Kaki Bengkak Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya
ยทwaktu baca 4 menit

Kaki bengkak saat hamil adalah salah satu kondisi yang umum dikeluhkan oleh ibu hamil. Pembengkakan pada biasanya muncul pada trimester 3 kehamilan.
Meskipun salah satu gejala yang normal selama kehamilan, kaki bengkak saat hamil dapat mengganggu aktivitas harian dari ibu hamil sehingga perlu dilakukan perawatan tersendiri untuk meredakan pembengkakannya.
Pembengkakan tidak hanya terdapat pada bagian kaki, tetapi bisa terjadi pada bagian tubuh lain, seperti wajah, tangan, jari, dan payudara.
Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil
Menurut Nami Yanagisawa, dkk dalam studi Measure Skin Thickness in Leg Edema in Pregnant Women Using B-Scan Portable Ultrasonography, kaki bengkak saat hamil adalah kondisi normal yang dialami oleh ibu hamil. Persentase ibu hamil yang memiliki gejala ini bisa mencapai 80%.
Ada berbagai macam faktor yang menyebabkan kondisi ini. Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan kaki bengkak:
Pertumbuhan janin menyebabkan rahim ikut membesar, sehingga memberikan tekanan pada bagian kaki sehingga mengakibatkan terjadinya pembengkakan.
Sirkulasi darah melambat akibat peningkatan volume darah yang meningkat dan lebih kental dari kondisi normal sehingga bisa menyebabkan penumpukan cairan pada beberapa jaringan tubuh.
Cairan yang tertahan saat hamil yang berguna untuk menjaga kesehatan janin bisa menyebabkan pembengkakan.
Pembengkakan pada kaki ibu hamil akan muncul secara bertahap, menjadi lebih parah pada suhu cuaca yang panas, menjadi lebih buruk saat malam hari, berkurang saat mengangkat kaki, dan lain sebagainya. Pembengkakan ini biasanya tidak membahayakan kondisi kesehatan tubuh ibu hamil maupun janin, tetapi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kaki bengkak saat hamil juga bisa diakibatkan oleh penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti varises, gagal jantung, gangguan fungsi hati, penyakit tiroid, penyakit ginjal, dan lain-lain yang dapat menyebabkan pembengkakan pada berbagai bagian tubuh, termasuk kaki.
Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil. Cara ini dapat meredakan pembengkakan sehingga ibu hamil tidak terganggu dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana biasanya.
1. Olahraga Ringan dan Teratur
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk meredakan pembengkakan saat hamil adalah lakukan aktivitas fisik berupa olahraga ringan dan teratur. Olahraga ringan dan teratur, seperti berjalan atau berenang dapat meningkatkan sirkulasi yang bisa mengatasi penumpukan cairan yang mengakibatkan pembengkakan.
2. Kurangi Konsumsi Garam Berlebihan
Saat hamil, ibu hamil dianjurkan untuk mengurangi konsumsi garam yang berlebihan. Hal ini bertujuan untuk mengatasi pembengkakan sebab konsumsi garam yang berlebihan bisa menahan cairan yang menyebabkan kaki dan bagian tubuh lainnya bengkak.
Perbanyak konsumsi makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran segar, daging dan protein tanpa lemak untuk memenuhi kebutuhan kalori harian ibu hamil.
3. Kenakan Stoking Kompresi
Stoking kompresi adalah salah satu solusi untuk mengatasi pembengkakan pada bagian kaki saat hamil. Stoking kompresi dapat memberikan tekanan yang ringan dan lembut pada kaki, sehingga dapat meredakan pembengkakan.
Cobalah untuk mengenakan stoking yang memberikan tekanan sebesar 15-20 mmHg untuk membantu meredakan pembengkakan dan rasa sakit. Hindari penggunaan stoking yang terlalu ketat pada bagian atas karena dapat menghambat sirkulasi darah.
4. Cukupi Kebutuhan Cairan
Ketika kekurangan cairan, tubuh cenderung akan menahan air. Minumlah cairan dalam jumlah yang banyak dapat membantu ibu hamil menghindari tertahannya cairan yang bisa mengakibatkan pembengkakan.
Menurut American College of Obstetricians and Gynaecologists (ACOG), ibu hamil harus minum antara delapan hingga 12 gelas air setiap hari selama kehamilan.
5. Pijat Prenatal
Pijat prenatal adalah salah satu hal yang baik untuk dilakukan oleh ibu hamil selama kehamilan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan pegal dan nyeri otot, serta membantu ibu hamil lebih rileks.
Dalam studi Lymph Drainage in Pregnant Women oleh Catalo Oportus S, dkk, pijatan prenatal, seperti pijat drainase limfatik terbukti dapat membantu mengurangi pembengkakan yang parah pada bagian bawah tubuh.
6. Perawatan Rumahan
Ada beberapa jenis perawatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi pembengkakan pada kaki selama kehamilan. Berikut langkah-langkahnya:
Menghindari berdiri dalam waktu yang lama karena hal ini dapat meningkatkan tekanan di kaki yang menyebabkan pembengkakan semakin membesar.
Mengangkat kaki sejajar dengan jantung untuk meningkatkan aliran darah.
Mengangkat kaki di atas bantal saat tidur.
Tetap aktif sepanjang hari, dengan berjalan-jalan singkat atau olahraga ringan.
Menghindari kafein karena kafein bersifat diuretik yang berarti meningkatkan produksi urine, sehingga ibu hamil mudah dehidrasi.
Mengenakan pakaian longgar dan nyaman.
Menghindari aktivitas duduk untuk waktu yang lama.
Beraktivitas di ruangan yang sejuk dan membatasi kegiatan di luar ruangan, terlebih saat cuaca panas.
Tidur menghadap ke sisi kiri yang dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jantung.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Mengapa kaki bengkak saat hamil?

Mengapa kaki bengkak saat hamil?
Salah satu alasannya adalah melambatnya sirkulasi darah akibat peningkatan volume darah dari kondisi normal sehingga menyebabkan penumpukan cairan pada beberapa jaringan tubuh.
Berapa jumlah kebutuhan cairan ibu hamil?

Berapa jumlah kebutuhan cairan ibu hamil?
Menurut American College of Obstetricians and Gynaecologists (ACOG), ibu hamil harus minum antara delapan hingga 12 gelas air setiap hari selama kehamilan.
Kenapa ibu hamil perlu menghindari kafein?

Kenapa ibu hamil perlu menghindari kafein?
Kafein bersifat diuretik yang berarti meningkatkan produksi urin sehingga ibu hamil mudah dehidrasi.
