jantung berdebar-debar, hingga otot-otot yang menegang. Jika terjadi dalam waktu yang sering, gangguan kecemasan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pada beberapa kasus, gangguan kecemasan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe, di antaranya panic disorder, phobia, social anxiety disorder, hingga obsessive compulsive disorder. Untuk mengobati kondisi ini, pengidap anxiety disorder bisa mengonsumsi beberapa obat-obatan, seperti propranolol, diazepam, hingga pregabalin.
Pengertian Gangguan Kecemasan dalam Psikologi
Menurut laman Mayo Clinic, gangguan kecemasan adalah rasa cemas yang berlebihan terhadap ancaman yang belum tentu nyata. Umumnya, kondisi ini dialami ketika seseorang cemas terhadap situasi tertentu, mulai dari wawancara kerja, sebelum ujian, hingga ketika mengambil keputusan penting.
Gangguan kecemasan ini dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe, mulai dari panic disorder, phobia, social anxiety disorder, hingga post traumatic stress disorder. Untuk membedakan macam-macam gangguan kecemasan tersebut, berikut penjelasan singkatnya.
Phobia adalah kondisi di mana muncul karakteristik rasa takut yang tidak diketahui mengapa terhadap suatu objek, situasi, hingga makhluk hidup.
Panic disorder adalah kondisi di mana pasien mengalami gangguan serangan takut dan panik secara cepat dan tiba-tiba.
Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah kondisi ketika pasien mengalami gangguan karena kejadian masa lalu yang menyebabkan trauma berat, seperti kecelakaan, pemerkosaan, hingga menyaksikan tindak kriminal.
Social anxiety disorder adalah kondisi di mana pasien mengalami gangguan ketika berada di dalam situasi bersosialisasi.
Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah kondisi di mana pasien mengalami perilaku dan pemikiran yang membuat gelisah dan repetitif.
Penyebab Gangguan Kecemasan dalam Psikologi
Gangguan kecemasan bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari faktor lingkungan, luka di masa lalu, dan lain sebagainya. Namun ada juga beberapa kasus gangguan kecemasan yang disebabkan oleh peristiwa yang tidak diinginkan, seperti kematian, perceraian, hingga bencana alam.
Menyadur laman National Health Service, berikut beberapa penyebab gangguan kecemasan dalam psikologi.
Trauma atau peristiwa yang menyebabkan stres, seperti bullying atau perundungan
Penyalahgunaan narkoba, kecanduan alkohol, hingga gangguan pada sistem saraf
Gangguan kecemasan pada keluarga
Penyakit yang membutuhkan jangka panjang, seperti radang sendi
Selain penyebab-penyebab yang ada di atas, gangguan kecemasan ini juga bisa terjadi karena saraf-saraf otak untuk mengontrol emosi dan rasa takut. Sebagai contoh, stress dapat mengubah alur komunikasi sel-sel saraf dalam sirkuit otak.
Gejala Gangguan Kecemasan dalam Psikologi
Sebetulnya, kecemasan adalah kondisi yang normal dihadapi oleh beberapa orang. Kondisi ini berubah menjadi tidak normal jika respons yang diberikan terlalu berlebihan dan berkepanjangan, terlebih terhadap masalah kecil.
Selain itu, apa saja gejala gangguan kecemasan dalam psikologi lainnya yang perlu untuk diwaspadai? Menyadur laman Medical News Today, berikut informasinya.
Perasaan mudah marah, tersinggung, sedih, atau khawatir
Tidak dapat fokus dan tenang
Susah tidur
Ketakutan dan panic
Jantung berdebar-debar tanpa alasan jelas
Tangan dan kaki berkeringat dingin
Rasa kesemutan di tangan atau kaki
Otot-otot menegang
Pusing dan mual
Mulut kering
Cara Mengobati Gangguan Kecemasan dalam Psikologi
Seseorang yang mengalami kondisi ini disarankan untuk menemui psikiater untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai. Sebab, jika ada indikasi gangguan kecemasan, psikiater akan melakukan beberapa uji kesehatan mental serta beberapa evaluasi. Setelah itu, mereka akan memberikan beberapa perawatan seperti apa yang cocok.
Apa saja beberapa cara mengobati gangguan kecemasan dalam psikologi? Menurut laman Anxiety Disorders in Adults: A Clinical Guide oleh Oxford University Press, berikut informasinya.
1. CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif adalah salah satu jenis psikoterapi. Terapi ini banyak digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kejiwaan, termasuk stres, depresi, dan gangguan kecemasan.
2. Behavior Therapy
Behavior Therapy atau terapi perilaku adalah pengobatan yang bertujuan untuk mengubah perilaku negatif yang berpotensi membahayakan pasien, serta menangani pikiran dan perasaan yang bisa membahayakan diri sendiri.
3. Mengonsumsi obat-obatan
Selain melakukan terapi-terapi tersebut, pengidap gangguan kecemasan disarankan untuk mengobatinya dengan mengonsumsi obat-obatan, seperti obat anti-depresan, buspirone, beta-bloker (propranolol), obat penenang (diazepam), dan pregabalin.
Cara Mencegah Gangguan Kecemasan dalam Psikologi
Gangguan kecemasan juga bisa dicegah dengan beberapa kegiatan, seperti berolahraga, hindari mengonsumsi alkohol, dan lain sebagainya. Tujuan kegiatan-kegiatan ini agar pikiran-pikiran yang menyebabkan kecemasan dapat teralihkan.
Menyadur laman National Institute of Mental Health, berikut beberapa cara mencegah gangguan kecemasan dalam psikologi.
Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti coklat, kopi, dan teh
Melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami hal traumatis yang mengganggu pikiran dan aktivitas sehari-hari
Mengikuti latihan untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau membuat jurnal harian
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud kecemasan psikologis?

Apa yang dimaksud kecemasan psikologis?
Menurut laman Mayo Clinic, gangguan kecemasan adalah rasa cemas yang berlebihan terhadap ancaman yang belum tentu nyata.
Apa saja tipe gangguan cemas?

Apa saja tipe gangguan cemas?
Pada beberapa kasus, gangguan kecemasan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe, di antaranya panic disorder, phobia, social anxiety disorder, hingga obsessive compulsive disorder.
Apa yang menyebabkan gangguan kecemasan?

Apa yang menyebabkan gangguan kecemasan?
Gangguan kecemasan bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari faktor lingkungan, luka di masa lalu, dan lain sebagainya.
