Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kutu Air di Tangan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Kata Dokter

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenis kutu air yang berada di area tangan disebut sebagai tinea manuum. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Jenis kutu air yang berada di area tangan disebut sebagai tinea manuum. Foto: Unsplash.com

Kutu air adalah istilah masalah kulit yang merujuk pada jenis kurap yang disebabkan oleh infeksi jamur pada sela-sela jari kaki. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya kutu air di tangan.

Dikutip dari journal Tinea Manuum karya Chamorro MJ dan House SA, kurap akibat infeksi jamur pada tangan biasa disebut sebagai tinea manuum, sedangkan pada sela-sela kaki, biasa disebut sebagai tinea pedis atau athlete's foot.

Kutu air di tangan termasuk jenis infeksi yang tidak boleh disepelekan sebab kondisi ini sangat menular dan bisa menyebar ke area tangan lainnya, seperti jari dan punggung tangan.

Penyebab dan Faktor Risiko Kutu Air di Tangan

Mengutip dari sumber yang sama, kutu air di tangan disebabkan oleh infeksi jamur dari kelompok dermatofit. Dermatofit merupakan jenis jamur yang dapat menginfeksi lapisan luar kulit sehingga bisa mengakibatkan berbagai macam masalah kulit.

Jenis jamur ini menghasilkan enzim khusus yang disebut keratinase. Enzim ini memungkinkan jamur tumbuh dan menyebar dan mengakibatkan ruam. Contoh jamur dari kelompok dermatofit yang banyak menyebabkan kutu air adalah Trichophyton rubrum, Trichophyton interdigitale, dan Epidermophyton floccosum.

Pada umumnya, jamur-jamur tersebut menular dari beberapa hewan, seperti anjing, kucing, sapi, dan lain-lain. Penularan jamur penyebab kutu air dapat terjadi apabila melakukan kontak dengan kulit yang terinfeksi jamur.

Selain itu, risiko infeksi jamur penyebab kutu air di tangan akan meningkat apabila:

  • Memiliki bagian tubuh lain yang sebelumnya sudah terinfeksi jamur

  • Sering menangani dan merawat hewan-hewan

  • Berolahraga dan melakukan kontak pada kulit yang terinfeksi jamur

  • Banyak menggunakan tempat pemandian umum, seperti kolam, kamar mandi di gym, dan lain-lain.

Penyebab kutu air di tangan adalah jamur dermatofit, seperti Trichophyton rubrum, Trichophyton interdigitale, dan Epidermophyton floccosum. Foto: Unsplash.com

Gejala Kutu Air di Tangan

Setelah infeksi terjadi, ada sejumlah gejala yang akan dirasakan oleh penderita kutu air di tangan, seperti:

  • Lingkaran merah pada permukaan kulit, tetapi pada bagian tengah tampak normal. Lingkaran ini akan muncul dan menyebar secara bertahap

  • Kulit kering, mengelupas, atau bersisik

  • Gatal-gatal ringan pada beberapa bagian tangan

  • Muncul benjolan kecil yang berisi cairan lengket dan bening pada sela-sela jari

  • Pada daerah yang terinfeksi akan menimbulkan rasa tinea, gatal, kemerahan, dan bersisik

Cara Mengobati Kutu Air di Tangan

Salah satu cara mengobati kutu air di tangan adalah menggunakan salep antijamur. Foto: Unsplash.com

Kutu air di tangan sebagian besar bisa dihilangkan dengan penanganan yang hampir sama dengan kutu air yang ditemukan di kaki. Jenis infeksi dapat diobati dengan cara-cara berikut ini.

1. Penggunaan Obat Antijamur

Penggunaan obat antiijamur adalah salah satu cara yang tepat untuk mengobati kutu air di tangan. Obat antijamur bisa berbentuk tablet atau oles. Jenis obat-obatan ini membantu membunuh jamur yang ada di permukaan kulit.

Dalam studi Topical Antifungal Treatments for Tinea Cruris and Tinea Corporis karya Magdy El‐Gohary, dkk, jenis obat antiijamur yang terbukti efektif mengatasi kutu air adalah:

  • Antijamur topikal (penggunaan luar): terbinafine dan natifine yang mampu merusak dinding-dinding sel jamur, sehingga dapat menghambat pertumbuhan jamur.

  • Antijamur oral (penggunaan dalam): flukonazol dan itrakonazol yang bisa menyembuhkan infeksi kulit dari dalam. Biasanya diresepkan apabila kutu air tak kunjung hilang dalam waktu satu bulan.

2. Perawatan

Selain itu, proses penyembuhan kutu air di tangan akan dibantu oleh beberapa jenis perawatan rumahan, seperti:

  • Menjaga tangan tetap dalam keadaan bersih dan kering

  • Hindari kebiasaan menyentuh dan menggaruk daerah tubuh yang terinfeksi untuk mencegah penyebarannya.

  • Mengenakan sarung tangan sekali pakai saat merawat kulit yang terinfeksi

  • Hindari kontak dengan orang yang juga terinfeksi jamur

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa sebutan kutu air di kaki?
chevron-down

Tinea pedis atau athlete's foot.

Apa contoh jamur dermatofit?
chevron-down

Trichophyton rubrum, Trichophyton interdigitale, dan Epidermophyton floccosum.

Apa gejala pertama yang dirasakan oleh penderita kutu air di tangan?
chevron-down

Lingkaran merah pada permukaan kulit, tetapi pada bagian tengah tampak normal. Lingkaran ini akan muncul dan menyebar secara bertahap.