• 5

USER STORY

Emilia-Romagna: Surga Otomotif dan Gudangnya Jago-Jago Balap Italia

Emilia-Romagna: Surga Otomotif dan Gudangnya Jago-Jago Balap Italia


Penampakan Kota Bologna (Foto: Walks of Italy)
Misano World Circuit Marco Simoncelli adalah sirkuit berkelas internasional yang terletak di Kota Misano Adriatico, Provinsi Rimini, Wilayah Emilia-Romagna, Italia. Masih di wilayah yang sama, ada juga sirkuit legendaris Formula Satu (F1) Imola di Provinsi Bologna. Wilayah administratif di Timur Laut Italia ini memang terkenal menjadi surganya otomotif dan telah mencetak banyak pebalap-pebalap ternama Italia.
Selain pesona alam, bangunan-bangunan antik, dan kulinernya yang khas, Wilayah Emilio-Romagna juga menjadi tempat tujuan wisata bagi para penggemar otomotif dunia. Banyaknya pabrik dan museum otomotif, serta banyaknya event balapan mulai dari yang bertaraf nasional hingga internasional, maka tak heran wilayah yang membawahi 9 provinsi di Italia ini dijuluki sebagai "Motor Valley". Sembilan provinsi itu meliputi Ferrara, Forli-Cesena, Modena, Parma, Piacenza, Ravenna, Reggio Emilia, dan Rimini.
Surga Otomotif

Ferrari! (Foto: Emilio Romagna Tourism)
Proses menjadikan wilayah yang terbentang antara sungai Po di Utara dan pegunungan Apennine di Selatan sebagai Motor Valley itu tidaklah instan. Semuanya dimulai pada awal abad ke-20 yang ketika itu baru mulai digalakkan sistem mekanisasi pertanian. Bertani, yang tadinya merupakan kegiatan 100% tangan dan kaki manusia, mulai dibuat lebih modern dalam operasionalnya dengan kehadiran traktor-traktor di sepanjang jalan Emilia.

Tampak luar Ducati Motor Holding S.p.A. (Foto: motorvalley.com)
Kehadiran pabrik-pabrik traktor menginspirasi beberapa orang untuk mengembangkan pabrik-pabrik otomotif untuk kendaraan sepeda motor dan mobil. Pabrik-pabrik otomotif merk mobil ternama dunia, seperti Ferrari, Dallara, Maserati, Lamborghini, Pagani, dan Tazzari EV ada di Emilia-Romagna. Pabrik motor Ducati, Bimota, dan Morini juga berdiri kokoh di wilayah yang dianggap menjadi salah satu wilayah termaju dan terkaya di Eropa ini.
Beberapa pabrikan juga punya museumnya sendiri guna mengukuhkan eksistensi mereka, dan semakin mengentalkan nuansa otomotif di daerah yang dihuni lebih dari 4 juta penduduk itu. Kemudian, ada juga "Museum of Industrial Heritage" yang dibangun dengan salah satu tujuannya untuk menjaga jejak sejarah perkembangan industri dan ekonomi di Bologna dari Modern Age hingga Contemporary Age, termasuk industri otomotif. Museum alm. Marco Simoncelli (Juara Dunia MotoGP 250 cc) juga terletak di Emilio-Romagna, tepatnya di kota Coriano, Provinsi Rimini.

Tampak dalam museum Ferrari (Foto: Andre Vicente Goncalves)

Penampakan museum Lamborghini (Foto: LamboCARS)
Kalau mau ditotalkan, maka ada sekitar 13 museum; 188 klub dan tim olahraga otomotif, termasuk olahraga berkuda; 12 rumah koleksi otomotif pribadi yang dibuka untuk umum; 6 sirkuit balap dan 3 sirkuit kart, termasuk yang bertaraf internasional. Sebutan "Land of Motors", "Land of Engines" adalah beberapa julukan lain untuk Wilayah Emilio-Romagna. Kota Bologna sendiri, yang merupakan tempat berdirinya pabrik dan museum Ducati, Lamborghini, dan Ferrari dijuluki "City of Motor".
MUNER

MUNER (Foto: Scuderia Toro Rosso)
Hal unik lainnya adalah kehadiran Motorvehicle University of Emilia Romagna (MUNER). MUNER adalah sebuah asosiasi yang sangat didukung oleh wilayah Emilia-Romagna guna semakin memajukan industri teknik otomotif di Italia. Kehadirannya merupakan sinergi antar universitas setempat, seperti Universitas Bologna, Universitas Ferrara, UniMore, dan Universitas Parma dengan beberapa merk ternama seperti Lamborghini, Ducati, Toro Rosso, dan lain sebagainya.
Ada 2 program internasional dan 1 program inter-university berjenjang master (S2) yang diselenggarakan dalam Bahasa Inggris untuk tahun akademik 2017/2018, yang merupakan tahun perdananya. Tujuannya adalah untuk melatih dan memperkenalkan para sarjana teknik dunia usaha masa depan guna merancang kendaraan untuk sehari-hari dan kendaraan balapan agar dapat bersaing di mancanegara. Jadi, MUNER memang terbuka untuk siapa pun, tidak hanya orang Italia.
"Ini adalah proyek salah satu proyek berlanskap nasional dan internasional; ini menegaskan Emilia-Romagna tidak hanya sebagai pusat manufaktur baru Eropa, yang sedang dibentuk kembali secara global oleh kerja sama sains, penelitian dan produksi, tetapi juga sebagai platform untuk pelatihan lanjutan dengan nilai tambah yang tinggi, "kata Presiden Wilayah Emilia-Romagna, Stefano Bonaccini, dalam sebuah pernyataan terkait MUNER.
Daerah Penyumbang Pebalap Mancanegara
Deru suara mesin mobil dan motor lebih akrab di Emilia-Romagna ketimbang riuh sorak sorai suporter sepak bola.
Bukannya di wilayah ini tidak ada stadion dan klub sepak bola, tetapi bisa dibilang hanya AC Parma saja klub yang benar-benar legendaris di 'rimba' Serie A. Sisanya, hanya menjadi pelengkap saja, seperti halnya Bologna FC, US Sassuolo, dan S.P.A.L yang masih eksis di Serie A musim 2017/2018. Beberapa tim yang juga pernah main di Serie A, seperti Carpi FC, AC Cesena, bahkan AC Parma masih berkutat di Serie B, serta masih banyak lagi klub Wilayah Emilio-Romagna yang berkompetisi di Lega Pro.
Dengan tidak begitu cemerlangnya prestasi tim sepak bola di wilayah yang berbatasan langsung dengan San Marino ini, maka olahraga sepak bola jelas mendapatkan saingan berat dari segi kepopuleran. Apalagi kalau bukan datang dari olahraga balapan. Tidaklah sulit untuk membangun kultur dan kecintaan pada dunia balap otomotif di daerah yang banyak dijumpai sirkuit dan pabrik-pabrik kendaraan super cepat itu.
Sebut saja Valentino "The Doctor" Rossi, sang juara dunia 9 kali di arena MotoGP. Ia memang lahir di Urbino, sebuah kota di Wilayah Marche, tetapi ia lalu tumbuh di Tavullia. Rumah Rossi di Tavullia memang masih juga ada di Wilayah Marche tapi hanya berjarak 10 km saja dari sirkuit di Misano.

Walter Villa di atas Harley Davidson-nya (Foto: Wikimedia)

Valentino Rossi (kiri) dan Luca Cadalora (kanan) (Foto: Milagro)
Pebalap yang benar-benar putra daerah Wilayah Emilio-Romagna adalah Walter Villa salah satunya. Ia lahir di Castelnuovo Rangone, Provinsi Modena. Ia adalah juara dunia kelas 250 cc dan 350 cc di tahun yang sama, 1976. Kala itu ia menunggangi motor asal Amerika Serikat, Harley Davidson.
Kemudian, ada nama Luca Cadalora. Pria yang juga lahir di Provinsi Modena ini adalah juara kelas 125 cc tahun 1986 bersama Team Italia, motor Garelli. Cadalora juga juara kelas 250 cc MotoGP untuk musim balap tahun 1991 dan 1992 bersama Rothmans dan motornya Honda.
Parma menjadi provinsi yang menyumbang salah satu juara paling uzur, yaitu Umberto Masetti yang juara dunia di tahun 1950 dan 1952 untuk kelas 500 cc MotoGP. Dario Ambrosini juga salah satu juara MotoGP tahun 50-an, tepatnya kelas 250 cc tahun 1950 yang berasal dari Cesena. Ada juga nama Tarquinio Provini yang lahir di Codeo, Provinsi Piacenza yang merupakan juara dunia MotoGP kelas 125 cc tahun 1957 dan kelas 250 cc tahun 1958.
Provinsi Rimini menyumbang nama Pier Paolo Bianchi, juara MotoGP kelas 125 cc tahun 1976, 1977, dan 1980. Ada juga Marco Simoncelli juara dunia MotoGP kelas 250 cc tahun 2008. Nama Marco Simoncelli kini diabadikan di sirkuit Misano.

Atas: Marco Simoncelli dengan Nomor Balap 58 (Foto: Scott Jones/PHOTO.GP)
Bawah: Kiri-ke-kanan: Valentino Rossi, Loris Capirossi, Marco Melandri (Foto: Motorsport)
Castel San Pietro Terme, sebuah kota kecil di Provinsi Bologna juga tak mau kalah dengan menyumbangkan juara dunia bernama Loris "Capirex" Capirossi. Pria yang kini dikontrak sebagai Safety Advisor oleh Dorna Sports, perusahaan penyelenggara MotoGP ini adalah salah satu debutan tersukses pada masanya. Pertama kali terjun ke MotoGP di kelas 125 cc tahun 1990, ia langsung juara dunia di tahun debutnya tersebut, juga di satu tahun berikutnya, serta juara dunia MotoGP 250 cc tahun 1998.
Kota Lugo di Provinsi Ravenna juga menjadi tempat lahirnya seorang juara dunia MotoGP kelas 250 cc tahun 1977. Ia adalah Mario Lega, sang "One Season Wonder". Julukan tersebut mungkin pantas disematkan karena bisa dibilang pencapaiannya tersebut mengejutkan. Pasalnya, di tahun-tahun sebelumnya dan berikutnya performanya jauh dari kata impresif.
Di era modern, Ravenna juga menyumbang juara lain bernama Marco Melandri. Pria kelahiran 7 Agustus 1982 itu adalah juara dunia MotoGP kelas 250 cc tahun 2002 dengan motor Aprilia. Tahun 2015 adalah tahun terakhirnya di MotoGP, dan kini ia tengah berkompetisi di Superbike dengan motor Ducati.

Selebrasi juara Marco Melandri tahun 2002 (Foto: MotoGP)

Kebahagiaan seorang Dovizioso setelah kemenangan di GP Italia (Foto: GP Update)
Andrea Dovizioso, yang kini bersama Team Ducati tengah bersaing untuk menjadi juara dunia kelas utama MotoGP 2017 itu, juga merupakan produk Emilio-Romagna. Dovi, sapaan akrabnya, lahir di kota Forlimpopoli, Provinsi Cesena dan sudah sempat merasakan gelar juara dunia kelas 125 cc tahun 2004. Pria yang identik dengan nomor balap 04 ini tentunya adalah harapan publik Emilio-Romagna dan idola publik Misano.
Nama-nama di atas adalah sedikit dari juara-juara yang lahir dan/atau berkembang di Wilayah Emilia-Romagna. Belum termasuk juara-juara di ajang balapan lain, atau mereka yang belum sempat juara tapi mampu menunjukkan performa impresif. Wilayah yang namanya berasal dari kata "Via Aemilia" dan "Romania" dipercaya akan terus menyumbangkan pebalap berkualitas internasional.

Pandawa Lima (Foto: Getty Images)
Apalagi, kini ada 3 sirkuit yang menyediakan jasa "Safe Drive Courses". Ini adalah program dan fasilitas yang disediakan oleh pihak sirkuit yang bekerja sama dengan sekolah mengemudi. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman balapan di sirkuit kepada khalayak umum.
Biasanya program ini diadakan ketika sedang tidak ada kompetisi balapan. Programnya berfokus pada keselamatan mengemudi dan sport driving. Utamanya adalah mengajarkan kepada para peserta untuk belajar teknik yang tepat untuk mengelola kemudi di situasi yang darurat atau berbahaya.

Sirkuit Imola (Foto: Wikimedia)

Sirkuit Misano (Foto: Motor Valley)
Tes dan latihannya dirancang sedemikan rupa agar terkesan realistis dan efektif. Setidaknya ada 3 sirkuit yang menyelenggarakan Safe Drive Courses, yaitu Misano World Circuit Marco Simoncelli, Autodromo Riccardo Paletti, dan Sirkuit Imola. Program ini tentu akan semakin meningkatkan gairah dan minat membalap masyarakat.
Emilio-Romagna, hingga kini dan nanti akan terus memproduksi mobil dan motor kelas dunia. Tentunya, pebalap-pebalap mancanegara juga akan terus lahir dari wilayah tersebut. Terima kasih telah mewarnai dunia balap dan otomotif, Emilio-Romagna.


MotoGPMotor SportSportsOtomotifItalia

500

Baca Lainnya