kumparan
Food & Travel20 Juli 2018 19:03

Menjelajahi Hutan 'Princess Mononoke' di Pulau Yakushima Jepang

Konten kiriman user
Pasti kamu yang hobi menonton film animasi Jepang atau lebih dikenal dengan anime, sudah tidak asing lagi dengan Studio Ghibli. 'Princess Mononoke', 'Grave of the Fireflies', dan 'Spirited Away', hanyalah beberapa judul film animasi populer yang diproduksi oleh Studio Ghibli.
ADVERTISEMENT
Tahukah kamu kalau ada satu pulau kecil di Jepang yang menjadi inspirasi Hayao Miyazaki, sang pendiri Studi Ghibli, ketika membuat film Princess Mononoke? Tertarik untuk memasuki hutan raksasa yang menjadi rumah bagi Princess Mononoke? Mari kita menjelajah sejenak ke 'Mononoke Hime no Mori' atau Hutan Mononoke di Pulau Yakushima.
Pulau Yakushima terletak di sebelah selatan Prefektur Kagoshima di Kyushu, Jepang. Pulau Yakushima yang memiliki luas 504.88 kilometer persegi ini merupakan tempat tinggal bagi 15.000 penduduk.
Pulau ini terkenal dengan hutan hujan yang dipenuhi pohon-pohon cedar Jepang (Yakusugi) yang berusia sekitar 1000 tahun dan pohon yang paling tua berusia sekitar 7 ribu tahun.
Jomonsugi, pohon tertua di Pulau Yakushima dengan estimasi usia 5000 tahun. (Foto:Wikimedia Commons)
Hutan hujan di Yakushima terpilih menjadi situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1993. Yakushima disebut sebagai pulau terbasah di Jepang karena memiliki curah hujan yang tinggi. Yakushima juga satu-satunya tempat di wilayah paling Selatan Jepang yang mengalami turun salju.
ADVERTISEMENT
Untuk mencapai pulau Yakushima, kita cukup menggunakan kapal feri dari pelabuhan Kagoshima ke pelabuhan Miyanoura atau Anbo. Perjalanan memakan waktu 2-3 jam dengan biaya sekitar 16.000 yen untuk tiket pulang pergi. Sesampainya di Yakushima, udara segar dari alam hijau disertai deru ombak laut yang mengelilingi pulau Yakushima akan memanjakan panca indera kita.
Penginapan di Yakushima
Pulau Yakushima menawarkan berbagai pilihan tempat penginapan. Bagi kamu yang lebih suka travelling dengan nyaman, dapat memilih untuk menginap di hotel yang dilengkapi dengan spa. Harga hotel berkisar antara 5 ribu yen hingga 18 ribu yen.
Untuk kamu yang lebih suka backpacker, pulau ini menawarkan pilihan guest house dan hostel dengan harga sekitar 3.500 yen. Tapi jangan kaget kalau kamu harus berbagi kamar dan fasilitas kamar mandi dengan pengunjung hostel lainnya.
Kamar hostel di Pulau Yakushima. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
ADVERTISEMENT
Shiratani Unsuikyo
Lembah Shiratani Unsuikyo menjadi destinasi paling populer di pulau Yakushima. Lembah inilah yang menjadi inspirasi film Mononoke Hime. Shiratani Unsuikyo memiliki jalur trekking dan pendakian dengan variasi kesulitan yang beragam.
Dari jalur pendakian termudah yang hanya memakan waktu lima jam dari rute awal hingga akhir, hingga jalur pendakian paling sulit di Arakawa Trail yang memakan waktu sekitar 12 jam untuk ditempuh.
Shiratani Unsuikyo. (Foto: Wikimedia Commons)
Jalur trekking Shiratani Unsuikyo. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Yakusugi Land
Bagi kamu yang hanya ingin berjalan-jalan santai sambil menikmati keindahan hutan wisata Yakushima dan meresapi energi positif yang dikeluarkan oleh pohon-pohon cedar Jepang (Yakusugi), dapat mengunjungi Yakusugi Land.
Hutan wisata yang terletak 1.000 sampai 1.300 meter di atas permukaan laut dengan luas 270 hektar ini, menawarkan empat rute jalur trekking dengan durasi rute selama 30, 50, 80, dan 150 menit. Jalur trekking bagi pemula tersebut memiliki fasilitas tangga dan jalan dari kayu sehingga pengunjung tidak perlu membawa alat mendaki yang lengkap.
Jalur trekking Yakusugi Land. Foto ini diambil pada akhir musim salju di bulan Februari. Pulau Yakushima merupakan satu-satunya wilayah paling Selatan di Jepang yang masih mendapatkan salju. (Foto: Dokumentasi pribadi)
ADVERTISEMENT
Kuliner Pulau Yakushima
Semasa menginap di pulau ini, jangan lupa sempatkan waktu untuk mencoba makanan khas Yakushima yang cukup unik, yaitu sashimi ikan terbang. Ikan terbang ini adalah jenis ikan lokal di pulau tersebut.
Ikan terbang memiliki rasa yang sangat enak dan tidak amis. Kalau kamu tidak suka memakan ikan mentah, ikan terbang ini juga dapat disajikan dengan dipanggang atau digoreng.
Ebi goreng tepung dengan saus kacang dan sashimi ikan terbang khas Yakushima (Foto: Dokumentasi pribadi)
Jadi, tunggu apa lagi? Segera jadwalkan tujuan wisata kamu berikutnya ke pulau Yakushima dan nikmati segarnya udara pulau Yakushima. Mungkin saja kamu juga akan mendapatkan inspirasi seperti Hayao Miyazaki, untuk menciptakan karya seni baru yang tak kalah unik dan kreatif.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan