Lirik Lagu Runtah dalam Bahasa Sunda dan Maknanya

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doel Sumbang adalah musisi yang menyanyikan banyak lagu termasuk berbahasa Sunda. Salah satunya adalah Runtah. Lagu ini cukup populer di dunia musik. Itulah mengapa lirik lagu Runtah sering dicari agar bisa menyanyikannya.
Tak hanya itu saja, makna lagu ini juga kerap dicari agar bisa meresapi lagu ini. Terlebih lagi oleh para penikmat musik yang tidak memahami bahasa Sunda.
Lirik Lagu Runtah dalam Bahasa Sunda
Menurut buku Sang Komponis: Nano S. 60 Tahun, Hawe Setiawan (2004: 185), Doel Sumbang adalah penyanyi dan pencipta lagu yang lahir dengan nama Wahyu Affandi di Bandung pada tanggal 16 Mei 1963.
Penyanyi ini termasuk legendaris karena telah menyanyikan banyak lagu populer. Salah satunya adalah “Kalau Bulan Bisa Ngomong” yang dibawakan olehnya bersama Nini Carlina pada tahun 1999.
Hingga kini, Doel Sumbang masih eksis di dunia musik. Tak hanya berbahasa Indonesia, ada juga lagu-lagu dalam bahasa Sunda yang diciptakan oleh penyanyi ini. Misalnya adalah Runtah.
Runtah dirilis pada tahun 2007. Lagu inipun dikenal luas oleh masyarakat terutama Suku Sunda. Jika ingin menyanyikannya, berikut lirik lagu Runtah menurut musixmatch.com.
Panonna alus, irung alus, biwir alus
Ditempo ti hareup ti gigir mani mulus
Ngan hanjakal pisan kalakuan siga sétan
Gunta-ganti jalu teu sirikna unggal minggu
Naha kunaun nu geulis loba nu bangor?
Naha kunaon nu bangor loba nu geulis?
Sigana mah ngarasa asa aing hadé rupa, Jang Oman
Bisa payu ka sasaha tungtungna jadi cilaka
Kulit kelir konéng cangkang cau
Huntuna bodas tipung tarigu
Biwir beureum-beureum jawér hayam
Panon coklat kopi susu
Ngan naha atuh beut dimumurah?
Géblég hirup daék jadi runtah
Ulah bangga bisa gunta-ganti jalu
Komo jeung poho dibaju
Panonna alus, irung alus, biwir alus
Ditempo ti hareup ti gigir mani mulus
Ngan hanjakal pisan kalakuan siga sétan
Gunta-ganti jalu teu sirikna unggal minggu
Naha kunaun nu geulis loba nu bangor?
Naha kunaon nu bangor loba nu geulis?
Sigana mah ngarasa asa aing hadé rupa meureun, Jang Oman
Bisa payu ka sasaha tungtungna jadi cilaka
Kulit kelir konéng cangkang cau
Huntuna bodas tipung tarigu
Biwir beureum-beureum jawér hayam
Panon coklat kopi susu
Ngan naha atuh beut dimumurah?
Géblég hirup daék jadi runtah
Ulah bangga bisa gunta-ganti jalu
Komo jeung poho dibaju
Makna Lagu Runtah sebagai Kritik
Makna lagu Runtah cukup menarik, yaitu tentang wanita yang berperilaku tidak baik dan sering bergonta-ganti pasangan karena tidak mempunyai ketidaksetiaan. Hal ini membuat wanita tersebut dicap tidak baik pula bahkan terkesan murahan.
Bagaimanapun juga, Doel Sumbang pernah menyatakan bahwa lagu ini tidak diciptakan untuk membenci wanitia, namun sebagai kritik terhadap perilaku yang tak baik di lingkungan masyarakat. Kritik inipun disampaikan dengan cukup menohok sehingga dapat memberikan kesan tersendiri bagi para penikmat musik.
Saat ini, lagu tersebut tengah virial di media sosial terutama TikTok. Dengan keviralan lagu ini, diharapkan maknanya dapat tersampaikan secara baik. Jadi, setiap orang dapat menjaga perilakunya dan menaati norma-norma yang ada demi menjaga kedamaian hidup.
Baca juga: Lirik Lagu Nining Meida - Mojang Priangan dan Makna terkait Gadis Sunda
Jadi, lirik lagu Runtah yang berbahasa Sunda itu bermakna tentang perilaku wanita murahan. Meski demikian, lagu tersebut tidak dibuat untuk membenci wanita, namun sebagai kritik terhadap kehidupan sosial. (LOV)
