Mental Illness: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Mental illness adalah gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, hingga suasana hati seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Gangguan itu biasanya ditandai dengan gejala yang ringan hingga parah, tergantung seberapa kronis mental illness yang dirasakan oleh pengidapnya.
Sebagai informasi, mental illness terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari depresi, gangguan kecemasan, bipolar, skizofrenia, PTSD, dan sebagainya. Maka itu, seseorang yang mengalami gejala mengarah pada mental illness, disarankan untuk berkonsultasi dengan pakarnya, seperti psikolog hingga psikiater.
Supaya memahami lebih jelas apa yang dimaksud dengan mental illness, simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Pengertian Mental Illness
Menyadur laman Kementerian Kesehatan RI, mental illness adalah gangguan kesehatan mental yang mengacu pada kondisi yang memengaruhi suasana hati, pikiran, perasaan, dan perilaku. Gangguan kesehatan mental ini bisa berlangsung dalam waktu yang lama hingga singkat.
Mental illness ini terdiri dari berbagai macam jenis, mulai dari depresi, gangguan kecemasan, PTSD, hingga skizofrenia. Lebih jelas, berikut pengertian singkat dari macam-macam mental illness, seperti yang dikutip dari laman Medical News Today.
Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan kesedihan yang terlalu lama hingga penderitanya bisa merasa putus asa, tidak berharga, hingga tidak termotivasi.
Gangguan kecemasan adalah perasaan cemas yang sangat kuat, berlebihan, serta berlangsung lama dan bisa memburuk seiring waktu hingga terasa sangat membebani.
Gangguan bipolar adalah penyakit mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang tidak biasa, mulai dari sangat bahagia hingga sedih atau putus asa.
PTSD (gangguan stres pasca trauma) adalah gangguan kesehatan mental yang terjadi setelah seseorang mengalami atau melihat peristiwa traumatis.
Skizofrenia adalah gangguan kesehatan yang menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, pemikiran yang tidak realistis, dan perubahan perilaku.
Penyebab Mental Illness
Penyebab gangguan kesehatan mental ini belum diketahui dengan pasti, namun ada beberapa kondisi yang berkaitan dengan faktor biologis maupun psikologis yang memicu kemunculan dari gangguan kesehatan mental ini. Menyadur laman National Health Service, berikut beberapa penyebab mental illness.
1. Faktor biologis
Penyalahgunaan narkoba
Gangguan pada fungsi sel saraf di otak
Riwayat gangguan mental
Infeksi yang disebabkan karena bakteri
Kekurangan oksigen pada otak bayi
Kelainan bawaan atau cedera pada otak
2. Faktor psikologis
Munculnya peristiwa traumatik, seperti kekerasan dan pelecehan seksual
Perceraian atau ditinggal mati oleh pasangan, sehingga menimbulkan kesedihan yang berkepanjangan
Perasaan rendah diri, tidak mampu, marah, hingga kesepian
Kehilangan orang tua atau disia-siakan di masa kecil
Kurang mampu bergaul dengan orang lain
Gejala Mental Illness
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gejala mental illness tergantung dari penyakit mental yang dialami. Namun, ada beberapa gejala yang kemungkinan besar dialami oleh setiap pengidap gangguan kesehatan mental.
Seperti yang dikutip dari laman Healthline, berikut gejala-gejala mental illness.
Perubahan mood atau suasana hati yang drastis
Ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan
Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi
Kelelahan yang signifikan hingga energi menurun
Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang
Perubahan besar dalam kebiasaan makan
Marah secara berlebihan dan sering melakukan kekerasan
Munculnya paranoid serta delusi dan halusinasi
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol
Perubahan pada gairah atau dorongan seksual
Cara Mengobati Mental Illness
Sebagian besar kasus mental illness tidak dapat membaik tanpa adanya bantuan profesional. Kendati demikian, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu proses pengobatan dan pemulihan dari gangguan mental yang dimiliki.
Menyadur laman National Alliance on Mental Illness, berikut cara mengobati mental illness.
1. Psikoterapi
Psikoterapi adalah cara mengobati mental illness yang dilakukan dengan berkonsultasi bersama seorang dokter spesialis kejiwaan (psikiater) ataupun psikolog. Terapi ini dapat dilakukan antara seorang pasien dengan seorang konselor, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengubah pikiran yang mengganggu.
2. Mengonsumsi obat-obatan
Selain melakukan terapi, mental illness juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan. Namun, perlu diketahui bahwa obat ini perlu mendapatkan resep dari dokter. Tujuannya untuk mendapatkan dosis yang tepat agar pemanfaatannya pun tetap maksimal.
3. Perubahan gaya hidup
Mental illness juga bisa diobati dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti menjalani pola hidup yang sehat, rutin melakukan aktivitas fisik, memperbaiki pola makan yang sehat, dan lain sebagainya.
Cara Mencegah Mental Illness
Ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya gangguan kesehatan mental ini. Mengutip laman WebMD, berikut langkah pencegahan mental illness yang dapat dilakukan.
Memelihara pikiran yang positif dan menghilangkan pikiran negatif
Mengembangkan kemampuan untuk mengatasi masalah
Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik
Menjaga kecukupan tidur dan istirahat
Mencoba untuk berbagi masalah dengan orang yang Anda percaya
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan mental illness?

Apa yang dimaksud dengan mental illness?
Mental illness adalah gangguan kesehatan mental yang dapat memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, hingga suasana hati seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Apa penyebab terjadinya mental illness?

Apa penyebab terjadinya mental illness?
Penyebab gangguan kesehatan mental ini belum diketahui dengan pasti, namun ada beberapa kondisi yang berkaitan dengan faktor biologis maupun psikologis.
Apa saja contoh mental illness?

Apa saja contoh mental illness?
Mental illness terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari depresi, gangguan kecemasan, bipolar, skizofrenia, PTSD, dan sebagainya.
