RI Sabet Enam Medali Asian Games, Ketum PP PBSI: Jangan Cepat Puas

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia berfoto dengan medali emas mereka setelah menang dalam final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia berfoto dengan medali emas mereka setelah menang dalam final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP PBSI), Mohammad Fadil Imran, meminta semua pihak tak larut dalam euforia raihan enam medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebab, ada tantangan menjaga konsistensi ke depannya.

Kontingen Bulu Tangkis Indonesia meraih enam medali di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Enam medali itu mencakup dua medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.

Raihan medali emas cabang olahraga bulu tangkis diraih oleh tim nomor beregu putra. Emas juga disumbangkan oleh pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Kemudian, satu medali perak diraih oleh pasangan ganda campuran, yakni lewat kontribusi Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Sementara tiga medali perunggu, masing-masing diraih tim beregu putri, tunggal putra Alwi Farhan, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Atlet bulu tangkis Indonesia Leo Carnando (kanan) dan Daniel Marthin (kiri) menunjukkan medali emasnya setibanya dari Jepang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (1/10/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

"Tentu kami syukuri. Ini hasil kerja atlet, pelatih, klub termasuk PB Djarum, Pengprov, dan seluruh ekosistem bulu tangkis. Tetapi kami tidak ingin cepat puas. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi dan memastikan regenerasi terus berjalan menuju Olimpiade Los Angeles tahun 2028," katanya kepada awak media, Minggu (18/10).

Selain raihan prestasi Asian Games, Fadil juga bersyukur dengan hasil BWF World Junior Championships 2026 yang telah selesai digelar di Kairo, Mesir, pada 5 sampai 17 Oktober 2026. Indonesia keluar sebagai juara umum nomor perorangan. Indonesia meraih 2 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu nomor perorangan.

Dua emas diborong dari nomor perorangan. Terdiri dari tunggal putra melalui Radithya Bayu Wardhana serta ganda campuran berkat Muhammad Luthfi Habibi /Dian Ramadhani Mukti

Sementara itu, medali Perak diraih pebulutangkis tunggal, Fardhan Rainanda Joe. Lalu, satu medali perunggu diraih ganda campuran Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani.

"Kami bersyukur atas capaian anak-anak kita di kejuaraan dunia junior, dua gelar juara dunia dari tunggal putra dan ganda campuran, ditambah final sesama Indonesia di tunggal putra menjadi sinyal positif bagi regenerasi. Ini juga memperlihatkan pentingnya pembinaan klub dan daerah," terangnya.

Menurut Fadil, tugas PBSI adalah memastikan talenta muda terus berkembang hingga mampu bersaing di level senior. Selain itu juga menjaga konsistensi atlet tersebut.

"Juara junior adalah awal perjalanan, bukan tujuan akhir. Banyak pengalaman di junior dia cemerlang. Begitu dia masuk ke level senior, meredup. Kami tidak ingin seperti itu," imbuhnya.