Konten dari Pengguna

Manfaat Bakteri Pseudomonas sp. dalam mendegradasi Limbah Plastik

Vella Rohmayani

Vella Rohmayani

Pengajar di Prodi S.Tr TLM FIK UMSurabaya, pengurus MTCC UM Surabaya, anggota Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur dan sebagai anggota PUSAD (Studi Anti Korupsi dan Demokrasi) di UMSurabaya

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Vella Rohmayani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Limbah Plastik, dokumentasi by pixels.com
zoom-in-whitePerbesar
Limbah Plastik, dokumentasi by pixels.com

Plastik merupakan salah satu bahan yang banyak dimanfaatkan dalam dunia industri baik makanan, pakaian, kesehatan dan lain seterusnya. Plastik banyak digunakan karena memiliki banyak kelebihan, yaitu bersifat ringan, transparan, tahan air, serta mempunyai harga yang relative murah. Oleh sebab itu peningkatan jumlah produksi plastik pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah sampah atau limbah.

Walaupun plastik memiliki banyak kelebihan, namun penggunaan plastik ternyata dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, serta dapat membahayakan kesehatan manusia.

Limbah plastik yang sudah terlanjur mencemari lingkungan dapat didegradasi dengan memanfaatkan bakteri. Adapun jenis bakteri yang berpotensi atau dapat membantu mengurai limbah plastik adalah bakteri Pseudomonas sp.

Bahaya Limbah Plastik

Limbah plastik termasuk salah satu golongan polimer komplek yang sangat sulit terurai atau terdegradasi di lingkungan. Butuh waktu yang sangat lama untuk mengurainya karena plastik mempunyai struktur polimer rantai panjang dan berulang.

Berdasarkan hasil penelitian pada tahun 2015 menyebutkan bahwa dalam setiap tahunnya lebih dari 260 juta ton plastik yang diproduksi, sehingga terdapat persentase sampah plastic sekitar 8-12,7% dari total limbah padat yang dihasilkan.

Selain menyebabkan terjadinya penumpukan limbah, ternyata polimer plastik juga dapat melepaskan berbagai senyawa kimia toksik bila bereaksi dengan komponen biotik maupun abiotik di lingkungan, seperti senyawa Bisphenol A, dioktil ptalat (DOP), vynil khlorida, akri lonitril, meta crylonitril venylidine chloride serta shyrene, dimana tergolong senyawa kimia yang bersifat karsinogenik.

Potensi Bakteri Pseudomonas sp

Pemanfaatan bakteri sebagai biodegradator alami tergolong sebuah langkah yang efektif dalam mendukung upaya pengolahan sampah plastik yang berkelanjutan, hal ini dikarenakan proses ini tidak membutuhkan biaya yang cukup mahal dan mampu mengeliminasi produk plastik tanpa disertai pelepasan senyawa toksik ke lingkungan.

Salah satu bakteri yang telah berpotensi mendegradasi plastik adalah dari genus Pseudomonas sp. Berdasarkan penelitian hibah Risetmu yang dilakukan oleh Dosen UM Surabaya atas nama Arimurti dan Rohmayani (2022) didapatkan 23 jenis isolat bakteri namun setelah melakukan berbagai macam uji mendapatkan hasil identifikasi isolat bakteri yang mampu mendegradasi polimer plastik jenis HDPE dan LDPE dengan menggunakan Vitek 2 Compact System menunjukkan hasil bahwa isolat 20 (K2T3U1 WEM) tergolong dari spesies bakteri Pseudomonas aeruginosa.