Lirik Lagu Lintang Asmoro Bahasa Jawa dan Maknanya

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu Lintang Asmoro ditulis dalam bahasa Jawa. Fenomena lagu berbahasa Jawa yang sedang tren di masyarakat belakangan ini menjadi bukti bahwa musik daerah memiliki daya tarik yang kuat dan mampu bersaing di industri musik modern.
Lagu berbahasa Jawa yang tren saat ini merupakan hasil perpaduan antara unsur-unsur musik tradisional dan modern. Musik pop, dangdut, EDM (Electronic Dance Music), hingga hip-hop sering digunakan sebagai pengiring lirik berbahasa Jawa.
Memahami Makna Lirik Lagu Lintang Asmoro
Berdasarkan buku OM Wawes: Babat Alas Dangdut Anyar, Michael H.B. Raditya, (2020), fenomena lagu bahasa Jawa di era modern disambut dengan sangat baik oleh masyarakat. Bahkan bukan hanya masyarakat yang tinggal di Jawa, lagu-lagu ini juga populer di wilayah lainnya.
Seperti halnya lagu-lagu populer lainnya, lirik lagu berbahasa Jawa berisi cerita atau pesan yang relatable, baik tentang cinta, patah hati, atau kehidupan sehari-hari. Lirik yang menyentuh ini membuat pendengar merasa terhubung, karena emosi yang tersampaikan melalui lirik tetap bisa dirasakan secara universal.
Lagu Lintang Asmoro merupakan salah satu lagu yang memiliki beberapa versi. Dengan kata lain, ada beberapa penyanyi atau musisi yang menyanyikannya dengan versi mereka masing-masing. Hal tersebut tidak mengubah kenyataan bahwa lirik lagu ini memiliki makna dan arti yang mendalam.
Inilah lirik lagu Lintang Asmoro tersebut, ditulis ulang dari jagodangdut.com.
Wong ayu tresnamu kinarya tamba
Susah jroning batinku
Wong bagus antebna rasa atimu
Tresnaku tulus jroning kalbu
Siang pantara ratri
Mung eling manising ati
Sedyaku bisa anduweni
Marang Sang Dyah Sulaksmi
Rasa kangen kang nglimputi
Lintang bulan dadi seksi
Ubayane datan mbalenjani
Janji sebaya mukti sebaya pati
Wong ayu tresnamu kinarya tamba
Susah jroning batinku
Wong bagus antebna rasa atimu
Tresnaku tulus jroning kalbu
Senadyan ngarungi banyu segara
Rasaku rabakal sirna
Senadyan nyawa oncat saka raga
Wis tresna rabisa dipisahna
Rasa kangen kang nglimputi
Lintang bulan dadi seksi
Ubayane datan mbalenjani
Janji sebaya mukti sebaya pati
Wong ayu tresnamu kinarya tamba
Susah jroning batinku
Wong bagus antebna rasa atimu
Tresnaku tulus jroning kalbu
Senadyan ngarungi banyu segara
Rasaku rabakal sirna
Senadyan nyawa oncat saka raga
Wis tresna rabisa dipisahna
Yen wis tresna ora bisa dipisahna
Dari lirik tersebut, bisa dilihat bahwa makna lagu ini menggambarkan cinta yang sangat mendalam dan tulus antara dua orang. Cinta dari wanita yang digambarkan sebagai wanita cantik (wong ayu) menjadi obat atau penghibur bagi rasa sakit di dalam batin seseorang. Ini menunjukkan bahwa kehadiran cinta dapat menyembuhkan luka hati.
Cinta yang digambarkan dalam lagu ini sangat kuat dan tulus. Bahkan cinta tersebut tidak akan pernah pudar atau hilang meskipun harus melewati berbagai kesulitan, termasuk mengarungi lautan atau menghadapi kematian.
Lagu ini juga menyentuh perasaan rindu yang sangat kuat, dengan pernyataan bahwa bintang dan bulan dijadikan saksi akan perasaan yang saling setia. Janji untuk setia sampai mati menjadi inti dari hubungan ini, yang menggambarkan ikatan yang tak tergoyahkan.
Baca Juga: Lirik Lagu Margogo Ijur Bari, Lagu Batak yang Viral di TikTok
Lirik lagu Lintang Asmoro menekankan pentingnya menjaga perasaan dan kepercayaan dalam hubungan. Sederhananya, lagu ini bercerita tentang cinta sejati yang tidak terpisahkan oleh apapun, baik oleh jarak, waktu, maupun kematian. (DNR)
