Lirik Lagu Gugur Bunga dan Maknanya yang Penuh Haru

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Gugur Bunga" merupakan salah satu lagu nasional yang diajarkan di sekolah-sekolah. Notasi dan lirik lagu Gugur Bunga diciptakan oleh Ismail Marzuki pada tahun 1945.
Hingga saat ini, lagu "Gugur Bunga" masih sering dinyanyikan dalam upacara bendera kala memperingati hari pahlawan. Selain itu, saat ada upacara pemakaman pejabat maupun tokoh penting, lagu ini juga kerap diputar.
Lirik Lagu Gugur Bunga Lengkap dengan Maknanya
Banyak orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya judul awal untuk lagu "Gugur Bunga" adalah "Gugur Bunga di Taman Bakti". Hal ini tertulis dalam buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Tradisional, dan Anak Terpopuler, Hani Widiatmuko, Dicky Maulana, (2017:16).
Namun, saat ini masyarakat lebih sering menyingkatnya menjadi "Gugur Bunga". Lagu ini ditulis oleh Ismail Marzuki, salah satu komponis besar Indonesia pada masanya.
Berikut ini lirik lagu "Gugur Bunga" yang bisa dinyanyikan dengan tempo andante moderato dan birama 4/4.
Gugur Bunga - Ismail Marzuki
Verse 1
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Verse 2
Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Reff:
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Verse 3:
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
Lagu "Gugur Bunga" ditulis sebagai upaya untuk menghormati para pahlawan yang telah gugur selama masa revolusi nasional Indonesia. dalam lirik-liriknya, lagu ini menceritakan tentang gugurnya para pahlawan yang telah berjuang di medan laga.
Melalui lirik tersebut dapat diketahui betapa sedihnya perasaan penulis saat mengetahui para tentara yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa harus membayarnya dengan nyawa. Hal itu bisa dilihat pada bait 1 yang berbunyi "Betapa hatiku takkan pilu, telah gugur pahlawanku. Betapa hatiku takkan sedih, hamba ditinggal sendiri"
Melalui lagu ini, Ismail Marzuki ingin mengenang dan menghormati jasa para pahlawan tersebut. Hingga saat ini, lagu "Gugur Bunga" masih terus diajarkan pada siswa sekolah.
Hal ini bertujuan supaya generasi muda tidak melupakan jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tak hanya sampai di situ, lagu "Gugur Bunga" juga masih terus dinyanyikan saat ada upacara hari pahlawan maupun di momen-momen tertentu.
Baca juga: Lirik Lagu Hymne Guru dan Maknanya
Lirik lagu Gugur Bunga yang puitis dan syahdu membuat siapa saja yang mendengarnya akan terlarut dalam haru. Lagu ini akan selalu membangkitkan ingatan tentang perjuangan para pendahulu negeri. (SASH)
