Konten dari Pengguna

Misteri Gunung Argopuro: Mitos, Tradisi, dan Jejak Sejarah yang Terlupakan

Ade Peter

Ade Peter

Saya adalah mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi di Universitas Pamulang. Akun ini saya buat untuk memenuhi tugas akhir semester. Melalui akun ini, saya memanfaatkan teknologi guna menunjang proses penulisan artikel sebagai salah satu syarat nilai

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ade Peter tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung Argopuro, terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, bukan hanya dikenal sebagai jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa, tetapi juga sebagai salah satu gunung yang menyimpan beragam misteri, kisah budaya, serta peninggalan sejarah yang sering kali terlupakan. Gunung dengan ketinggian 3.088 meter di atas permukaan laut ini merupakan bagian dari Pegunungan Iyang dan memiliki pesona alam sekaligus nilai historis dan mitologis yang tinggi.

Gunung Argopuro | Copyright by: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Argopuro | Copyright by: Freepik

Mitos dan Legenda: Kisah Dewi Rengganis

Salah satu mitos paling terkeniwal yang menyelimuti Gunung Argopuro adalah kisah Dewi Rengganis, sosok putri kerajaan yang konon bersemayam di kawasan puncak Argopuro. Menurut cerita masyarakat setempat, Dewi Rengganis adalah putri dari Kerajaan Majapahit yang mengasingkan diri ke gunung ini karena konflik kekuasaan. Ia diyakini sebagai sosok suci dan banyak pendaki mengaku pernah merasakan aura mistis di lokasi bekas istananya, yang kini dikenal dengan Candi Rengganis.

Di lokasi tersebut terdapat beberapa struktur batu yang diyakini peninggalan masa lalu, meskipun hingga saat ini belum ada bukti arkeologis yang sahih mengenai bangunan tersebut. Kendati demikian, kisah ini tetap hidup dalam tradisi lisan masyarakat dan menjadi bagian dari warisan budaya lokal.

Tradisi dan Kepercayaan Lokal

Gunung Argopuro merupakan bagian dari kawasan yang secara kultural dihormati oleh masyarakat adat sekitar. Selain kisah Dewi Rengganis, kawasan ini juga dikenal dengan cerita mistis lain seperti keberadaan danau Taman Hidup, yang dipercaya sebagai tempat makhluk halus bersemayam. Dalam tradisi masyarakat setempat, beberapa ritual masih dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan "penunggu" kawasan gunung.

Istilah “keramat” sering disematkan pada tempat-tempat tertentu di jalur pendakian, dan masyarakat menggunakan pendekatan budaya serta spiritual dalam berinteraksi dengan kawasan ini. Tradisi seperti memberikan sesaji atau sekadar meminta izin secara lisan saat memasuki kawasan tertentu masih lazim dilakukan.

Jejak Sejarah: Yang Nyaris Hilang

Dari segi sejarah, kawasan Argopuro pernah menjadi bagian penting dalam perkembangan peradaban masa lalu di Jawa Timur. Beberapa literatur menyebutkan bahwa wilayah sekitar Argopuro termasuk dalam jalur pelarian bangsawan Majapahit setelah keruntuhannya. Meski data sejarah mengenai bangunan atau situs arkeologis di Argopuro masih minim, beberapa petunjuk seperti struktur batu berbentuk altar, petilasan, dan batu tegak menunjukkan adanya aktivitas manusia di masa silam.

Sayangnya, kurangnya kajian arkeologis dan perhatian dari pihak terkait membuat banyak jejak sejarah di Argopuro tidak terdokumentasi dengan baik. Ini menjadikan Argopuro sebagai salah satu situs yang kaya akan potensi sejarah, namun belum sepenuhnya digali.