Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten Media Partner
Kanker Lidah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
27 Desember 2022 17:12 WIB
·
waktu baca 6 menit
ADVERTISEMENT
Kanker lidah adalah tumor ganas yang menyerang jaringan lidah ketika pertumbuhan sel-sel menjadi tidak terkendali. Kanker ini merupakan salah satu jenis kanker dalam rongga mulut yang paling sering terjadi.
ADVERTISEMENT
Kanker lidah umumnya berkembang dari sel-sel skuamosa. Sel-sel lidah normal yang tadinya tumbuh dan membelah secara teratur berkembang tidak terkendali dan menyerang jaringan di sekitarnya.
Kanker lidah banyak dialami oleh perokok dan orang yang kecanduan minuman beralkohol. Beberapa penelitian dari data epidemiologi di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 90% penderita kanker lidah adalah perokok.
Pengertian Kanker Lidah
Kanker lidah adalah suatu pertumbuhan jaringan yang tidak normal (neoplasma) yang muncul dari jaringan epitel mukosa lidah. Kanker lidah yang paling sering terjadi adalah tipe karsinoma sel skuamosa.
Mengutip jurnal Tongue Cancer oleh Mario Gonzalez dan Antonio Riera March, karsinoma sel skuamosa merupakan jenis kanker yang biasanya terjadi di permukaan kulit, lapisan mulut, hidung laring, tiroid, tenggorokan, dan lapisan saluran pernapasan.
ADVERTISEMENT
Kanker lidah umumnya dapat berkembang di dua tempat, yaitu:
Perawatan untuk kanker lidah biasanya melibatkan tindakan operasi untuk mengangkat kanker, kemoterapi, terapi radiasi, dan penggunaan obat-obatan.
Penyebab Kanker Lidah
Kanker lidah terjadi akibat adanya perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel jaringan lidah. Mutasi genetik ini menyebabkan sel tumbuh secara tidak terkendali dan menyebar ke jaringan lain. Namun, penyebab mutasi genetik ini sendiri belum diketahui secara pasti.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center, adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker lidah, antara lain:
1. Merokok
Penggunaan tembakau dalam waktu lama merupakan faktor utama yang penting dan berhubungan erat dengan timbulnya kanker lidah. Beberapa penelitian menunjukkan hampir 90% penderita kanker lidah mempunyai riwayat penggunaan tembakau dan meningkat dengan kebiasaan merokok.
Insiden kanker lidah pada penderita yang merokok diperkirakan enam kali lebih sering terjadi dibandingkan pada penderita yang tidak merokok.
Efek karsinogenik dari tembakau sebagian besar dirangsang oleh zat kimia yang terdapat pada asap rokok. Asap rokok merangsang perubahan genetik termasuk mutasi gen, gangguan kromosom, mikronuklei, perubahan kromatin, rusaknya rantai DNA.
2. Alkohol
Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara konsumsi alkohol yang tinggi terhadap terjadinya kanker lidah. Minuman alkohol mengandung bahan karsinogen, yakni zat yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
ADVERTISEMENT
Selain itu, penggunaan alkohol dalam waktu lama dapat meningkatkan respons enzim sitokrom p450 dalam tubuh yang berfungsi untuk mengaktivasi protokarsinogen menjadi karsinogen.
3. Kombinasi Kebiasaan Merokok dan Minum Alkohol
Kombinasi kebiasaan merokok dan minum alkohol menyebabkan efek sinergis sehingga mempunyai risiko yang lebih besar untuk terjadinya kanker lidah. Alkohol menyebabkan dehidrasi dan rasa panas yang mempengaruhi selaput lendir mulut.
Peningkatan permeabilitas mukosa ini menimbulkan rangsangan menahun di mana timbul proses kerusakan dan pemulihan jaringan yang berulang-ulang sehingga mengganggu keseimbangan sel.
4. Infeksi HPV
Virus dapat menyebabkan keganasan dengan mengubah struktur DNA dan kromosom sel yang diinfeksinya. Infeksi virus yang paling sering menyebabkan kanker lidah adalah virus human pappiloma (HPV).
HPV tipe 16, 18, 31 dan 33 merupakan jenis yang dilaporkan paling sering berhubungan dengan timbulnya displasia (perkembangan sel yang tidak normal) dan karsinoma sel skuamosa.
ADVERTISEMENT
5. Faktor Gigi dan Mulut
Kesehatan rongga mulut yang buruk ikut berperan memicu timbulnya kanker lidah. Iritasi kronis yang terus-menerus berlanjut dari karies gigi dan akar gigi serta gigi palsu yang letaknya tidak sesuai dapat memicu terjadinya keganasan pada tumor lidah, sehingga berpotensi mengakibatkan kanker.
Gejala Kanker Lidah
Sebagian besar dari kanker lidah terjadi di bagian mukosa. Gejala dini kanker lidah adalah ketidaknyamanan di lidah, nyeri, dan adanya lesi di lidah dengan ukuran 1-2 cm. Selain itu, gejala lainnya dari kanker lidah, antara lain:
ADVERTISEMENT
Perlu dipahami, gejala-gejala di atas tidak selalu berarti seseorang menderita kanker lidah. Kondisi lain yang memengaruhi mulut atau tenggorokan dapat menghasilkan gejala yang serupa. Karenanya, penting untuk memeriksakan kondisi ke dokter apabila memiliki gejala di atas.
Cara Mengobati Kanker Lidah
Pada dasarnya, pengobatan kanker lidah bervariasi tergantung dari tingkat keparahan kondisi pasien. Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan pasien, riwayat penyakit yang diderita, serta menelusuri riwayat kesehatan keluarga pasien. Setelah itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, di antaranya:
ADVERTISEMENT
Apabila hasil dari pemeriksaan memperlihatkan sel karsinoma skuamosa, dokter bisa mengintervensi pengobatan kanker. Pilihan pengobatan bergantung pada stadium kanker, sifat tumor, usia, dan keadaan umum pasien.
Dikutip dari American Cancer Society, berikut pengobatan yang umumnya dilakukan untuk menangani kanker lidah.
1. Tindakan Operasi
Pada stadium awal, operasi dilakukan untuk mengangkat jaringan kanker yang berkembang pada area mulut. Sementara operasi pada stadium akhir dilakukan untuk memotong lidah atau glosektomi.
2. Kemoterapi
Pengobatan dengan memanfaatkan berbagai jenis obat yang memiliki fungsi untuk membunuh sel kanker serta meredakan gejala kanker itu sendiri. Biasanya kemoterapi ini digabungkan dengan metode operasi atau radioterapi. Penggabungan metode ini akan berbeda disesuaikan dengan stadium kanker lidah itu sendiri.
3. Radioterapi
Radioterapi merupakan pengobatan dengan menggunakan sinar yang berenergi tinggi. Pengobatan digunakan untuk kanker yang sulit untuk diobati dan berfungsi untuk mengecilkan ukuran kanker sebelum akhirnya dioperasi. Radioterapi ini mampu meredakan gejala penyakit kanker lidah terutama pada stadium lanjut.
ADVERTISEMENT
Cara Mencegah Kanker Lidah
Meskipun tidak sepenuhnya bisa dicegah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari pemicu kanker lidah, terutama menjaga kesehatan mulut. Adapun beberapa cara mencegah munculnya kanker lidah, antara lain:
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
ADVERTISEMENT
(SFR)