Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Butet dan Maknanya yang Menyiratkan Kerinduan

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lirik lagu Butet. Sumber: Unsplash/Bermix Studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lirik lagu Butet. Sumber: Unsplash/Bermix Studio

Lagu tentang hubungan anak dan orang tua selalu berhasil menyentuh hati. Salah satunya adalah lagu asal Tapanuli Utara, Medan, berjudul Butet. Lirik lagu Butet menggambarkan kerinduan seorang ayah kepada anak perempuannya.

Butet merupakan istilah dalam bahasa Batak. Kata butet digunakan sebagai panggilan sayang kepada anak perempuan. Hal ini seperti nduk dalam Bahasa Jawa.

Lirik Lagu Butet beserta Asal- Usul dan Maknanya

Ilustrasi lirik lagu Butet. Sumber: Unsplash/Arseny Togulev

Hingga saat ini, belum ada informasi yang menyebutkan secara pasti siapa pencipta lagu "Butet". Namun, penyanyi yang mempopulerkan lagu "Butet" adalah Jessica Nainggolan

Sebelum membahas maknanya, ketahui dulu lirik lagu Butet secara lengkap. Berikut lirik Butet yang ditulis ulang dari smule.com.

Butet,

Dipangungsian do amangmu ale butet

Da margurilla da mardarurat ale butet

Da margurilla da mardarurat ale butet

Butet,

Sotung ngolngolan ro hamuna ale butet

Paima tona manang surat ale butet

Paima tona manang surat ale butet

Tunggulah kabar atau surat, Butet

Tunggulah kabar atau surat, Butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Butet,

Sotung sumolsol roha muna ale butet

Musunta i ikkon saut do talu ale butet

Musunta i ikkon saut do talu ale butet

Butet,

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Butet,

Haru patibu ma magodang ale butet

Asa adong da palang merah ale butet

Da palang merah ni negara ale butet

I doge doge doge i dogei doge doge

I doge doge doge i dogei doge doge

Butet

Butet

Butet

Dalam buku Jihad Akbar di medan Area, Amran Zamzani (1990), disebutkan bahwa lagu "Butet" terinspirasi dari pertempuran front depan di Tanah Karo menjelang Agresi Militer Belanda II. Lagu ini menggambarkan kerinduan seorang ayah kepada anaknya di saat ia sedang pergi berjuang.

Lagu ini terkesan sendu dan penuh rindu. Hal ini makin diperkuat dengan melodinya yang tergolong nyanyian lamenta atau ratapan. Siapa pun yang mendengarkan lagu "Butet" pasti akan merasakan rasa kepedihan dan kerinduan yang mendalam.

"Butet" ditulis dari sudut pandang seorang ibu yang sedang bercerita pada anaknya. Si Ibu sedang emnasihati anaknya supaya tidak terlalu bersedih akibat berpisah dengan ayahnya.

Saat ini ayah sedang berada di medan pertempuran untuk melakukan hal mulia. Ia sedang berjuang dan suatu saat pasti akan kembali ke rumah. Si ibu juga menambahkan supaya anak perempuannya bersabar menanti surat dari medan perang.

Dalam surat itu sang ayah berharap agak putrinya cepat besar. Kelak, anaknya bisa menjadi bagian dari Palang Merah dan turut membantu orang yang terluka.

Baca juga: Lirik Lagu Nining Meida - Mojang Priangan dan Makna terkait Gadis Sunda

Lirik lagu Butet sangat menyentuh hati. Meski tidak bisa berbahasa Batak, tetapi saat mendengar musiknya yang mengalun sendu akan membuat siapa saja terlarut dalam kerinduan. (SASH)