Sakit Perut Sebelah Kiri: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
ยทwaktu baca 7 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Sakit perut sebelah kiri merupakan keluhan yang umum terjadi dan bisa menyerang siapa saja. Penderita bisa merasakan kram, pegal, hingga sensasi tertusuk di area perut sebelah kiri.
Sakit perut sebelah kiri bukanlah sebuah penyakit, tetapi gejala penyakit tertentu. Kondisi ini umumnya merupakan gejala dari kelebihan gas dalam usus akibat konsumsi makanan dan minuman tertentu.
Namun, sakit perut sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh masalah pada saluran pencernaan yang lebih serius, seperti divertikulitis, hernia, radang usus buntu, sindrom iritasi usus besar, penyakit Celiac, dan sebagainya.
Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri
Pada kebanyakan kasus, penyebab sakit perut sebelah kiri dapat diketahui apabila disertai dengan gejala lain, seperti konstipasi, mual, muntah, demam, dan lainnya. Berikut ini beberapa penyebab sakit perut sebelah kiri yang dapat diwaspadai.
1. Divertikulitis
Divertikulitis adalah infeksi atau peradangan pada divertikula (kantong-kantong kecil yang terbentuk di saluran pencernaan). Divertikulitis dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah yang bisa terjadi secara mendadak dan semakin memburuk selama beberapa hari. Gejala lainnya mencakup:
Sembelit atau diare
Demam dan menggigil
Mual atau muntah
Terkadang keluarnya tinja disertai darah
Mengutip Medical Surgical Nursing: Digestive Systems Disorders oleh Joyce M. Black dan Jane Hokansosn Hawks (2021), divertikulitis sering terjadi pada pasien lanjut usia dan penderita obesitas. Kondisi ini umumnya jarang terjadi pada orang yang berumur di bawah 40 tahun.
2. Penyakit Celiac
Penyakit Celiac adalah penyakit akibat reaksi sistem imun terhadap konsumsi gluten, yaitu protein yang dapat ditemukan pada gandum. Pada penderita penyakit Celiac, gluten akan memicu memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang bagian usus, sehingga menyebabkan berbagai masalah pencernaan.
Penyakit Celiac dapat menimbulkan sakit perut sebelah kiri yang disertai dengan gejala lain, seperti perut kembung, kelelahan, penurunan berat badan, dan diare.
3. Kelebihan Gas
Gas secara normal terbentuk di dalam saluran pencernaan. Kelebihan gas di dalam perut dapat memicu beberapa gejala, salah satunya sakit perut sebelah kiri.
Penyebab kelebihan gas antara lain karena konsumsi makanan dan minuman bersoda, merokok, dan makan berlebihan. Kondisi ini juga bisa dipicu karena makanan yang tidak tercerna dan bakteri tertentu di perut.
4. Intoleransi Laktosa
Intoleransi laktosa adalah gangguan sistem pencernaan yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memecah gula alami yang disebut sebagai laktosa. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan jumlah enzim laktase yang berfungsi memecah laktosa.
Penderita intoleransi laktosa tidak dapat mencerna semua laktosa dari makanan dan minuman yang mengandung susu. Laktosa yang tidak diserap masuk ke usus besar dapat menyebabkan peningkatan cairan dan gas di dalam perut.
Kondisi ini dapat memicu timbulnya sejumlah gejala, seperti sakit perut di sebelah kiri dan kanan, diare, kembung, mual, dan muntah.
5. Penyakit Crohn
Penyakit Crohn adalah suatu kondisi peradangan kronis yang berpotensi melibatkan setiap bagian pada saluran pencernaan, tapi paling sering memengaruhi bagian akhir dari usus kecil dan bagian awal dari usus besar.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tidak ada penyebab yang jelas dari penyakit Crohn, tetapi beberapa faktor, seperti sistem kekebalan tubuh yang melemah dan faktor genetik bisa meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut.
Beberapa gejala penyakit Crohn antara lain nyeri yang bisa terjadi di perut sebelah kiri, diare, kelelahan, penurunan berat badan, dan tinja yang disertai darah.
6. Pielonefritis Akut (Infeksi Ginjal)
Pielonefritis akut atau infeksi ginjal adalah kondisi peradangan pada organ ginjal akibat infeksi bakteri. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit di perut bagian tengah, kiri bawah, pinggang, dan sekitarnya.
Menurut Mariya Belyayeva dalam Acute Pyelonephritis (2021), infeksi ginjal berisiko tinggi menyerang wanita hamil, penderita diabetes, atau pasien penerima transplantasi ginjal. Kondisi ini memerlukan perhatian medis segera.
7. Hernia
Hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh menonjol melalui dinding otot atau jaringan di sekitarnya. Kondisi ini paling sering terjadi di sekitar area perut.
Pada orang dewasa, hernia terjadi karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena faktor usia. Hernia yang terjadi pada area perut sebelah kiri dapat memicu rasa sakit yang hebat dan intensitasnya meningkat seiring waktu.
8. Gastritis
Gastritis adalah kondisi peradangan dan iritasi yang menyebabkan pengikisan lapisan dinding lambung akibat kelebihan asam lambung. Kondisi ini disebabkan oleh stres, penggunaan obat antiradang jangka panjang, hingga infeksi virus dan bakteri.
Gejala dari gastritis umumnya adalah mual, muntah, perut kembung, sakit, kurang nafsu makan, dan perut terasa terbakar di antara waktu makan atau pada malam hari. Kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa sakit di area perut sebelah kiri.
8. Herpes Zoster
Herpes zoster adalah jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh virus Varisela zoster yang menetap di akar saraf. Penderita herpes zoster adalah orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air.
Begitu seseorang terkena cacar air, virusnya tidak hilang sepenuhnya dan bisa menetap dalam tubuh meskipun tidak aktif. Namun, virus tersebut dapat aktif kembali ketika daya tahan tubuh menurun dan menyebabkan penyakit herpes zoster.
Herpes zoster dapat menyebabkan rasa sakit pada salah satu sisi perut, termasuk perut sebelah kiri. Gejala herpes zoster lainnya meliputi gatal-gatal, ruam kulit, dan lesi yang berisi cairan.
9. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
Irritable bowel syndrome atau sindrom iritasi usus besar adalah gangguan sistem pencernaan yang menyerang usus besar. Mengutip Irritable Bowel Syndrome: A Review oleh Kristen Ronn Weaverejala, dkk. (2022), gejala dari gangguan pencernaan ini termasuk kram, sakit perut sebelah kiri, kembung, diare, dan sembelit.
Kemungkinan penyebab sindrom iritasi usus besar disebabkan oleh usus besar yang terlalu sensitif atau masalah pada sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kontraksi otot usus yang terlalu kuat atau lemah juga bisa memicu timbulnya kondisi ini.
10. Penyebab Lainnya
Selain beberapa penyebab di atas, sakit perut sebelah kiri dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti cedera, ketegangan otot, sembelit, tukak lambung, penyumbatan usus, shigellosis, dan infeksi saluran kemih.
Gejala Sakit Perut Sebelah Kiri
Pada dasarnya, sakit perut sebelah kiri dapat memiliki gejala yang berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Namun, ada beberapa gejala umum yang biasanya dialami penderita, yaitu:
Sakit perut seperti ditekan terus-menerus
Sakit perut yang terasa tajam dan menusuk
Sakit perut yang terasa seperti diremas
Selain beberapa gejala di atas, sakit perut sebelah kiri dapat disertai dengan gejala-gejala lain, seperti:
Demam
Mual dan muntah
Kehilangan nafsu makan
Pembengkakan perut
Diare
Nyeri dan sulit buang air kecil
Tinja berdarah
Urine berdarah
Nyeri pinggang
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
Sejumlah gejala penyerta tersebut dapat disebabkan oleh kondisi serius yang membutuhkan pertolongan medis. Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala-gejala tersebut untuk mendapat penanganan yang tepat.
Cara Mengobati Sakit Perut Sebelah Kiri
Sebagian besar kasus sakit perut sebelah kiri akan membaik dalam 2-3 hari apabila rasa sakit tersebut disebabkan oleh kondisi ringan, seperti kelebihan gas atau sembelit.
Pada dasarnya, cara mengobati sakit perut sebelah kiri harus sesuai dengan penyebabnya. Perlu diketahui, beberapa penyebab sakit ini bisa memiliki gejala yang sama, meskipun penyakitnya berbeda.
Oleh sebab itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter agar mengetahui penyebab pasti dari sakit perut sebelah kiri. Berikut ini beberapa cara mengobati sakit perut sebelah kiri secara umum sesuai penyebabnya.
1. Menggunakan Kompres Hangat
Sakit perut sebelah kiri yang disebabkan karena kelebihan gas dapat diredakan dengan menggunakan kompres hangat pada bagian perut yang terasa sakit. Selain itu, bisa juga mandi air hangat untuk mengurangi sakit yang ditimbulkan.
2. Minum Banyak Air Putih
Jika disebabkan oleh gangguan pencernaan akibat kelebihan gas, ketegangan otot, dan sembelit, sakit perut sebelah kiri bisa diatasi dengan banyak minum air putih. Air putih terbukti dapat membantu mengurangi rasa sakit.
3. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri
Jika penyebab sakit perut sebelah kiri adalah ketegangan otot, mengonsumsi obat pereda nyeri dapat menjadi pilihan untuk mengurangi rasa sakit sementara. Minum obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas di apotek, seperti paracetamol.
4. Berkonsultasi ke Dokter
Konsultasikan ke dokter apabila sakit perut sebelah kiri disertai dengan gejala-gejala lain yang semakin memburuk. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik hingga pemeriksaan radiologi, seperti CT scan, foto rontgen, dan lainnya.
Setelah mengetahui penyebab pasti dari penyakit yang mendasarinya, dokter akan menentukan jenis pengobatan yang perlu dilakukan. Misalnya, dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu apabila penyebab sakit perut sebelah kiri karena infeksi, seperti divertikulitis.
5. Tindakan Pembedahan
Penyebab sakit perut sebelah kiri yang lebih serius mungkin memerlukan tindakan pembedahan. Beberapa kondisi medis yang memerlukan pembedahan misalnya hernia atau penyumbatan usus.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab sakit perut sebelah kiri?

Apa penyebab sakit perut sebelah kiri?
Beberapa penyebab sakit perut sebelah kiri antara lain divertikulitis, cedera, ketegangan otot, sembelit, tukak lambung, penyumbatan usus, dan infeksi saluran kemih.
Apa itu divertikulitis?

Apa itu divertikulitis?
Divertikulitis adalah infeksi atau peradangan pada divertikula (kantong-kantong kecil yang terbentuk di saluran pencernaan).
Apa itu hernia?

Apa itu hernia?
Hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh menonjol melalui dinding otot atau jaringan di sekitarnya.
