Kumparan Logo
Konten Media Partner

Vesperum: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi obat Vesperum. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Vesperum. Foto: Unsplash

Vesperum obat apa? Vesperum adalah obat yang digunakan untuk menangani mual dan muntah. Obat ini juga dapat membantu meredakan gejala dispepsia fungsional yang berhubungan dengan refluks esofagitis.

Vesperum termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai anjuran dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak berusia 12 tahun ke atas dan orang dewasa.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 8 data

Vesperum 10 mg
Harga
Rp5.000 - Rp12.000 per strip (10 tablet)
Indikasi dan Manfaat
Mengatasi mual, muntah, dan gejala dispepsia fungsional.
Komposisi
Domperidone 10 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Anak-anak usia 12 tahun ke atas dan orang dewasa: dosis 10 mg, diminum 3 kali sehari. Dosis maksimal 30 mg per hari dan pengobatan maksimal 7 hari. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan.
Efek Samping
Sakit kepala, pusing, mengantuk, dan mulut kering.
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.
Peringatan
Tidak boleh digunakan untuk pasien alergi terhadap kandungan obat, memiliki riwayat penyakit jantung, kanker payudara, gangguan ginjal dan hati, serta ibu hamil dan menyusui.
Golongan Obat
Obat Keras

Pengertian Vesperum

Ilustrasi obat Vesperum. Foto: Pexels

Vesperum adalah obat golongan antiemetik, yaitu obat yang berfungsi untuk mengatasi mual dan muntah. Obat ini bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin perifer yang dapat memicu reaksi mual dan muntah.

Selain itu, Vesperum juga dapat digunakan untuk meredakan dispepsia fungsional, yakni sekumpulan gejala gangguan pencernaan bagian atas yang timbul tanpa memiliki penyebab yang jelas. Obat ini juga mampu menangani gangguan pengosongan lambung yang ditandai dengan rasa penuh pada perut.

Kandungan dan Kegunaan Vesperum

Ilustrasi obat Vesperum. Foto: Unsplash

Vesperum memiliki kandungan zat aktif domperidone 10 mg. Domperidone termasuk dalam golongan obat antiemetik atau antimuntah.

Mengutip jurnal Short Review of Domperidone Tablet oleh Sharma Shaveta, dkk., Domperidone bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin perifer yang dapat memicu reaksi mual dan muntah.

Cara kerjanya tersebut dapat meningkatkan peristaltik esofagus dan koordinasi gastroduodenal sehingga mempercepat waktu pengosongan lambung dan mengurangi proses kerja usus halus.

Domperidone yang terkandung dalam Vesperum juga dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah kondisi, seperti:

  • Meredakan mual dan muntah yang disebabkan oleh efek penggunaan obat-obatan tertentu, kontrasepsi hormonal, dan terapi sitotoksik.

  • Meredakan gejala gangguan pencernaan.

  • Meredakan sakit perut akibat mual dan muntah.

  • Meredakan refluks asam lambung.

  • Meredakan gejala-gejala dispepsia fungsional.

Domperidone terkadang juga digunakan untuk meningkatkan suplai air susu ibu (ASI) pada wanita menyusui. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan prolaktin, yakni hormon yang mendorong produksi ASI. Namun, penggunaan obat ini untuk wanita menyusui harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu.

Baca Juga: 6 Obat Mual Ibu Hamil yang Efektif

Anjuran Dosis Vesperum

Ilustrasi konsumsi obat Vesperum harus sesuai anjuran dokter. Foto: Unsplash

Sebagai golongan obat keras, penggunaan Vesperum tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Konsumsi Vesperum harus sesuai dengan anjuran dokter dan informasi yang tertera pada kemasan obat. Penggunaannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.

  • Vesperum tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap kandungan obat.

  • Vesperum dapat dikonsumsi sebelum makan agar penyerapannya maksimal.

Dokter biasanya akan meresepkan obat sesuai dengan usia dan kondisi tubuh pasien. Adapun anjuran dosis dan aturan pakai Vesperum secara umum adalah sebagai berikut.

  • Anak-anak usia 12 tahun ke atas dan orang dewasa: dosis 10 mg, diminum 3 kali sehari. Dosis maksimal 30 mg per hari dan pengobatan maksimal 7 hari. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan.

Jika ingin mengonsumsi Vesperum, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti kejang, gangguan elektrolit, perdarahan gastrointestinal, sindrom ekstrapiramidal, dan aritmia ventrikel.

Kontraindikasi Vesperum

Sebelum mengonsumsi Vesperum, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki kondisi berikut:

  • Alergi terhadap kandungan obat.

  • Pasien dengan riwayat penyakit jantung.

  • Pasien dengan riwayat kanker payudara.

  • Pasien dengan riwayat atau mengidap tumor hipofisis pelepas prolaktin.

  • Pasien yang memiliki riwayat atau menderita gangguan ginjal dan fungsi hati sedang hingga berat.

  • Pasien yang memiliki tekanan darah tinggi, diabetes melitus, dan kolesterol tinggi.

  • Pasien dengan gangguan elektrolit yang signifikan, seperti hipokalemia, hipomagnesemia, hiperkalemia.

  • Ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga: 5 Jenis Obat Mual Muntah Berdasarkan Penggunaannya

Efek Samping Vesperum

Ilustrasi efek samping Vesperum adalah sakit kepala. Foto: Pexels

Mengutip jurnal Domperidone: Review of Pharmacology and Clinical Applications in Gastroenterology oleh Savio C. Reddymasu, dkk., beberapa efek samping domperione yang terkandung dalam Vesperum, di antaranya:

  • Sakit kepala atau pusing

  • Mengantuk

  • Mulut kering

  • Diare dan kram usus

  • Nyeri payudara

  • Mulut kering

  • Retensi urine

Selain efek samping di atas, penggunaan obat dengan kandungan domperidone juga dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti ruam kulit, gatal-gatal, dan sesak napas. Pada beberapa kasus, obat ini juga dapat menimbulkan efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Anafilaksis, yakni syok akibat reaksi alergi yang berat dan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi secara tidak normal. Akibatnya, terjadi penurunan tekanan darah yang drastis dan gangguan saluran pernapasan.

  • Angiodema, yakni pembengkakan atau benjolan yang muncul dari lapisan dalam kulit. Benjolan ini biasanya muncul di pada wajah dan bibir.

  • Hiperprolaktinemia, yakni peningkatan kadar hormon prolaktin dalam darah lebih tinggi dari normal.

Jika mengalami efek samping di atas, segera periksakan diri ke dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa kegunaan obat Vesperum?

chevron-down

Vesperum adalah obat yang digunakan untuk menangani mual dan muntah.

Vesperum termasuk golongan obat apa?

chevron-down

Vesperum termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai anjuran dokter.

Apa kandungan obat Vesperum?

chevron-down

Vesperum memiliki kandungan zat aktif domperidone 10 mg.