Mata Ikan di Kaki: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Mata ikan adalah penebalan kulit yang terjadi karena tekanan dan gesekan secara berulang kali. Dibandingkan tangan, mata ikan di kaki merupakan kondisi yang lebih sering dialami, terlebih pada orang yang sering mengenakan sepatu hak tinggi.
Ada berbagai cara mengobati mata ikan di kaki, termasuk melalui obat-obatan. Jika kondisi tersebut tidak membaik, pilihan pengobatan lainnya adalah operasi. Simak uraian lengkap tentang mata ikan di kaki di bawah ini.
Pengertian Mata Ikan di Kaki
Dalam istilah medis, mata ikan di kaki disebut juga dengan clavus. Menurut Health Info, mata ikan adalah proses mengerasnya lapisan kulit yang disebabkan oleh gesekan dan tekanan dari tubuh. Sederhananya, mata ikan ini terjadi sebagai bentuk dari perlindungan diri akibat pergesekan yang dialami.
Jika dilihat secara sekilas, mata ikan memiliki bentuk unik, yakni ukurannya lebih kecil dari kapalan, tetapi memiliki tekstur keras di bagian tengah dan dikelilingi oleh permukaan kulit yang kemerahan. Disebut mata ikan karena pada beberapa kasus, ada yang lingkaran putih di bagian tengah, seperti mata ikan.
Menurut laman Bethsaida Hospital, mata ikan di kaki terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan tekstur yang dirasakan, yakni keras dan lunak. Untuk lebih jelas membedakan keduanya, berikut pengertian singkat dari jenis-jenis mata ikan.
Mata ikan keras, terbentuk di telapak kaki dan bagian luar jari kelingking. Kondisi ini terjadi karena penggunaan sepatu yang tidak sesuai ukuran.
Mata ikan lunak, terbentuk di sela-sela jari dan memiliki tekstur lembut. Muncul akibat kondisi kaki yang basah karena keringat.
Penyebab Mata Ikan di Kaki
Mata ikan di kaki disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti kebiasaan menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak sesuai, tidak menggunakan alas kaki, dan lain sebagainya. Berikut beberapa penyebab mata ikan di kaki yang sering tidak disadari oleh para pengidapnya.
1. Menggunakan sepatu hak tinggi
Healthline menyebutkan bahwa sepatu hak tinggi bisa menjadi penyebab terjadinya mata ikan di kaki, karena tekanan pada kaki, sehingga terjadi penebalan. Hal ini menjadi pertanda bahwa mata ikan di kaki lebih sering dialami oleh perempuan, dibandingkan dengan laki-laki.
2. Tidak memakai kaos kaki
Penggunaan kaos kaki nyatanya masih menjadi hal sepele bagi beberapa orang. Padahal, jika tidak menggunakan kaos kaki, potensi untuk mengalami mata ikan di kaki sangat besar, karena gesekan antara kaki dengan alas sepatu yang cukup kasar.
Selain terhindar dari mata ikan, penggunaan kaos kaki juga membuat kaki menjadi lebih nyaman dan terhindar dari bau yang tidak sedap.
3. Infeksi virus
Selanjutnya adalah infeksi virus human papillomavirus (HPV). Virus ini bisa menyebabkan mata ikan di jempol kaki dengan cara menyerang permukaan kulit, seperti telapak tangan, bahu, dan lain sebagainya. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan plantar warts.
Gejala Mata Ikan di Kaki
Pada beberapa orang, gejala yang dialami cukup beragam, bahkan ada yang sampai harus melakukan tindakan operasi akibat luka mata ikannya yang cukup parah. Kendati demikian, ada beberapa gejala yang memang hampir dialami oleh seseorang yang mengalami mata ikan di kaki.
Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari laman My Cleveland Clinic.
Benjolan kecil berbentuk bulat dan menonjol
Kulit yang mengeras di sekitar benjolan
Ketika di tekan, area benjolan terasa tidak nyaman dan menyakitkan
Nyeri di sekitar area mata ikan
Iritasi kulit yang terjadi di sekitar benjolan mata ikan
Munculnya putih-putih di tengah benjolan
Gejala mata ikan di kaki bisa disebut parah dan butuh perawatan medis yang lebih serius lagi, apabila mata ikan tersebut tidak kunjung sembuh dan semakin menyakitkan. Biasanya, tindakan akhir yang akan diambil untuk mengatasinya adalah operasi.
Cara Mengobati Mata Ikan di Kaki
Bagaimana cara mengobati makan ikan di kaki agar tidak mengalami komplikasi dan infeksi? Sebagai informasi, mata ikan di kaki memiliki kemungkinan mengalami komplikasi apabila tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.
Oleh karena itu, berikut beberapa cara mengobati makan ikan di kaki, di antaranya:
Potong kulit yang menebal. Kulit menebal yang ada di sekitar mata ikan hendaknya dipotong. Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya infeksi.
Gunakan salep asam salisilat. Mengobati makan ikan di kaki juga bisa dilakukan dengan mengoleskan salep asam salisilat yang dapat melembabkan kulit dan mengikis penebalan kulit. Jangan lupa untuk perban mata ikan di kaki, supaya terhindar dari infeksi.
Melakukan operasi. Seperti yang disebutkan sebelumnya, operasi yang dilakukan untuk mengobati mata ikan di kaki dapat terjadi jika kondisi semakin parah dan mengalami komplikasi lain, seperti pembengkakan, nanah, dan lainnya.
Cara Mencegah Mata Ikan di Kaki
Mata ikan di kaki dapat dicegah agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. Lantas, bagaimana cara mencegah mata ikan di kaki? Berikut informasinya, seperti yang dikutip dari Mayo Clinic.
Pakai kaus kaki ketika mengenakan sepatu
Hindari pemakaian sepatu berhak tinggi
Cuci kaki setelah dari luar rumah untuk menghindar bakteri
Jangan menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak sesuai
Gunakan perban pelindung untuk terhindar dari gesekan
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana menghilangkan mata ikan di kaki?

Bagaimana menghilangkan mata ikan di kaki?
Mata ikan di kaki bisa dihilangkan dengan melakukan tindakan operasi, pengolesan salep asam salisilat, dan pemotongan kulit yang menebal.
Apa sebutan mata ikan di kaki dalam medis?

Apa sebutan mata ikan di kaki dalam medis?
Dalam istilah medis, mata ikan di kaki sering disebut juga dengan clavus.
Penyakit mata ikan disebabkan oleh apa?

Penyakit mata ikan disebabkan oleh apa?
Mata ikan di kaki disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti kebiasaan menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak sesuai, tidak menggunakan alas kaki, dan lain sebagainya.
