Kumparan Logo
Konten Media Partner

Infeksi Paru-Paru: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infeksi paru-paru adalah jenis gangguan pernapasan yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan lain-lain. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Infeksi paru-paru adalah jenis gangguan pernapasan yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan lain-lain. Foto: Unsplash.com

Infeksi paru-paru adalah jenis penyakit disebabkan oleh virus, bakteri, dan kadang kala disebabkan oleh jamur. Infeksi tersebut terjadi ketika seseorang menghirup bakteri atau virus dari orang yang menderita penyakit tersebut.

Salah satu jenis infeksi paru yang paling umum terjadi adalah pneumonia. Selain itu, terdapat jenis infeksi paru-paru lainnya yang bisa mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan pada sistem pernapasan.

Penyebab Infeksi Paru-Paru

Menurut Manoj Sharma dan Ashutosh Atri dalam Essentials of International Health, ada tiga jenis infeksi paru-paru yang pada umumnya terjadi, yakni pneumonia, bronkitis, dan bronkiolitis.

Tiga jenis penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri yang menginfeksi bagian-bagian tertentu pada saluran pernapasan.

Penyakit pneumonia, bronkitis, dan bronkiolitis disebabkan oleh virus dan bakteri yang berbeda. Berikut rinciannya:

  • Penyakit pneumonia disebabkan oleh bakteri, seperti Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenzae, dan Mycoplasma pneumoniae, serta virus, seperti virus influenza atau respiratory syncytial virus (RSV)

  • Penyakit bronkitis disebabkan oleh virus influenza atau RSV dan bakteri Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, dan Bordetella pertusis.

  • Penyakit bronkitis disebabkan oleh virus RSV, virus influenza, rhinovirus, dan lain-lain

Selain itu, beberapa infeksi paru-paru juga dapat diakibatkan oleh infeksi dari jamur, seperti Pneumocystis jirovecii, Aspergillus, atau Histoplasma capsulatum. Namun, hal ini jarang terjadi.

Infeksi paru-paru akibat jamur banyak ditemukan pada orang yang mengalami penurunan pada sistem kekebalan tubuh, seperti penderita kanker, HIV-AIDS, dan lain-lain.

Contoh virus yang mengakibatkan infeksi paru-paru adalah respiratory syncytial virus (RSV). Foto: Unsplash.com

Gejala Infeksi Paru-Paru

Gejala infeksi pada paru-paru sangatlah beragam, mulai dari gejala ringan hingga berat. Gejala-gejala tersebut banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, kondisi kesehatan, dan tingkat keparahan infeksi.

Dirangkum dari Pulmonary Infections karya Fiona R Prabhu, dkk, berikut adalah gejala umum yang biasa dirasakan oleh penderita saat terinfeksi.

1. Batuk Berlendir Tebal

Batuk merupakan mekanisme diri untuk membersihkan tubuh dari benda asing. Lendir adalah salah satu cairan yang diakibatkan oleh radang infeksi pada paru-paru.

Pada penderita pneumonia dan bronkitis biasanya akan sering merasakan gejala batuk yang menghasilkan lendir yang tebal dengan warna-warna tertentu, seperti warna bening, putih, hijau, merah (bercampur darah).

2. Nyeri Dada

Nyeri dada merupakan gejala umum yang dirasakan oleh penderita infeksi paru-paru. Nyeri dada terasa sakit tajam dan menusuk sehingga penderita mungkin harus menghentikan aktivitasnya.

Nyeri dada biasanya memburuk saat batuk dan menarik napas dalam-dalam. Terkadang, rasa sakit juga bisa dirasakan pada bagian belakang punggung.

3. Demam

Demam adalah kondisi yang terjadi saat tubuh mulai melawan infeksi. Penderita infeksi paru-paru biasanya akan mengalami demam dengan suhu tubuh di atas 38,9 derajat celsius.

Demam yang dirasakan oleh penderita infeksi paru-paru biasanya akan disertai dengan gejala lain, seperti berkeringat, menggigil, nyeri otot, dehidrasi, lemas, sakit kepala, dan lain-lain.

4. Sulit Bernapas

Penderita infeksi biasanya akan kesulitan bernapas. Penderita akan merasakan sesak napas dan mengi. Gejala-gejala tersebut disebabkan oleh peradangan pada saluran pernapasan, termasuk paru-paru yang diakibatkan oleh adanya infeksi.

5. Kulit dan Bibir Kebiruan

Bibir dan kulit akan tampak kebiruan. Gejala ini muncul akibat tubuh kekurangan oksigen. Saat kekurangan oksigen, jaringan yang berdekatan dengan permukaan kulit memiliki kadar oksigen yang rendah sehingga permukaan kulit akan tampak membiru.

Cara Mengobati Infeksi Paru-Paru

Salah satu cara mengobati infeksi paru-paru adalah dengan mengonsumsi obat antivirus dan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Foto: Unsplash.com

Pengobatan infeksi paru-paru dapat dilakukan apabila hasil diagnosis dokter keluar. Cara umum untuk mendiagnosis infeksi paru adalah melakukan pemeriksaan fisik, foto toraks (X-Ray), CT scan, oksimetri nadi, spirometri, dan lain-lain.

Apabila terdeteksi adanya infeksi pada bagian paru-paru, dokter akan menyarankan langkah-langkah pengobatan yang tepat. Untuk mengobati infeksi paru-paru, penderita penyakit ini biasanya akan direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat-obatan antibiotik dan antivirus untuk membasmi virus dan bakteri penyebab infeksi.

Selain itu, penderita infeksi paru-paru juga akan melakukan beberapa cara untuk mengobati infeksi paru-paru di rumah, seperti:

  • Memperbanyak konsumsi air putih

  • Minum asetaminofen atau ibuprofen untuk mengurangi gejala demam dan nyeri

  • Istirahat sebanyak mungkin

  • Gunakan pelembab udara

  • Minum obat antibiotik dan antivirus yang telah diresepkan oleh dokter sampai habis.

Untuk penderita infeksi paru-paru yang parah, biasanya akan direkomendasikan untuk rawat inap. Saat rawat inap, penderita biasanya akan menerima antibiotik, cairan intravena, dan terapi pernapasan untuk mengobati infeksi paru-paru.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa jenis infeksi paru-paru yang sering terjadi?

chevron-down

Pneumonia, bronkitis, dan bronkiolitis.

Apa itu lendir?

chevron-down

Lendir adalah salah satu cairan yang diakibatkan oleh peradangan akibat infeksi pada saluran pernapasan.

Apa jenis obat penurun demam?

chevron-down

Asetaminofen atau ibuprofen.