Penyebab dan Ciri-Ciri Peranakan Turun yang Perlu Diketahui Wanita

Konten Media Partner
4 Agustus 2022 14:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi peranakan turun pada wanita dapat menyebabkan nyeri di sekitar panggul. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peranakan turun pada wanita dapat menyebabkan nyeri di sekitar panggul. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Peranakan turun atau dalam istilah medis dikenal sebagai prolaps uteri adalah penurunan sebagian atau seluruhnya bagian rahim ke vagina. Kondisi ini terjadi akibat melemahnya otot dan jaringan penyangga di sekitar panggul, sehingga tidak dapat menopang berat rahim.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan tingkat keparahannya, peranakan turun terbagi menjadi empat kondisi, antara lain:
  • Tingkat pertama, terjadi ketika leher rahim turun sampai ke vagina.
  • Tingkat kedua, terjadi ketika leher rahim turun sampai batas mulut vagina.
  • Tingkat ketiga, terjadi ketika leher rahim turun hingga keluar dari vagina.
  • Tingkat keempat, terjadi ketika seluruh keluar dari vagina.
Sebuah penelitian berjudul Uterine Prolapse oleh Cathy J. Chen dan Holly Thompson (2022) menyebutkan, umumnya hampir setengah populasi wanita antara usia 50 sampai 79 tahun mengalami peranakan turun.

Penyebab Peranakan Turun

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, peranakan turun disebabkan oleh otot dan jaringan panggul yang menjadi kendur dan lemah. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu:
  • Proses persalinan yang terlalu lama dan sulit.
  • Terjadi cedera saat proses melahirkan.
  • Kelemahan pada otot panggul seiring bertambahnya usia.
  • Melemahnya tonus otot dan rendahnya kadar estrogen setelah menopause.
  • Pada saat melahirkan, mengejan sebelum leher rahim terbuka sempurna.
  • Kehamilan dini.
  • Kurang istirahat pada waktu hamil dan setelah melahirkan.
  • Banyak melalui proses melahirkan (lebih dari empat kali).
  • Berbagai kondisi yang menyebabkan peningkatan tekanan di perut, seperti batuk kronis (bronkitis dan asma), tumor panggul, atau penumpukan cairan di dalam rongga perut.
  • Merokok, karena dapat menyebabkan batuk kronis.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Malnutrisi atau kekurangan gizi.
  • Mengalami komplikasi akibat operasi di daerah panggul.
  • Sering mengangkat barang terlalu berat.
ADVERTISEMENT

Ciri-Ciri Peranakan Turun

Ilustrasi peranakan turun dapat terjadi pada wanita hamil. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peranakan turun dapat terjadi pada wanita hamil. Foto: Unsplash
Dikutip dari National Health Service of United Kingdom, ada sejumlah ciri-ciri peranakan turun yang dapat dialami wanita, di antaranya:
  • Perut terasa tegang dan berat di sekitar perut bagian bawah dan area vagina.
  • Merasa tidak nyaman di dalam vagina.
  • Merasa seperti ada sesuatu yang turun di dalam vagina.
  • Merasa ada yang mengganjal di dalam vagina, terutama saat duduk. Kondisi ini terasa seperti duduk di atas bola kecil.
  • Ada benjolan yang menonjol keluar dari vagina yang bisa diraba dan dilihat.
  • Merasa tidak nyaman atau mati rasa saat berhubungan intim.
  • Mengalami masalah buang air kecil seperti nyeri, merasa tidak tuntas, atau sering merasa ingin buang air kecil saat batuk atau bersin.
  • Kesulitan buang air besar.
  • Merasakan kram perut dan nyeri panggul yang parah.
  • Nyeri punggung terutama saat mengangkat beban berat atau saat berhubungan intim.
ADVERTISEMENT
Selain ciri-ciri di atas, peranakan turun berkemungkinan tidak menunjukkan tanda atau gejala tertentu. Terkadang, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah seseorang mengalami peranakan turun atau tidak.

Cara Mencegah Peranakan Turun

Pada dasarnya, kondisi peranakan turun tidak selalu dapat dicegah. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami kondisi ini, antara lain:
  • Berolahraga secara rutin dan memperbanyak minum air putih.
  • Menjaga berat badan tetap ideal.
  • Menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Menghentikan kebiasaan merokok yang dapat memicu batuk kronis.
  • Mengobati masalah kesehatan penyebab adanya peningkatan tekanan di panggul, seperti mengobati sembelit atau batuk kronis.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Apa itu peranakan turun?
chevron-down
Apa nama lain peranakan turun?
chevron-down
Apa faktor penyebab peranakan turun?
chevron-down