Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Malam Malam Ku Bagai Seribu Bintang (Roman Picisan) - Dewa 19

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Grup band Dewa 19. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Grup band Dewa 19. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Lirik lagu malam malam ku bagai malam seribu bintang merupakan cuplikan dari lagu “Roman Picisan”. Lagu yang dipopulerkan oleh grup band Dewa 19 ini, diambil dari album kelimanya yang bertajuk Bintang Lima.

Lagu yang dirilis pada tahun 2000 ini menjadi salah satu lagu paling populer di masanya. Selain itu, album Bintang Lima juga mendapatkan predikat sebagai album paling sukses dalam sejarah karier Dewa 19.

Hal tersebut membuat lagu "Roman Picisan" mendapatkan penghargaan Panasonic Gobel Award untuk kategori Best Video Clip dan Lagu Pop Alternatif.

Akhir-akhir ini, Roman Picisan kembali naik daun berkat aplikasi TikTok. Lantas, seperti apa liriknya? Simak lirik lagu “Roman Picisan” berikut ini.

Grup band Dewa 19. Foto: instagram.com/dewa19officialfansclub

Lirik Lagu Roman Picisan - Dewa 19

Tatap matamu bagai busur panah

Yang kau lepaskan ke jantung hatiku

Meski kau simpan cintamu masih

Tetap nafasku wangi hiasi suasana

Saat kau kecup manis bibirmu

Cintaku tak harus miliki dirimu

Meski perih mengiris-iris segala janji

Aku berdansa di ujung gelisah

Diiringi syahdu lembut lakumu

Kau sebar benih anggun jiwamu

Namun kau tiada

Menuai buah cintaku

Yang ada hanya sekuntum rindu

Cintaku tak harus miliki dirimu

Meski perih mengiris-iris segala janji

Malam-malamku bagai malam seribu bintang

Yang terbentang di angkasa bila kau di sini

'Tuk sekedar menemani, 'tuk melintasi wangi

Yang selalu tersaji di satu sisi hati

Malam-malamku bagai malam seribu bintang

Yang terbentang di angkasa bila kau di sini

'Tuk sekedar menemani 'tuk melintasi wangi

Yang selalu tersaji di satu sisi hati

Malam-malamku bagai malam seribu bintang

Yang terbentang di angkasa bila kau di sini

'Tuk sekedar menemani 'tuk melintasi wangi

Yang selalu tersaji di satu sisi hati

Cintaku tak harus miliki dirimu

Meski perih mengiris-iris segala janji

(VIO)