Konten dari Pengguna

Lirik Sholawat Ya Thoybah Ya Dawal Ayaana - Haddad Alwi ft. Sulis

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lagu "Ya Thoybah" merupakan salah satu lagu sholawat untu mengingat Nabi Muhammad. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Lagu "Ya Thoybah" merupakan salah satu lagu sholawat untu mengingat Nabi Muhammad. Sumber: Pixabay.com

Lagu religi berjudul "Ya Thoybah" yang berartikan Sang Penawar merupakan lagu yang pertama kali diperkenalkan oleh dua penyanyi religi, yakni Haddad Alwi dan Sulis.

Lagu "Ya Thoybah" adalah bagian dari album Cinta Rasul Orchestra yang dirilis pada tahun 2002 silam.

Lagu ini dijadikan sebagai salawat oleh umat Islam untuk tetap mengingat suri tauladan umat Islam, yakni Nabi Muhammad SAW.

Berikut lirik sholawat "Ya Thoybah" beserta terjemahannya.

Lirik Sholawat Ya Thoybah Ya Dawal Ayaana

Cuplikan video musik lagu "Ya Thoybah" . Sumber: NSR Malay.

Lirik Salawat

Ya Thoybah Ya Thoybah

Ya Dawal Ayaana

Isytaqnalik

Wal Hawa Nadaana

Wal Hawa Nadaana

Ya Thoybah Ya Thoybah

Ya Dawal Ayaana

Isytaqnalik Wal Hawa Nadaana Wal Hawa Nadaana

Ya 'Ali Yabn Abi Tholib

Minkumul Masdarul Mawahib

Ya Turo Hal 'Uro Li Haajib

'Indakum (Afdholul Ghilmana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah

Ya Dawal Ayaana

Isytaqnalik Wal Hawa Nadaana Wal Hawa Nadaana

Asyaadil Hasan Wal Husaini

'Ilanna Biqurrot 'Aini

Ya Syabbal balul Jannataini

Jaddukum Shohibul Qur'ana 2x)

Ya Thoybah Ya Thoybah

Ya Dawal Ayaana

Isytaqnalik Wal Hawa Nadaana Wal Hawa Nadaana

Ya Thoybah Ya Thoybah

Ya Dawal Ayaana

Isytaqnalik Wal Hawa Nadaana Wal Hawa Nadaana

Terjemahan Salawat Ya Thoybah

Wahai Sang penawar, wahai Sang Penawar, Wahai penyejuk mata kami,

Kami merindukanmu (Nabi Muhammad) dan Hawa (kecintaanku) telah membawaku (kepadamu).

Wahai Sang penawar, wahai Sang Penawar, Wahai penyejuk mata kami,

Kami merindukanmu (Nabi Muhammad) dan Hawa (kecintaanku) telah membawaku (kepadamu).

Wahai Ali, wahai putra Abu Thalib, darimulah sumber segala anugerah, apakah terlihat oleh kedua mata, di sisimu dua pemuda yang terutama.

Junjunganku Hasan dan Husain adalah penyejuk hati sang Nabi, wahai pemuda surga, datukmu adalah sang penerima mu’jizat (Al-Qur’an)

(SAI)