Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Seventeen – JKT48

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Personel JKT48. Foto: Instagram/@jkt48
zoom-in-whitePerbesar
Personel JKT48. Foto: Instagram/@jkt48

Lagu berjudul “Seventeen” yang dibawakan oleh girl grup, JKT48 sedang populer di media sosial, khususnya TikTok. Lagu tersebut banyak digunakan sebagai backsound konten video.

Lagu yang dirilis pada 13 Agustus 2022 ini merupakan terjemahan dari lagu milik AKB48 dengan judul yang sama, yakni “Seventeen”.

Lantas, seperti apa lirik lagu Seventeen JKT 48? Untuk mengetahuinya simak ulasan selengkapnya di bawah sini.

Baca Juga: Lirik Lagu Ponytail dan Shu-Shu-JKT48

Lirik Lagu Seventeen JKT 48

Ilustrasi Lirik Lagu Seventeen – JKT48. Foto: Pixabay.

Di tempat kulahir dan dibesarkan

Di kota yang dekat laut ini

Setelah sekian lama aku pulang

Sudah ada shopping mall berdiri

Waktu itu selalu seperti tongkat sihir

Walaupun telah mengubah pemandangan

Suara ombak dan aroma gelombang

Masih sama seperti dulu

Seventeen

Sekarang juga kamu yang teristimewa

Ada di pojok kanan buku tahunan kita

Sungguh memang kamu yang teristimewa

Berapakali kubuka untuk memastikannya

Rumahmu yang dulu toko minuman

Sekarang menjadi minimarket

Saatku intip ke balik jendela

Kamu berdiri di kasir counter

Cita-citamu menjadi seorang hair stylist

Waktu itu kamu pernah bercerita

Walau tak seperti yang kamu bayangkan

Kamu terlihat bahagia

Aku jadi lega

Kudengar kalau kamu sudah menikah

Aku terlambat bilang suka kepadamu

Kudengar kamu pun sekarang punya anak

Tak sanggup memanggilmu

Farewell masa mudaku

Sekarang juga kamu yang teristimewa

Ada di pojok kanan buku tahunan kita

Sungguh memang kamu yang teristimewa

Berapakali kubuka untuk memastikannya

Sekarang juga kamu yang teristimewa

Berkilau dengan terang di dalam kenangan

Sungguh memang kamu yang teristimewa

Seperti ini selamanya

Cintaku yang pertama

(SNS)