Macam-Macam Pastry dan Perbedaannya yang Perlu Diketahui
Artikel yang membahas review restoran, kafe
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Katalog Resto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pastry adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia kuliner. Terdapat macam-macam pastry dengan bentuk dan rasa yang berbeda-beda. Secara umum, pastry bisa dikenali dari karakteristik yang lembut, ringan, dan renyah atau flaky.
Jika dibandingkan dengan roti, adonan pastry menggunakan minyak atau mentega dalam jumlah yang lebih banyak. Oleh sebab itu, pastry memiliki rasa yang lebih buttery dan gurih.
Macam-Macam Pastry dan Perbedaannya
Dikutip dari Resep Kue Favorit ala Cafe All About Stroberi, Ide Masak (2013:6), pastry merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut berbagai jenis makanan yang terbuat dari tepung terigu, lemak, telur, gula, garam, dan mungkin ditambahkan baking powder.
Pastry berbeda dari roti karena mengandung lemak yang lebih banyak. Kandungan lemak yang banyak dan cara pembuatannya memberikan tekstur berlapis-lapis pada pastry. Ada macam-macam pastry dan perbedaannya yang perlu diketahui sebagai berikut.
1. Puff Pastry
Puff pastry dibuat dengan campuran terigu dan lemak. Dalam proses pembuatannya, adonan puff pastry dilipat berkali-kali, sehingga akan menghasilkan banyak lapisan. Puff pastry bisa diberi isian atau topping sebelum dipanggang.
2. Croissant
Croissant adalah salah satu jenis pastry yang paling sering ditemui di toko kue dan kafe. Aslinya, croissant memiliki rasa yang netral sehingga bisa diberi berbagai macam isian, mulai dari isian manis atau asin. Sama seperti puff pastry, adonan croissant dilipat berkali-kali untuk menghasilkan lapisan-lapisan tipis.
3. Choux Pastry
Choux pastry berbeda dari puff pastry dan croissant. Choux pastry dibuat tanpa proses melipat. Pastry ini mudah ditemukan di toko kue. Biasanya, orang Indonesia menyebut choux pastry sebagai kue sus. Pastry ini umumnya diberi isian berupa vla atau krim dengan berbagai rasa.
4. Phyllo Pastry
Phyllo pastry memiliki bentuk yang sangat mirip dengan puff pastry. Bedanya, phyllo pastry memiliki tekstur yang lebih renyah. Dalam pembuatannya, lemak yang digunakan dalam adonan phyllo pastry tidak sebanyak puff pastry sehingga menghasilkan tekstur yang berbeda.
5. Danish
Jenis pastry berikutnya adalah danish. Berbeda dengan jenis pastry yang lain, danish menggunakan ragi dalam pembuatannya. Penambahan ragi membuat danish menjadi lebih lembut dan mengembang.
Baca juga: Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder beserta Manfaatnya
Macam-macam pastry tersebut bisa dipelajari untuk menambah wawasan dalam dunia kuliner. Selamat belajar! (KRIS)