Makna Lagu Bernadya - Terlintas dan Lirik Lengkapnya

Menyajikan rekomendasi lirik lagu, chord, dan segudang artikel dari dunia musik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Katalog Musik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna lagu Bernadya Terlintas mengajak pendengar untuk merenungkan perasaan keraguan, harapan, dan refleksi dalam hubungan. Kadang-kadang, pendengar memiliki pengalaman emosional yang memudahkan mereka untuk memahami makna lagu.
Rasa sakit, kebahagiaan, atau kenangan tertentu bisa mengubah cara mereka menanggapi lirik. Jadi, apa yang dirasakan satu pendengar mengenai makna lirik lagu bisa saja berbeda dengan yang dirasakan pendengar lainnya.
Lirik dan Makna Lagu Bernadya - Terlintas
Melalui lirik yang puitis, lagu dari Bernadya mengekspresikan pemikiran seseorang yang berjuang dengan rasa kesepian dan ketidakpastian di malam hari. Ia kerap mempertanyakan masa depan dan kemungkinan kebahagiaan yang abadi.
Berdasarkan buku Berdamai dengan Ketakutan: Sesungguhnya Semua Akan Baik-Baik Saja, Alvirasari, (2023), mempertanyakan masa depan adalah hal yang sangat wajar dan umum dialami oleh banyak orang. Ketidakpastian di masa depan membuat orang cenderung merenungkan apa yang akan terjadi.
Itu juga yang terjadi pada makna lagu Bernadya Terlintas. Berikut adalah lirik lagu tersebut yang ditulis ulang dari www.musicmatch.com.
Terlintas di kepala
Sebelum kupejamkan mata
Akankah di masa mendatang
Kutemukan yang selamanya?
Terlintas di kepala
Menjelang lelap yang panjang
Akankah semua yang bernyawa
Berpisah dan saling melupa?
Lalu bagaimana, akhirnya bagaimana?
Akankah kisahnya berakhir bahagia?
Lalu bagaimana, ujungnya bagaimana?
S'moga hanya bahagia yang akan terasa
Dipanjangnya sisa masa
Terlintas di kepala
Tinggal bintang bulan menyala
Semua pikiranku melayang
Dan aku kini sendirian
Terlintas di kepala
Semua mungkin yang disemogakan
Bahkan dipikiran yang kacau
Kau tetap menjadi bagian
Lalu bagaimana, tanpamu bagaimana?
Akankah kisahnya berakhir bahagia?
Lalu bagaimana, ujungnya bagaimana?
S'moga hanya bahagia yang akan terasa
Dipanjangnya sisa masa
(Ha-aa, ha-aa, ha-aa)
Aku bagaimana, tanpamu bagaimana?
Akankah kisahku berakhir bahagia?
Lalu bagaimana, ujungnya bagaimana?
S'moga hanya bahagia yang akan terasa
Dipanjangnya sisa masa
Terlintas di kepala
Berikut adalah penjelasan makna dari lirik-lirik tersebut.
1. Pertanyaan tentang Masa Depan
Penyanyi mulai dengan memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan, khususnya tentang menemukan kebahagiaan yang abadi. Ini mencerminkan keraguan dan keinginan untuk menemukan sesuatu yang permanen dalam hidupnya, seperti cinta sejati atau kebahagiaan.
2. Perpisahan dan Melupakan
Ada penggalan yang menyiratkan ketakutan akan perpisahan dan kehilangan ingatan tentang orang-orang yang dicintai. Ini menunjukkan betapa menyedihkannya jika hubungan harus berakhir dan orang-orang saling melupakan satu sama lain.
3. Harapan untuk Akhir yang Bahagia
Penyanyi mengungkapkan keinginan agar kisah hidupnya berakhir bahagia. Dia berharap bahwa meskipun ada keraguan dan kesulitan, akhirnya hanya kebahagiaan yang akan dirasakan dalam sisa hidupnya.
4. Kesendirian dan Refleksi
Dalam keheningan malam, penyanyi merasa sendirian dan pikirannya melayang, mencerminkan momen introspeksi. Dia menyadari bahwa meskipun pikirannya kacau, orang yang dicintainya tetap menjadi bagian penting dari hidupnya.
5. Rasa Takut Kehilangan
Ada penekanan pada pertanyaan "tanpamu bagaimana?" yang menunjukkan ketergantungan emosional penyanyi pada orang yang dicintainya. Dia bertanya-tanya bagaimana hidupnya akan terlihat jika orang tersebut tidak ada.
6. Optimisme di Tengah Keraguan
Meskipun ada ketidakpastian dan kekhawatiran, penyanyi tetap berusaha untuk tetap optimis. Dia berharap agar semua yang akan datang hanya membawa kebahagiaan.
Baca Juga: Makna Lagu Bernadya Lama-Lama, Cocok untuk Galau
Sederhananya, makna lagu Bernadya Terlintas menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang berjuang dengan perasaan kehilangan, harapan, dan keinginan untuk menemukan kebahagiaan di masa depan. Penyanyi merefleksikan berbagai pikiran dan perasaan yang muncul saat menghadapi ketidakpastian dalam hidup. (DNR)
