Deklarasikan Zero HALINAR, Kepala Lapas Semarang Akan Beri Sanksi Tegas

Informasi dan Berita Kedungpane
Tulisan dari Berita Kedungpane tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
SEMARANG, INFO_PAS – Dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Ditjenpas, Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang berkomitmen dalam mewujudkan program Zero Handphone-Pungli-Narkoba (Halinar).
Kegiatan Apel Deklarasi Zero Halinar yang di pimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Semarang, Saptono Sambudji (09/05).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kunjungan Lapas Kelas I Semarang diikuti oleh seluruh petugas staf dan regu pengamanan serta perwakilan dari warga binaan Lapas. Dalam apel deklarasi ini, ikrar dibacakan oleh Kalapas dan selanjutnya diikuti oleh seluruh petugas.
Lapas Kelas I Semarang menyatakan untuk bertekad Bulat Mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang, Zero Dari Hand Phone, Pungli Dan Narkoba (Halinar); Menolak Segala Bentuk Peredaran, Dan Penyalahgunaan HandPhone, Pungli Dan Narkoba; Mendukung Penegak Hukum, Terhadap Segala Bentuk Tindak Pidana Kejahatan Narkoba; Siap berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi dan pihak manapun, dalam melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kegiatan Deklarasi ini bukan hanya seremonial pencitraan belaka, tetapi harus disertai dengan melakukan aksi konkrit dan serius.
Dalam amanatnya, Kalapas Kelas I Semarang, Tri Saptono Sambudji berpesan kepada seluruh jajaran petugas Lapas Kelas I Semarang untuk senantiasa menjaga integritas dalam bertugas.
“Kita sebagai petugas pemasyarakatan hendaknya selalu menjaga komitmen dan integritas dan bertugas, jangan pernah untuk membantu atau memasukkan Handphone serta benda-benda yang di larang dan terlarang ke dalam lapas, dan siapa yang melanggar akan menerima sanksi yang tegas”, ujar Kalapas.
Selaras dengan hal tersebut, Kalapas juga menyampaikan pesan kepada Warga Binaan bahwa jika masih ada yang kedapatan memiliki Handphone maka akan kehilangan Hak-hak mereka dan akan di masukkan ke dalam sel Straf.
“Warga Binaan Pemasyarakatan diharapkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku yang baik serta patuh dan taat terhadap aturan, tata tertib, kewajiban dan larangan selama berada di Lapas Kelas I Semarang”, tegasnya.
Kegiatan apel di akhiri dengan seluruh petugas melakukan penandatangan Deklarasi Zero Halinar di banner yang sudah di sediakan sebagai bentuk wujud mendukung Program Zero Halinar di Lapas Kelas I Semarang. Harapannya setelah kegiatan ini, akan ada langkah-langkah penertiban-penertiban secara menyeluruh di semua aspek layanan pemasyarakatan.
