Lirik Lagu Hanya Dia yang Ada Diantara Jantung Hati - Elvy Sukaesih

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu hanya dia yang ada diantara jantung hati belakangan ini tengah berseliweran di FYP TikTok. Lirik tersebut adalah penggalan lagu “Pecah Seribu” yang dibawakan Ratu Dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih.
Lagu ini dirilis kembali pada 2020 lalu lewat kanal YouTube Le Moesiek Revole. Hingga kini, official music video tersebut telah disaksikan lebih dari 2,4 juta kali.
Lirik lagu “Pecah Seribu” ini diciptakan oleh Toto, komponis yang telah menciptakan banyak lagu dangdut populer.
Bagi yang penasaran, berikut lagu “Pecah Seribu” dari Elvy Sukaesih yang populer dengan lirik lagu hanya dia yang ada diantara jantung hati.
Lirik Lagu Hanya Dia yang Ada Diantara Jantung Hati
Ha-ah-ah-ah
Hu-uh-uh-uh
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah-patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
ho-oh
(La-la-la-la-la-la-la-la la-la-la-la-la-la-la-la) ho-oh
Hanya dia
(Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, hanya dia)
Hanya dia yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara
Oh angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
(Ha-ah-ah-ah)
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah-patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
ho-oh
(La-la-la-la-la-la-la-la la-la-la-la-la-la-la-la) ho-oh
Hanya dia
(Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, hanya dia)
Hanya dia yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara
Oh angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
(Ha-ah-ah-ah)
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ha-ah-ah-ah
Ha-ah-ah-ah
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
(ADS)
