Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Kau Rumahku – Raissa Anggiani

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyanyikan lagu Kau Rumahku. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyanyikan lagu Kau Rumahku. Foto: Pixabay

Lagu “Kau Rumahku” merupakan lagu yang dipopulerkan Raissa Anggiani. Muncul sebagai nama baru di industri musik, penyanyi berusia 17 tahun ini adalah putri Rommy Sulastyo, aktor sinetron kawakan.

Siapa sangka bahwa makna lagu “Kau Rumahku” cukup menyentuh hati. Lagu ini memiliki arti sejauh apapun seseorang pergi, pasti ia akan kembali ke tempat ternyaman atau yang dianggap rumahnya sendiri.

Raissa Anggiani telah sukses membawakan lagu ini dengan mendalami maknanya. Langsung saja, simak lirik lagu “Kau Rumahku” milik Raissa Anggiani berikut ini.

Ilustrasi menyanyikan lagu Kau Rumahku. Foto: Pixabay

Lirik Lagu Kau Rumahku – Raissa Anggiani

Bagaikan sungai yang tak punya malu

Mengalir meskipun terancam surut

Lalu (hmm), kakimu melangkah ke rumahku

Setengah melirik, mencoba rayu

Apa yang kau inginkan

Dari senyumku, ya tuan?

Gemar sekali kau lukiskan bintang untukku

Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati

Yang hampir mati

'Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita

Jangan biarkan ku pulang

Ke rumah yang bukan engkau

Bicarakan tentang seisi dunia

Perlahan mendekat, bisikkan cinta

Membuatku terlena

Ke dalam pesona sukma yang begitu indah

Apa yang kau inginkan

Dari senyumku, ya tuan?

Ohh

Gemar sekali kau lukiskan bintang untukku

Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati

Yang hampir mati

'Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita

Jangan biarkan ku pulang

Ke rumah yang bukan engkau

Jika mampu ku menjelajahi langit

'Kan ku petik pelangi 'tuk warnai harimu

Jangan khawatir, masih ada aku

Jangan khawatir, masih ada aku

Gemas sekali kau lukiskan bintang untukku

Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati

Yang hampir mati

'Kan ku letakkan hangat di tengah dekap kita

'Kan aku persilahkan kau menetap di sini

(VIO)