Kumparan Logo
Konten Media Partner

Obat Cefixime Trihydrate: Komposisi, Dosis, hingga Peringatan Sebelum Pakai

Kata Dokter

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Obat cefixime trihydrate adalah jenis obat antibiotik berbentuk kapsul. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Obat cefixime trihydrate adalah jenis obat antibiotik berbentuk kapsul. Foto: Unsplash.com

Obat cefixime trihydrate adalah jenis obat antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengobati infeksi pada sistem pernapasan, seperti infeksi pada tenggorokan, amandel, dan lain-lain.

Selain itu, obat cefixime trihydrate juga digunakan untuk mengatasi infeksi pada telinga, saluran kemih, infeksi menular seksual, dan lain-lain.

Dalam artikel ilmiah Kokristal Cefixime dengan Nikotinamida karya Abulkhair Abdullah, dkk, cefixime adalah antibiotik sefalosporin generasi ketiga. Obat ini bekerja dengan cara membunuh serta mencegah pertumbuhan bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi pada beberapa bagian tubuh.

Perlu diingat bahwa obat cefixime trihydrate hanya bisa mengatasi infeksi akibat bakteri, sehingga obat ini tidak bisa bekerja untuk mengobati pilek, flu, dan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus dan jamur.

Komposisi Obat Cefixime Trihydrate

Obat cefixime trihydrate adalah jenis antibiotik berbentuk kapsul yang berukuran 230 mg yang mana obat ini mengandung cefixime sebanyak 200 mg.

Dosis dan Aturan Pakai Obat Cefixime Trihydrate

Cefixime trihydrate adalah jenis obat keras, sehingga memerlukan resep dokter. Dokter juga akan memberikan dosis serta aturan pakai tergantung kondisi pasien. Aturan dosis cefixime trihydrate adalah sebagai berikut:

  • Anak-anak berusia < 6 bulan: penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter.

  • Anak-anak usia > 6 bulan-12 tahun.

  • dosis diberikan berdasarkan berat badan dan pertimbangan dokter. Dosis obat ini untuk pasien dengan berat < 50 kg, yaitu 8 mg/ kg bb per hari atau 4 mg/ kg bB setiap 12 jam.

  • Anak-anak usia > 12 tahun hingga dewasa: untuk pasien dengan berat > 50 kg dianjurkan untuk mengonsumsi 400 mg sekali dalam satu hari atau 200 mg per 12 jam.

Biasanya, cefixime dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Namun, sebaiknya ikuti aturan pakai yang telah ditentukan oleh dokter.

Efek Samping Obat Cefixime Trihydrate

Obat cefixime trihydrate memiliki efek samping yang perlu diperhatikan dan diwaspadai oleh pasien. Oleh sebab itu, diperlukan konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan obat ini. Foto: Unsplash.com

Ada beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan obat cefixime trihydrate, di antaranya:

  • Gangguan pencernaan, seperti diare, buang air besar, sakit perut, kelainan warna feses, kram perut.

  • Gusi berdarah

  • Nyeri dada

  • Menggigil

  • Terdapat darah dalam urine dan feses

  • Sakit dan nyeri punggung

  • Nyeri pada kaki

  • Gangguan pada saluran pernapasan, seperti batuk, batuk berdarah, suara sesak, dan pendarahan di hidung

  • Pendarahan pada area vagina

Setiap orang bisa mengalami efek samping yang berbeda-beda. Jika merasakan efek samping yang berat dan mengganggu setelah mengkonsumsi obat, segera periksakan ke dokter.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Obat Cefixime Trihydrate

Terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat cefixime trihydrate, yakni:

  • Hindari penggunaan apabila memiliki alergi terhadap kandungan dalam obat tersebut (cefixime).

  • Ibu hamil, ibu menyusui, penderita anemia hemolitik, gangguan fungsi ginjal berat, dan radang usus perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan obat ini.

  • Boleh dikonsumsi anak-anak, tetapi sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh bayi yang baru lahir.

  • Apabila terdapat efek samping dan tanda-tanda alergi yang parah, segera cari bantuan medis.

  • Diskusikan dengan dokter terkait obat atau suplemen lain yang sedang diminum untuk mengetahui apakah obat tersebut dan cefixime dapat dikonsumsi dalam waktu yang bersamaan.

  • Cefixime sebaiknya tidak diberikan kepada pasien yang masih mengkonsumsi antibiotik yang lain.

Itulah beberapa informasi penting yang perlu diketahui sebelum mengonsumsi obat cefixime trihydrate. Jangan lupa, obat ini termasuk obat-obatan keras sehingga diperlukan resep dokter.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara kerja obat cefixime trihydrate?

chevron-down

Obat ini bekerja dengan cara membunuh serta mencegah pertumbuhan bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi pada beberapa bagian tubuh.

Apa efek samping obat cefixime trihydrate?

chevron-down

Gangguan pencernaan, seperti diare, buang air besar, sakit perut, kelainan warna feses, kram perut, gusi berdarah, nyeri dada, menggigil, dan lain-lain.

Kenapa obat cefixime trihydrate memerlukan resep dokter?

chevron-down

Sebab obat ini merupakan jenis obat keras yang bisa memberikan efek samping yang parah jika digunakan secara sembarangan.