Penyebab dan Cara Menghilangkan Bintik Putih di Kelopak Mata yang Efektif

Konten Media Partner
23 November 2022 18:24
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi bintik putih di kelopak mata lebih umum terjadi pada wanita. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bintik putih di kelopak mata lebih umum terjadi pada wanita. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Dalam istilah medis, bintik putih di kelopak mata dikenal juga sebagai milia. Milia adalah sekelompok kista kecil berwarna putih yang terbentuk akibat ketidakmampuan kulit untuk mengelupas secara alami.
ADVERTISEMENT
Milia dapat dialami oleh semua kelompok usia, termasuk bayi baru lahir. Namun, milia di kelopak mata lebih sering muncul pada orang dewasa. Sementara pada bayi, milia biasanya terdapat di sekitar pipi atau bawah mata.
Mengutip jurnal Milia oleh Patricio P. Gallardo Avila dan Magda D. Mende, milia disebabkan oleh sel kulit mati atau keratin yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Kondisi ini menyebabkan munculnya bintik-bintik putih kecil dan keras pada kulit.
Secara umum, milia dibagi ke dalam dua jenis, yaitu milia primer dan sekunder. Milia primer adalah kista kecil yang terbentuk langsung dari keratin yang terperangkap di bawah kulit.
Sementara milia sekunder adalah kista kecil yang berkembang setelah terjadi kerusakan pada kulit, seperti luka bakar, ruam, lepuh, atau bekas paparan sinar matahari. Kondisi ini juga bisa terbentuk sebagai reaksi terhadap penggunaan krim atau salep kulit dalam jangka waktu panjang.
ADVERTISEMENT
Dalam kebanyakan kasus, paparan sinar matahari menjadi penyebab utama milia muncul pada wajah, termasuk di kelopak mata. Selain itu, penumpukan makeup atau produk kecantikan yang menyumbat pori-pori juga dapat menyebabkan munculnya milia.

Bintik Putih di Kelopak Mata Apakah Berbahaya?

Ilustrasi milia di kelopak mata tidak menimbulkan rasa sakit jika disentuh. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi milia di kelopak mata tidak menimbulkan rasa sakit jika disentuh. Foto: Unsplash
Milia pada kelopak mata merupakan kondisi umum yang tidak berbahaya. Bintik putih di kelopak mata ini tidak menimbulkan rasa sakit, tidak menyisakan bekas, dan kadang-kadang menghilang dengan sendirinya.
Menurut American Academy of Ophthalmology, milia lebih sering terjadi pada wanita daripada pria meskipun sebetulnya milia bisa menyerang semua kelompok usia. Milia di kelopak mata biasanya dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko yang menyebabkan kondisi ini.
Milia juga tidak menyebabkan masalah jangka panjang. Pada bayi baru lahir, bintik putih ini biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Meskipun prosesnya mungkin memakan waktu lebih lama pada orang dewasa, milia bukanlah masalah kesehatan yang serius.
ADVERTISEMENT

Cara Menghilangkan Bintik Putih di Kelopak Mata

Belum ada perawatan khusus yang diperlukan untuk mengatasi milia pada wajah bayi. Mengutip jurnal Milia May Originate from the Outermost Layers of the Hair Bulge of the Outer Root Sheath: A Case Report oleh Ichiro Kurokawa, dkk., bintik putih ini sangat umum terjadi pada bayi dan mempengaruhi sekitar 40-50% bayi baru lahir.
Sementara pada anak-anak hingga orang dewasa, milia akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Namun, kista kecil ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu penampilan karena muncul secara bergerombol.
Ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan milia yang bisa dicoba berikut ini:
Ilustrasi proses chemical peeling di klinik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses chemical peeling di klinik. Foto: Unsplash

1. Krioterapi

Krioterapi adalah prosedur medis berupa tindakan pembekuan jaringan kulit menggunakan nitrogen cair untuk membekukan milia. Metode ini membantu kista kecil yang terbentuk terlepas dalam waktu 1-2 minggu.
ADVERTISEMENT

2. Deroofing

Deroofing adalah prosedur medis yang dilakukan dengan membuat lubang kecil di permukaan kulit menggunakan pisau bedah bernama lancet. Kemudian, keratin yang membentuk milia secara perlahan didorong keluar dengan jarum steril untuk mengambil isi kista.

3. Retinoid Topikal

Retinoid topikal adalah obat berbentuk krim atau salep yang bersifat antikomedogenik. Obat ini mengandung senyawa turunan vitamin A yang dapat membantu pengelupasan kulit.

4. Chemical Peeling

Chemical peeling adalah prosedur perawatan dengan mengoleskan cairan kimiawi khusus ke kulit untuk mengangkat lapisan terluar kulit, sehingga terjadi regenerasi lapisan kulit baru.
Mengutip jurnal Salicylic Acid as a Peeling Agent: A Comprehensive Review oleh Tasleem Arif, beberapa bahan aktif yang umum digunakan untuk chemical peeling antara lain asam laktat, asam glikolat, dan asam salisilat.
ADVERTISEMENT
Selain mempercepat regenerasi lapisan kulit baru, prosedur ini juga bermanfaat dalam memperbaiki penampilan kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Hasil dari perawatan ini secara bertahap dapat menghilangkan milia di kelopak mata.

5. Ablasi Laser

Ablasi laser adalah terapi laser yang berfokus pada area kulit untuk menghilangkan milia. Terapi ini menggunakan sinar laser untuk membakar dan menghancurkan jaringan milia di kelopak mata.

Cara Mencegah Bintik Putih di Kelopak Mata

Dalam kebanyakan kasus, milia di kelopak mata tidak bisa dicegah. Namun, ada beberapa cara menjaga kesehatan kulit yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya bintik putih di kelopak mata. Berikut beberapa caranya:
  • Membersihkan wajah dua kali sehari menggunakan produk perawatan khusus kulit sensitif.
  • Melakukan eksfoliasi kulit sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.
  • Memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.
  • Menggunakan tabir surya dengan SPF30 atau lebih saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
  • Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin B dan vitamin E untuk menjaga kesehatan kulit.
ADVERTISEMENT
(SFR)
Apa itu milia?
chevron-down
Apa penyebab bintik putih di kelopak mata?
chevron-down
Apa saja jenis milia?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020