Upayakan Desa Zero Waste, Staf Ahli Gubernur DIY Gelar Koordinasi Bersama

Tingkatkan Kompetensi Bersama, Berperan Setara
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KELAS PUBLIK tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Guna mendukung percepatan mewujudkan desa zero waste, Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr. Ir. Kuncoro Cahyo Aji ,M.Si mendialogkan bersama dengan para OPD pemangku kepentingan, perguruan tinggi dan beberapa pemerhati pengelolaan sampah serta beberapa NGO guna mendorong TPS 3R Brama Muda yang beralamatkan di Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman sebagai salah satu percontohan desa mandiri kelola sampah. Bertempat di Komplek Kepatihan, Staf Ahli Gubernur DIY mengadakan forum bersama dengan mengundang PT Astra International, PT Waste4Change, DLHK DIY, DLH Sleman, Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, Biro Hukum Setda DIY, Lurah Sardonoharjo, Fakultas Kesehatan Masyarakat UGM, Prof.Dr, Gunawan Sumodiningrat, beberapa TPS 3R di Sardonoharjo serta berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pertemuan dilaksanakan untuk koordinasi kolaborasi multipihak dalam melaksanakan aksi bersama guna mencapai desentralisasi pengelolaan sampah di tingkat desa/kalurahan. Hal tersebut selaras dengan Misi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang salah satunya mengenai desa zero waste.
“Jadi dalam desa zero waste sangat perlu dipahami bahwa TPS 3R yang ada bukanlah sebuah perusahaan melainkan bagian dari pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri dalam pengelolaan sampah, sehingga dalam keberlangsungannya dibutuhkan sinergi untuk digotong bersama,” terang Kuncoro Cahyo Aji yang juga pengasuh Kelas Publik saat diskusi, Jumat (23/2/2024)
“Sekarang sudah saatnya kita satu pemahaman dalam konsep desentralisasi pengelolaan sampah melalui elaborasi yang searah,” sambungnya.
Dari diskusi tersebut dipaparkan mengenai kondisi dan kendala dalam pengelolaan sampah di Sardonoharjo, yang sebagian masyarakat masih belum menyadari tanggung jawab pengelolaan sampah. Guna mengoptimalkan pengelolaan sampah, Kalurahan Sardonoharjo kedepan akan membentuk KSM di tingkat padukuhan.
Staf Ahli Gubernur DIY, Kuncoro Cahyo Aji menekankan bahwa untuk mencapai tujuan desa zero waste diperlukan keterlibatan aktif bersama dengan peran yang setara. Dalam hal ini, Kalurahan Sardonoharjo memiliki beberapa bank sampah aktif, tiga TPS 3R yang salah satunya di TPS 3R Brama Muda telah beroperasi alat pengolahan sampah bantuan dari CSR PT Astra International.
“Harapannya melalui alat tersebut dan dengan dibarengi kolaborasi antar pihak maka visi Bapak Gubernur mengenai desa zero waste dapat terealisasi sekaligus Kalurahan Sardonoharjo menjadi percontohan desa mandiri kelola sampah,” jelas Kuncoro, Staf Ahli Gubernur DIY.
Pada acara dialog ini juga telah disepakati untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul mulai dari hulu hingga hilir yang kemudian masing-masing pihak akan memilih dan menempatkan posisinya dalam menyelesaikan masalah yang telah disepakati tersebut sesuai dengan peran dan kewenangannya.
