Konten dari Pengguna

Lirik Ya Nabi Salam Alaika Beserta Artinya

Katalog Musik

Katalog Musik

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melantunkan lirik Ya Nabi Salam Alaika. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melantunkan lirik Ya Nabi Salam Alaika. Foto: Pixabay

"Ya Nabi Salam Alaika" menjadi salah satu sholawat yang paling populer di kalangan umat Muslim. Sholawat ini diawali dengan lirik ya nabi salam alaika, ya Rasul salam alaika.

Beberapa penyanyi religi telah menyanyikan sholawat "Ya Nabi Salam Alaika". Misalnya, Maher Zain serta Sulis dan Hadad Alwi. Video klip "Ya Nabi Salam Alaika" versi Maher Zain yang diunggah tahun 2011 sampai sekarang sudah disaksikan 442 juta kali lebih.

Bagi yang ingin ikut melantunkan sholawat nabi ini, berikut lirik "Ya Nabi Salam Alaika" dan artinya yang dapat Anda simak.

Maher Zain, salah satu pelantun sholawat Ya Nabi Salam Alaika. Foto: Instagram @maherzainofficial

Lirik Ya Nabi Salam Alaika

Yaa nabii salaam ‘alaika, Yaa Rasuul salaam ‘alaika

Yaa habiib salaam ‘alaika, sholawaatullaah ‘alaika

Asyroqol badruu‘alainaa, fakhtafat minhul buduuru

Mitsla husnik maa ro-ainaa, qotthu yaa wajhas-suruuri

Anta syamsun anta badrun, anta nuurun fauqo nuurin

Anta iksiirun wa ghaalii, anta mishbaahush-shuduuri

Yaa habiibi yaa Muhammad, yaa ‘aruusal-khoofiqoiini

Yaa mu-ayyad yaa mumajjad, yaa imaamal qiblataini

Man ro-aa wajhaka yas’ad, yaa kariimal waalidaini

Haudlukash-shoofîl mubarrod, wirdunaa yauman-nusyuuri

Maa ro-ainaal ‘iisa hannat, bissuraa illaa ilaika

Wal ghomaamah qod adhollat, wal malaa sholluu ‘alaika

‘Indamaa syadduul mahaamil, wa tanaadau lirrohiili

Ji'tuhum waddam’u saail, qultu qif lii yaa daliilu

Wa tahammal lî rosaa-il, ayyuhaasy-syauqul jaziilu

Wa ataakal ‘uudu yabkii, wa tadzallal baina yadaika

Wastajaarot yaa habiibii, ‘indakadh-dhobyun-nufuuru

Kullu man fîl kauni haamuu, fîka yaa baahîl jabiini

Nahwa haatiikal manaazil, fîl ‘asyiyyi wal bukuuri

Wa lahum fîka ghoraamun, wasytiyaaqun wa haniinu

Fii ma’aanîkal anaamu, qod tabaddat haa-iriina

Wa sholaatullaahi taghsyaa ‘adda tahriiris-suthuuri

Ahmadal haadii Muhammad shoohibal wajhil muniiri

'Abdukal miskiinu yarjuu fadlakal jammal ghofiiru

Anta lirrusuli khitaamu anta lil maulaa syakuuru

Fiika qod ahsantu dhonnii yaa basyiiru yaa nadziiru

Fa aghitsnii wa ajirnii yaa mujiiru minas sa'iiri

Yaa ghoyaatsii yaa malaadzii fii muhimmaatil umuuri

Sa'da 'abdun qod tamallaa wanjalaa 'anhul haziinu

Fiika yaa badrul tajalla falakal washful hasiinu

Laisa azkaa minka ashlan qotthu yaa jaddal husaini

Fa 'alaikallahu shollaa daa-iman thuulad duhuuri

Yaa walii yal hasanaati yaa rofii'ad darojaati

Kaffir 'anniyadz dzunuuba waghfir 'annis sayyi-aati

Anta ghoffaarul khothoyaa wa dzunuubil muubiqooti

Anta sattarul masaawi wa muqiilul 'atssarooti

'Aalimus sirri wa akhfaa mustajiibud da'awaati

Robbi farhamnaa jamii'a bijamii'is shoolihaati

Arti Lirik Ya Nabi Salam Alaika

Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rosul salam sejahtera untukmu.

Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan Sholawat (rohmat) Allah untukmu

Bulan purnama telah terbit menyinari kami, Pudarlah purnama purnama lainnya.

Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang.

Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya

Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati.

Wahai kekasihku, wahai Muhammad, wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia)

Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu), wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.

Siapa pun yang melihat wajahmu pasti berbahagia, wahai orang yang mulia kedua orang tuanya.

Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak dihari qiyamat.

Belum pernah unta putih berbalur hitam berdenting berjalan malam hari kecuali unta yang datang kepadamu.

Awan tebal memayungimu, seluruh tingkat golongan manusia mengucapkan sholawat kepadamu.

Pohon pohon datang kepadamu menangis bersimpuh merasa hina di hadapanmu.

Kijang gesit datang memohon keselamatan kepadamu wahai kekasih.

Ketika serombongan berkemas dan menyerukan untuk berangkat

Kudatangi mereka dengan berlinang air mata seraya kuucapkan tunggulah wahai pemimpin rombongan

Bawakan aku surat yang berisikan kerinduan yang mendalam

Membawakan ke tempat yang jauh ketika petang dan paginya.

Setiap orang di jagad raya ini bingung (karena sangat rindu) kepadamu wahai orang yang bersinar kedua keningnya.

Mereka terpikat, tergila-gila dan meronta-ronta dengan mu tentang sifatmu.

Para makhluk berbeda pendapat dan bingung (tidak mampu menyifati dengan sempurna)

Dan sholawat Allah semoga tercurah

untuk Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar.

Engkau penutup para Nabi, engkau syukur dari para hamba

Budakmu yang miskin mengharapkan keutamaanmu yang besar

Padamu aku bersangka baik, wahai pemberi kabar gembira, wahai pemberi peringatan

Maka tolonglah aku, selamatkanlah aku, wahai sang penyelamat dari api neraka

Wahai penolong, wahai pelindung dalam urusan-urusan genting

Bahagianya hamba merasa senang, hilanglah darinya kesedihan

Padamu nampak purnama, padamu ada sifat yang indah

Tidak ada yang lebih bersih asalnya sama sekali dari padamu wahai kakeknya Hasan dan Husain.

Allah haruskan sholawat untukmu selamanya sepanjang masa.

Wahai Allah penguasa kebaikan-kebaikan, wahai Allah yang Maha tinggi kedudukannya.

Palingkan dariku dosa, dan ampunilah keburukan-keburukanku.

Engkau maha pengampun kesalahan-kesalahan dan dosa yang membinasakan.

Engkau maha penutup aib-aib, dan pemaaf atas kesalahan-kesalahan.

Engkau maha tahu yang samar dan tersembunyi, yang mengabulkan doa-doa.

Ya Allah ya tuhanku kasihilah kami semua dengan seluruh kebaikan-kebaikan.

(ADS)