Konten dari Pengguna

PMM HMS x Donowarih: Membangun TPA untuk Sekolah Bersih

Dera Ramadhani

Dera Ramadhani

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Malang Teknik Sipil 2022

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dera Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 3 merupakan program pendampingan dan pelayanan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai bagian dari kewajiban akademik mereka. Program ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya melalui pembangunan fasilitas yang bermanfaat. Salah satu fokus utama dari kegiatan PMM ini adalah pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA) di SDN 02 Donowarih. Kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Amalia Nur Adibah, S.T., M.P.W.K., guna mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.

Proses Pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hari pertama
zoom-in-whitePerbesar
Proses Pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hari pertama

SDN 02 Donowarih, yang terletak di Desa Donowarih, Kecamatan Karangpuroso, Kabupaten Malang, memiliki area terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan dan lingkungan. Setelah berkonsultasi dengan pihak sekolah, Kelompok 3 PMM UMM ditugaskan untuk merancang dan mengembangkan program yang akan mendukung kebersihan dan keberlanjutan di lingkungan sekolah. Salah satu fokus utama program ini adalah pembangunan tempat pengolahan sampah (TPA) untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis kepada siswa SDN 02 Donowarih tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan menjaga lingkungan sekitar.

Proses Pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hari kedua

Kelompok 3 PMM UMM membangun tempat pengolahan sampah (TPA) di SD Negeri 02 Donowarih dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di sekolah. Proses konstruksi memakan waktu 23 hari sejak perencanaan, pengumpulan material, konstruksi dan penyelesaian. Setelah selesai, fasilitas tersebut diserahkan kepada sekolah dan siswa serta guru diberi pengarahan tentang cara menggunakan fasilitas tersebut dan pentingnya lingkungan yang bersih. Berkat TPA, sekolah sekarang memiliki tempat sampah yang lebih baik, kebersihan, dan mendidik siswa tentang pembuangan sampah.