Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Benci Kusangka Sayang – Sonia Sopianti

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyanyikan lagu Benci Kusangka Sayang. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyanyikan lagu Benci Kusangka Sayang. Foto: Pixabay

“Benci Kusangka Sayang” merupakan lagu bergenre rock Melayu yang cukup populer di Indonesia. Single ini pertama kali dipopulerkan oleh Sonia Sopianti dan diperdengarkan pada publik pada tanggal 4 Mei 2001 silam.

Sebagai informasi, Sonia Sopianti adalah salah satu penyanyi asal Indonesia yang kerap kali dianggap sebagai musisi asal negeri Jiran, Malaysia. Anggapan ini muncul lantaran cengkok Sonia Sopianti saat menyanyi Melayu sangat mirip dengan logat Malaysia.

Sonia merupakan penyanyi yang memilih rock Melayu menjadi jalannya dalam berkarier di dunia hiburan tanah air. Ia mengawali kariernya sejak tahun 1997 dan telah merilis album di tahun yang sama bertajuk Miliki Aku.

Penasaran bagaimana liriknya? Simak lirik lagu “Benci Kusangka Sayang” yang dibawakan Sonia Sopianti berikut ini.

Ilustrasi menyanyikan lagu Benci Kusangka Sayang. Foto: Pixabay

Lirik Lagu Benci Kusangka Sayang – Sonia Sopianti

Masih membasah luka yang dulu pernah kau cipta

Kau sayat kembali di atas derita lama

Tak pernah menjadi impian dan hitam bukanlah harapan

Mengering air mata, mengenang percintaan yang kini tinggal igauan

Masih segar di ingatan kenangan kita masih bersama

Cinta yang telah berlalu ku simpan jadi sejarah

Biarlah ku jalani lara, biarlah kan ku telan duka

Semoga kau mengerti, tak pernah ku restui pemergian dirimu

Sungguh menyayat hati

Benar kata pujangga, "Selasih ku sangka mayang"

"Mayang ku sangkakan daun selada"

Orang benci ku sangka sayang

Namun diri tak merasa tetapi apakan daya?

Kenang-kenanglah aku, sayang, rinduilah aku dalam ingatanmu

Yang telah tinggalkanku selama ini

Jauh mengejar mimpi yang tiada pasti

Biar hujan datang berturun, takkan tawar rasa lautan cinta

Ku khayalkan kasihmu memekakkan rasa

Kiranya gerimismu tawarkan lautan

Benar kata pujangga, "Selasih ku sangka mayang"

"Mayang ku sangkakan daun selada"

Orang benci ku sangka sayang

Namun diri tak merasa tetapi apakan daya?

Kenang-kenanglah aku, sayang, rinduilah aku dalam ingatanmu

Yang telah tinggalkanku selama ini

Jauh mengejar mimpi yang tiada pasti

Biar hujan datang berturun, takkan tawar rasa lautan cinta

Ku khayalkan kasihmu memekakkan rasa

(VIO)